Pengakuan Graham Potter, Frustrasi Jadi Manajer Chelsea

Bola.com, Jakarta - Manajer Chelsea, Graham Potter mengaku menderita sebagai manajer The Blues.

Chelsea semakin terpuruk. Di Liga Inggris, The Blues terdampar di posisi ke-10. Chelsea juga baru tersingkir dari Piala FA 2022/2023.

Potter menolak menanggapi tekanan dari fans dan kritikus, terutama membandingkan dengan pendahulunya yang membawa Chelsea lumayan sukses, Thomas Tuchel.

"Jelas kami menderita dan itu tidak baik sama sekali. Anda dapat memahami rasa frustrasi para penggemar dan kami menghargai itu. Selalu ada pendapat dan kritik lain karena hasilnya belum positif," kata Potter via Daily Mail.

Makin Tertekan

Striker Manchester City, Julian Alvarez, mencetak gol penalti ke gawang Chelsea pada ronde ketiga Piala FA 2022 di Etihad Stadium, Minggu (8/1/2023) malam WIB. (AFP/Oli Scarff)
Striker Manchester City, Julian Alvarez, mencetak gol penalti ke gawang Chelsea pada ronde ketiga Piala FA 2022 di Etihad Stadium, Minggu (8/1/2023) malam WIB. (AFP/Oli Scarff)

Tersingkir dari Piala FA dengan hasil parah, kalah 0-4 dari Manchester City, Potter semakin tertekan.

"Hasil dalam waktu singkat tidak positif. Anda dapat membuat alasan, mencari alasan, atau Anda dapat mengatakan itu tidak cukup baik. Keduanya benar," lanjutnya

"Kami harus tetap bersama, saling mendukung dan saya yakin kami akan mendapat dukungan dari para pendukung ketika mereka melihat hasil yang bagus."

Cuma Sekali Menang dalam 8 Laga Terakhir

<p>Chelsea - Ilustrasi Logo Chelsea (Bola.com/Adreanus Titus)</p>

Chelsea - Ilustrasi Logo Chelsea (Bola.com/Adreanus Titus)

Sejak menjadi manajer Chelsea, Potter hanya sekali meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir.

  1. Chelsea Vs Arsenal 0-1

  2. Man City Vs Chelsea 2-0

  3. Newcastle Vs Chelsea 1-0

  4. Aston Villa Vs Chelsea 1-0

  5. Chelsea Vs Bournemouth 2-0

  6. Nottingham Forest Vs Chelsea 1-1

  7. Chelsea Vs Man City 0-1

  8. Man City Vs Chelsea 4-0

 

Sumber: Daily Mail