Pengakuan Hamka Hamzah: Hanya Kurnia Meiga, Kiper yang Berani Memarahinya

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Kurnia Meiga dikenal sebagai penjaga gawang yang berkualitas. Ketika masih aktif bermain, Meiga dikenal punya kemampuan yang komplet.

Ia dibekali postur yang sangat pas untuk ukuran kiper Indonesia (187 cm). Refleks sosok asal Jakarta ini juga luar biasa.

Satu hal lagi yang dimiliki Kurnia Meiga adalah kekuatan mental yang luar biasa. Kiper satu ini seakan tak takut dengan tekanan seperti apapun.

Hal itu diakui oleh bek senior Hamka Hamzah. Bahkan, Hamka yang pernah bermain bersama Kurnia Meiga baik di level klub dan Timnas Indonesia itu menyebut hanya Meiga, kiper yang berani memarahi dirinya.

"Kiper yang berani marahi saya hanya dia. Dia bilang 'woy goblok itu bang' jadi berani, kita butuhkan itu. Walaupun pemain muda tapi dia berani," ungkap Hamka di kanal Youtube Tiento Indonesia.

"Pemain belakang butuh mata dari kiper, siapapun pemain yang ada di depannya dia berani marahi. Karena saya yang suruh itu juga," sambungnya.

Dengar Saran

Arema FC - Kurnia Meiga (Bola.com/Adreanus Titus)
Arema FC - Kurnia Meiga (Bola.com/Adreanus Titus)

Hamka Hamzah kini berusia 38 tahun. Ia tujuh tahun lebih muda dari Kurnia Meiga.

Hamka kemudian menyatakan adik dari almarhum Ahmad Kurniawan itu juga sangat mengahargai pemain lain. Termasuk mendengar saran dari pemain yang lebih senior.

"Meiga mau mendengar ketika diberi saran," ujar Hamka.

Lebih lanjut, Hamka juga merasa merindukan sosok Meiga. Kiper yang sempat lama di Arema itu memang tak lagi bermain sepak bola sejak tahun 2019 lalu.

"Kualitasnya pun bisa dilihat dan sangat dirindukan," tandasnya.

Bersinar di Usia Muda

Aksi Kurnia Meiga saa berseragam Arema pada musim 2014. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Aksi Kurnia Meiga saa berseragam Arema pada musim 2014. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Kurnia Meiga Hermansyah lahir di Jakarta pada 4 Mei 1990. Ia mengawali karier di SKO Ragunan.

Klub profesional pertamanya adalah Persijap Jepara. Ia memperkuat Persijap dari 2007 hingga 2008.

Sejak Juli 2008, Kurnia Meiga pindah ke Arema. Meski terjadi dualisme di klub itu, Meiga tetap membela klub dengan nama Arema hingga tahun 2019 lalu.

Salah satu musim terbaik dalam karier Meiga terjadi di musim 2009/2010 lalu. Ia membawa Arema Indonesia menjadi juara Indonesia Super League musim itu.

Di usianya yang kala itu masih 20 tahun, Meiga juga berhasil meraih penghargaan pemain terbaik.

Sumber: Youtube Tiento Indonesia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel