Pengakuan Kevin/Marcus, Buta Kekuatan Lawan di Olimpiade Tokyo

·Bacaan 1 menit

VIVA – Jalan terjal menanti dua wakil ganda putra Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Berdasarkan hasil undian, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus/Fernaldi Gideon dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan tergabung di grup yang tidak mudah.

Kevin/Marcus yang menempati unggulan pertama berada di grup A bersama Lee Yang/Wang Chi-Lin (China Taipei), Ben Lane/Sean Vendy (Inggris Raya), dan Chirag Shetty/Satwiksairaj Rankireddy (India).

Sementara itu, Ahsan/Hendra yang diunggulkan di tempat kedua menempati grup D bersama Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia), Choi Sol Gyu/Seo Seung Jae (Korea), dan Jason Anthony Ho-Shue/Nyl Yakura (Kanada).

Marcus buka suara soal undian cabang olahraga bulutangkis di Olimpiade Tokyo. Ia mengaku tidak terlalu gentar.

"Ya namanya Olimpiade, kita sudah tidak bisa pilih-pilih lawan. Semua merata kekuatannya, bakal ramai lah," ujar Marcus diktuip VIVA Bulutangkis dari situs resmi PBSI, Kamis 15 Juli 2021.

Sejatinya, Kevin/Marcus tidak harus khawatir bila menilik rekor pertemuan dengan calon lawan-lawannya itu, sebab The Minions tercatat tidak pernah kalah dari mereka.

Kevin/Marcus unggul 3-0 atas Lee Yang/Wang Chi-Lin, 8-0 atas Shetty/Rankireddy dan 0-0 atas Lean/Vendy. Tapi penampilan luar biasa Lee Yang/Wang Chi-Lin di Asian Leg bulan Januari lalu dengan memborong tiga gelar menjadi pertanda bila grup ini tidaklah mudah, belum lagi tengah menanjaknya performa dua pasangan lainnya.

"Semua lawan berat apalagi semua buta kekuatan masing-masing. Kami tidak mau fokus ke satu lawan saja, harus semua diwaspadai," ucap Marcus.

"Tapi yang penting kami mau menyiapkan diri kami. Kami harus lebih siap, lebih fokus dan bisa mengeluarkan semua kemampuan. Main maksimal dulu," kata Marcus.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel