Pengakuan Mahasiswa KKN Didorong Kuntilanak Berwajah Gosong

Tasya Paramitha, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 3 menit

VIVA – Kuliah Kerja Nyata (KKN) kerap memberi pengalaman berbeda bagi tiap mahasiswa, apalagi dengan memulai aktivitas di tempat baru. Alih-alih mendapat ilmu baru, KKN bagi mahasiswa tertentu malah menyajikan kisah horor yang membuat trauma berkepanjangan.

KKN di negeri sendiri identik dengan daerah pelosok yang menyajikan suasana sepi dan kelam. Ternyata, hal yang sama turut dirasakan salah satu mahasiswa Tanah Air yang melakukan KKN di Malaysia. Sebut saja perempuan berjilbab hitam yang hadir di podcast Gritte Agatha.

Dikatakan mahasiswa berjilbab itu, pemilihan Negeri Jiran sebagai tempat KKN berdasarkan rasa iseng semata. Saat diterima, sebanyak 60 orang yang terbagi dua kelompok KKN pun langsung memesan kamar hotel dua lantai.

"Kamar ngacak booking 2 lantai. Panitia nyuruh anak-anak masuk dulu. Setelah masuk kamar hotel, tinggal panitianya sisaan kamar. Apesnya 1 kamar berdua (untuk panitia), padahal kamar untuk 3-5 orang," paparnya.

Lantaran ia dan seorang temannya yang masuk dalam kepanitiaan tak mendapat kamar di lantai yang sama, pihak hotel memberikan kamar di lantai 5. Saat keluar lift, nampak lorong yang penuh dengan lukisan wanita Tionghoa. Kamar mereka terletak di ujung lorong.

Suasana lampu yang remang menambah kesan horor. Namun, keduanya tetap memberanikan diri untuk mencapai kamar yang diberikan. Lagi-lagi, kamar mereka pun membuat bulu kuduk merinding.

"Kamarnya besar cukup untuk 5 orang tapi dihuni 2 orang. Suasananya udah nggak enak soalnya sepi banget ruangannya. Minta ganti tapi ternyata penuh (kamar hotelnya)," wanita itu menjelaskan.

Akhirnya mereka pasrah. Sang perempuan berjilbab pun memilih mandi, sementara temannya duduk di ranjang. Di saat inilah, sosok pontianak alias kuntilanak khas Malaysia muncul.

"(Dinding) kamar mandinya membayang transparan ke arah tempat tidur. Aku mandi awalnya hadap ke tembok. Pas liat ke arah kamar, udah liat temenku udah diginiin (seperti dipeluk) sosok gede gitu, kukunya panjang," sambungnya.

Ia memilih diam dan tak menceritakan pada temannya. Momen mengerikan berlanjut saat pintu kamar mendadak terbuka sendiri. Ia memberanikan keluar dan melongo sedikit.

Pintu di kamar depan terlihat membuka dan menutup mendadak. Tak lama, datang salah satu staf dan masuk ke kamar depan tersebut. Diakuinya, suara ramai terdengar namun tak ada sesosok orang pun di dalam kamar itu. Staf tersebut pun memberi pertanyaan yang membingungkan.

"Kamu nggak takut di sini?" katanya menirukan staf pria itu.

"Di sini, maksudnya? Enggak," tuturnya

"Pontianak," kata sang staf pria.

Awalnya ia tak berpikir bahwa pontianak adalah sosok makhluk halus mirip kuntilanak. Mengabaikan celotehan sang staff, ia segera bersiap untuk bertemu panitia lain di lobi bawah.

"Pas mau nutup pintu ada perempuan pakai baju kerah Shanghai gitu. Aku nggak ngeh kalau perempuan itu ada di foto (dinding hotel). Rambutnya konde pakai sepatu kayu. Dia jalan. Aku nggak kepikiran apa-apa karen aku pikir dia manusia karena pijakannya kerasa," paparnya.

Namun, perempuan itu malah berjalan cepat dan berlari hingga belokan di lorong menuju lift. Di sinilah momen mengerikan terjadi yang membuatnya ketakutan.

"Pas mau belok, kuntilanak yang di kamar yang mukanya gosong, itu bener-bener lari nyamperin. Dia bilang 'Kamu ngapain di sini' sampai ngedorong badan aku. Aku inget banget badannya gede, mekar dan mukanya angus, kuku panjang. Terus pas jatuh, udah aku nggak sadar," jelasnya.

Baca Juga: Ngeri, Ada Kuntilanak dan Hantu Anak Kecil di Rumah Denny Sumargo