Pengakuan Mengejutkan Mike Tyson, Ketakutan Lawan Roy Jones

Robbi Yanto
·Bacaan 2 menit

VIVA – Dua legenda tinju dunia, Mike Tyson dan Roy Jones Jr berhasil melalui laga eksebisi dengan menghibur.

Pertarungan yang berlangsung di Staples Centre, Los Angeles, California, Sabtu 28 November 2020 atau Minggu siang WIB, berakhir imbang, karena memang dalam aturan, tak ada perhitungan poin resmi

Namun, banyak penggemar percaya bahwa Iron Mike, pantas mendapatkan kemenangan. Begitu juga dalam catatan Boxing Scene, sebenarnya pertarungan dimenangkan oleh Tyson, 80-72.

Meski demikian, Tyson mengungkapkan sebuah pengakuan yang mengejutkan. Sebenarnya, Tyson merasa ketakutan akan terjadi hal yang mengancam keselamatannya pada duel ini. Khususnya serangan dari Jones, sang lawan.

Bukan tanpa alasan, pasalnya ini momen pertama kalinya Tyson bertarung di atas ring setelah 15 tahun lalu memutuskan pensiun.

Sedangkan Jones pensiun pada 2018 setelah melakoni total 75 pertarungan profesional selama 29 tahun kariernya, dengan membukukan 66 kemenangan dan 9 kekalahan.

"Saya takut saya akan terluka. Saya tidak bertarung dalam 15 tahun, dia hanya berhenti bertarung selama tiga tahun. Kenapa tidak ada yang peduli denganku," kata Tyson, dilansir Sportbible.

"Saya belum melakukan ini dalam 15, 16 tahun! Saya bukan raksasa. Saya seorang pemula," sambung mantan juara dunia 54 tahun itu.

Tyson merupakan salah satu petinju terbaik yang pernah ada di dunia. 58 pertarungan dengan menang 50 kali (44 KO) dan hanya kalah enam kali, rasanya sudah bisa menggambarkan seberapa ganas Mike Tyson di ring tinju.

Ia masih memegang rekor sebagai juara dunia termuda kelas berat, yang direngkuhnya dalam usia 20 tahun, 4 bulan, 22 hari pada bulan November 1986.

Si Leher Beton sukses mengawinkan titel kelas berat WBA, WBC, dan IBF. Pria kelahiran New York, 30 Juni 1966, itu diakui sebagai salah satu petinju paling buas dan punya pukulan terkuat di dunia.

Tyson saat ini menempati peringkat ke-14 dalam peringkat BoxRec dari kelas berat terbesar dalam sejarah. Dia juga telah dimasukkan ke dalam Hall of Fame Tinju Internasional dan Hall of Fame Tinju Dunia.

Sedangkan Jones dianggap oleh banyak orang sebagai salah satu petinju terbaik sepanjang masa, pound to pound, dan meninggalkan jejaknya dalam sejarah olahraga tinju ketika ia memenangkan gelar kelas berat WBA pada tahun 2003.

The Boxing Writers Association of America mengklaimnya sebagai Fighter of the Decade untuk tahun 1990-an.