Pengakuan Pelatih Atalanta, Pernah Terpapar Virus Corona

Muhammad Nurhendra Saputra

VIVA – Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini mengungkapkan sebuah hal mengejutkan. Ia merasa positif terkena virus corona COVID-19, saat pertandingan Liga Champions melawan Valencia pada leg kedua Liga Champions babak 16 besar, Maret lalu. 

Bergamo markas Atalanta adalah salah satu pusat pandemi virus corona di Italia. Leg pertama babak 16 besar berlangsung di San Siro, Milan. Pertandingan tersebut dihadiri oleh 40 ribu suporter. Dan para ahli kemudian menyimpulkan jika pada pertandingan tersebut sebagai salah satu penyebaran virus corona di Italia.

"Saya merasa sakit sehari sebelum pertandingan melawan Valencia. Kemudian pada sore hari pertandingan saya merasa lebih buruk," kata Gasperini dikutip dari Football-Italia. 

"Jika kalian meliaht foto-foto, saya tidak terlihat sehat di bangku cadangan, itu pada 10 Maret waktu Spanyol. Dua malam setelahnya saya tidak bisa tidur nyenyak, saya tidak merasakan demam, tetapi seperti merasakannyam," tambahnya. 

Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini.

Salah satu tanda jika terpapar virus corona adalah kehilangan indra pengecap. Dan Gasperini merasakan itu, saat ia mencicipi makanan dari restoran terkenal. 

"Sehari kemudian saya menerima makanan dari seorang koki bintang Michelin yang juga penggemar Atalanta. Saya mencicipi dan kemudian berkata 'Ini air', Makanannya terasa seperti roti, saya benar-benar kehilangan indra pengecap," jelasnya. 

Menurut Gasperini, ketika ia kembali ke Turin, maka menerapkan social distancing dengan isteri dan anak-anak. 

"Saya tidak merasakan deman, dan tidak melakukan Swab test. Tapi 10 hari yang lalu saya menjalani tes darah dan hasilnya saya terpapar virus corona. Tubuh saya membentuk andibodi, tapi bukan berarti saya kebal dengan penyakit tersebut," katanya.

Baca juga:

Austria Direncanakan Jadi Seri Pembuka F1

Impian Bayern Membangun Skuat Muda?

Klausul Kontrak Aneh, Kiper Ini Akan Pindah Mengikuti Lionel Messi?