Pengakuan Saksi Ganasnya Kecanduan Seks Mike Tyson di Penjara

Robbi Yanto
·Bacaan 2 menit

VIVA – Legenda tinju dunia, Mike Tyson pernah merasakan dinginnya penjara di tahun 1992. Itu ia alami karena melakukan pemerkosaan kepada kontestan kecantikan berusia 18 tahun, Desiree Washington.

Tyson harus bertanggung jawab atas perlakuannya itu dan dikurung selama tiga tahun di penjara Indiana. Namun, berada di penjara bukan berarti Tyson menyesali perbuatannya.

Dia bahkan semakin brutal dan makin tenggalam dalam gelapnya kebiasaan seksual. Adalah Rory Halloway, seorang sahabat dan manajer Tyson saat itu yang menjadi saksinya.

Dalam buku 'Taming the Beast: The Untold Story of Mike Tyson, Halloway menceritakan dia hampir tak punya kesempatan untuk mengunjungi Tyson di penjara.

Bahkan, dia harus antre berjam-jam hingga ketiduran di tempat parkir. Setiap kali dia datang, banyak wanita yang antre untuk berjumpa Tyson. Ternyata wanita-wanita itu adalah tamu Tyson untuk memuaskan hasrat seksnya.

"Selama bersama Tyson, saya berusaha untuk menjauhkan dia dari wanita. Itu menjadi sangat sulit saat di penjara. Saat mengunjunginya, petugas mengatakan jika saya baru bisa berkunjung esok hari karena banyak wanita yang antre untuk berjumpa dengan Tyson," kata Holloway.

"Tyson justru menemui lebih banyak wanita ketika di penjara dibandingkan saat masih berada di luar," lanjut dia.

Hal itu tak dibantah Tyson. Dia mengakui kecanduan seksnya di dalam penjara sangat brutal. Sampai-sampai, Tyson berpikir untuk pensiun dini karena tak sanggup lagi berlatih di gym lantaran lemas bercinta seharian.

"Saya banyak melakukan hubungan seks sampai kelelahan. Itu membuat saya malas pergi ke gym dan berolahraga, saya hanya diam di sel sepanjang hari," lanjut dia.

Terlepas dari sifat kecanduan seksnya, Tyson merupakan salah satu petinju terhebat yang pernah ada di dunia. 58 pertarungan dengan menang 50 kali (44 kemenangan KO) dan hanya kalah enam kali, rasanya sudah bisa menggambarkan seberapa ganas Tyson di ring tinju.

Tyson dikenal sebagai petinju pada1985-2005 silam. Ia masih memegang rekor sebagai juara dunia termuda kelas berat, yang direngkuhnya dalam usia 20 tahun, 4 bulan, 22 hari pada bulan November 1986.

Si Leher Beton juga sukses mengawinkan titel kelas berat WBA, WBC, dan IBF. Pria kelahiran New York, 30 Juni 1966, itu diakui sebagai salah satu petinju paling buas dan punya pukulan terkuat di dunia.

Tyson kembali menjadi perbincangan lantaran saat ini dirinya sedang bersiap diri melakoni laga bersejarah. Sang legenda bakal comeback dalam laga amal melawan Roy Jones Jr pada 28 November 2020.