Pengakuan Terbaru Pembunuh Kepala BPBD Jambi

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pelaku pembunuh kepala BPBD Jambi, Redian Tubagus Rangga akhirnya mengaku memukul korban pakai linggis dengan keras sebanyak tiga kali, hingga mengakibatkan korban tewas.

Informasi dihimpun VIVA, tewasnya korban tepat di kamar mandi rumah sendiri daerah Bangko, Merangin dan itu diketahui oleh warga lantaran curiga tidak ada keluar rumah dan wargapun sontak terkejut, melihat korban bersimbah darah di kamar mandi dan wargapun melihat ada luka parah di bagian kepala dan leher.

Kepolres Merangin, AKBP Irwan Andy Purnamawan saat dikonfirmasi mengatakan, dari hasil interogasi, pelaku mengaku tiga kali memukul korban pakai linggis hingga tewas di rumah sendiri.

"Dari pengakuan pelaku tiga kali memukul korban Safri pakai linggis dan saat korban tewas langsung kabur ke arah Prabumulih, Sumatera Selatan,"ujar Irwan, Selasa, 3 Agustus 2021.

Irwan menyebutkan, saat pelaku kabur, tim gabungan antara reskrim Polres Merangin dan Resmob Polda Jambi menyelidiki pelaku. Saat mengetahui ciri-ciri pelaku dari saksi yang telah diperiksa, tim langsung bentuk formasi untuk menangkap.

"Saat tim reskrim melakukan penangkapan terhadap pelaku pembunuh, tidak ada perlawanan, pelaku menyerahkan diri di hadapan polisi, " ucap dia.

Irwan mengatakan, pelaku membunuh plt BPBD karena pelaku sakit hati akibat tersinggung dari kata-kata korban sehingga saat pertemuan korban dan pelaku dirumah korban tepat pada kamis malam, 29 juli 2021 sekitar pukul 20.00wib.

"Saat sebelum pelaku membunuh plt BPBD, korban dan pelaku sempat diskusi berdua didalam rumah namun tidak lama diskusi, korban langsung marah kepada pelaku dan pelaku yang emosi langsung mengambil linggis di garasi rumah korban dan langsung memukul korban sampai tewas di kamar mandi,"katanya.

Diketahui, Kamis malam, 29 juli 2021, sekitar pukul 20.00wib, Safri plt Kepala BPBD Jambi, ditemukan tewas bersimbah darah di kamar mandi rumahnya sendiri.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel