Pengalaman Pertama Batata dan Bokhasvili Terjun Bantu Masyarakat Lereng Gunung Lawu

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Dua pemain asing PSS Sleman, Guilherme Batata dan Yevhen Bokhasvili, untuk pertama kali merasakan pengalaman terjun di masyarakat.

Mereka memeriahkan sebuah laga amal di lereng gunung Lawu atau tepatnya di lapangan desa Plumbon, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jumat (13/11/2020).

Batata dan Yevhen tampak semringah bisa kembali tampil di lapangan hijau, meski bukan di kompetisi resmi yang masih vakum.

Keduanya begitu gembira karena olahraga sepak bola yang menjadi pekerjaannya dapat tersalurkan kembali. Seperti diketahui, aktivitas kompetisi Shopee Liga 1 musim 2020 terhenti sejak delapan bulan silam.

Laga amal di lereng Gunung Lawu tersebut juga menjadi kesempatan perdana bagi keduanya selama berkarier di Indonesia. Di sela-sela pertandingan, keduanya secara seremonial memberikan bantuan kepada warga Plumbon.

"Perasaan saya tentu senang dan gembira karena sudah lama tidak ada aktivitas pertandingan. Atmosfer di sini juga luar biasa, walau bukan pendukung PSS. Animo masyarakat Indonesia untuk sepak bola memang luar biasa," beber Batata.

Obati Kerinduan

Pemain asing PSS Sleman saat memberikan bantuan kepada warga Plumbon, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jumat (13/11/2020). (Bola.com/Vincentius Atmaja)
Pemain asing PSS Sleman saat memberikan bantuan kepada warga Plumbon, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jumat (13/11/2020). (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Yevhen Bokhasvili memberikan pernyataan yang serupa dengan Batata. Ini momen yang sangat ia nantikan, yakni kembali bermain di lapangan dan mendapatkan dukungan langsung dari penonton.

"Saya senang ikut dalam pertandingan ini. Bagaimanapun juga sudah sangat lama menantikan pertandingan tanpa suporter. Setidaknya merindukan masa-masa bertanding semacam ini dan atmosfernya.

Kedatangan Batata dan Yevhen Bokhasvili ternyata juga mengundang perhatian dari kelompok suporter PSS yang datang jauh-jauh dari Sleman dan wilayah sekitar Solo. Mereka datang dari Sragen hingga Prambanan, untuk mendukung kedua duta timnya itu sambil membawa bendera Elang Jawa.

Saksikan video pilihan berikut ini: