Pengamanan Natal, 1.600 Personel Gabungan Disiagakan di Kota Tangerang

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota Tangerang, TNI, dan Polri memastikan perayaan Natal 2021 di Kota Tangerang berlangsung dengan kondusif. Setidaknya, ada 1.600 personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan hingga pergantian Tahun Baru 2022.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah bersama Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Deoniju de Fatima dan Dandim 0506/Tangerang Kolonel Inf Puji Hartono, telah melakukan monitoring persiapan pelaksanaan ibadah Natal di sejumlah gereja.

Tinjauan tersebut dilakukan guna memastikan pelaksanaan ibadah Natal dapat berlangsung secara khidmat dengan tidak melupakan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Tadi kita cek untuk jemaat yang hadir disesuaikan dengan kapasitas ruangan yang sudah dikurangi. Seperti di Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria, dari kapasitas 1.000 lebih dikurangi menjadi sekitar 450 orang saja," ujar Arief, Jumat (24/12/2021).

Terkait pelaksanaan protokol kesehatan, lanjut Arief, secara garis besar umat kristiani di Kota Tangerang telah menyadari akan pentingnya penerapan protokol pencegahan Covid-19 dalam melaksanakan ibadah di gereja.

"Mulai dari kapasitas yang dikurangi, sistem manajemen jemaat yang hadir, hingga ibadah secara online," kata dia.

1.600 personel gabungan disebar

Arief menjelaskan, pihaknya bersama unsur TNI dan Polri akan berupaya optimal dalam menjamin keamanan dan keselamatan umat kristiani di Kota Tangerang dalam merayakan Natal tahun 2021.

Sementara, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Deoniju de Fatima menambahkan, untuk urusan pengamanan akan diterjunkan tak kurang dari 1.600 personel gabungan dari Polres Metro Tangerang Kota, Kodim 0506/Tgr dan Pemkot Tangerang.

"Nantinya akan disebar di posko, polsek, dan gereja-gereja agar ibadah Natal bisa berjalan kondusif," kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel