Pengamanan Sidang Kasus Cebongan Diperketat  

TEMPO.CO, Yogyakarta - Sidang lanjutan dengan terdakwa 12 anggota grup 2 Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura, kembali digelar di Pengadilan Militer (Dilmil) II-11 Yogyakarta, Senin, 24 Juni 2013. Sebelum dimulai, pengunjung juga diperiksa dengan metal detector sederhana untuk mendeteksi senjata tajam atau senjata api.

Sidang dimulai pukul 09.00 WIB beragendakan pembacaan eksepsi atau pembacaan keberatan terdakwa aras dakwaan oditur militer. Masyarakat berbagai elemen pun berdatangan untuk menyaksikan dengan melihat dua layar LCD yang disiapkan di luar ruang sidang.

"Spanduk-spanduk dari warga juga tidak boleh dibawa ke halaman kantor pengadilan," kata Kepala Seksi Operasi Komando Resor Militer 072/Pamungkas, Letnan Kolonel J.X.B. Nunes, Senin, 24 Juni 2013. Sidang militer dengan terdakwa kasus penyerangan Lembaga Pemasyarakatan Cebongan ini tetap terbuka untuk umum. Namun masyarakat diminta untuk tertib dan taat aturan proses persidangan.

Tim keamanan juga diberi pengarahan sebelum sidang. Mereka adalah satu regu polisi militer dan satpam kantor pengadilan. Sejumlah anggota Brigade Mobile Polda Daerah Istimewa Yogyakarta menggunakan metal detector memeriksa pengunjung.

Di luar halaman kantor, sejumlah tukang becak dengan mengendarai becak mereka berorasi sebelum sidang. Mereka memberi dukungan kepada 12 anggota Kopassus yang menjadi terdakwa penyerangan Cebongan 23 Maret 2013. Penyerangan itu mengakibatkan empat tahanan titipan tewas mengenaskan. Tahanan itu merupakan tersangka penganiayaan yang mengakibatkan kematian Sersan Kepala Heru Santoso, anggota Kopassus, saat berada di Hugos's Cafe pada 19 Maret 2013.

"Kami mendukung para anggota Kopassus tanpa disuruh siapa pun. Kami anti-premanisme," kata Jiyono, koordinator tukang becak, di atas becaknya.

Elemen masyarakat yang ikut menyaksikan sidang antara lain Srikandi Mataram, Sekretariat Bersama Keistimewaan, dan Paksikaton.

MUH SYAIFULLAH

Topik Terhangat

Razia Bobotoh Persib | Puncak HUT Jakarta | Penyaluran BLSM

Berita Terpopuler

Persib vs Persija Batal, Bobotoh Blokir Pintu Tol

Basuki: Jakarta Bukan Hanya untuk Orang Kaya

Macet 'Gila' di Perayaan Ulang Tahun Jakarta

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.