Pengamat: Kunjungan Presiden ke NTT Berdampak Ekonomi

Kupang (ANTARA) - Pengamat Ekonomi Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Dr Thomas Ola Langoday berharap akan ada dampak positif bagi pengembangan ekonomi di Nusa Tenggara Timur khususnya di Sumba Timur, dari kunjungan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.

Menurut dia, peluang dan potensi peternakan, pertanian serta sektor perikanan dan kelautan di daerah itu, sangat memberikan peluang bagi peningkatan ekonomi masyarakat di pulau tersebut dan bisa merambah ke daerah lain di NTT.

Peluang itu, lanjut dia, akan sangat terbuka dalam kurun waktu yang panjang jika pemerintah secara berkelanjutan berupaya untuk fokus mengembangkan semua potensi yang ada.

"Apalagi Pak Presiden ke Australia berkesempatan melihat potensi pertenakan di sana," kata Langoday di Kupang, Rabu.

Pengembangan sentra-sentra produksi dari semua potensi yang dimiliki di Sumba, harus dihidupkan dan dikembangkan, agar potensi pertanian, perikanan dan peternakan yang dimiliki masyarakat di pulau Sandelwood itu bisa bergerak.

Dengan demikian, roda pergerakan ekonomi masyarakat di daerah itu, bisa berputar baik, demi mendongkrak tingkat pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

Dia mengatakan, penting bagi Pemerintah NTT termasuk pemerintah daerah di Sumba mempersiapkan sejumlah langkah penting dan strategis dalam menyambut segala kemungkinan investasi dan kerja sama lainnya di bidang peternakan, pertanian serta perikanan, sehingga pada saatnya nanti tidak menyulitkan bagi pelaksanaan di lapangan.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Rabu (4/7) hingga Kamis (5/7) berada di Kabupaten Sumba Timur NTT untuk melihat dari dekat peluang dan potensi peternakan, pertanian serta sektor perikanan dan kelautan di daerah itu.

Kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negera ke Kabupaten Sumba Timur tersebut, setelah kunjungan kerja ke Darwin, Australia, selama dua hari, yaitu 2 hingga 3 Juli.

Presiden dalam kesempatan kunjungannya itu, ingin melihat dari dekat potensi-potensi peternakan, pertanian dan perikanan di Sumba Timur yang bisa diinvestasi oleh para investor. (tp)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.