Pengamat: Pembentukan Sugar Co oleh Erick Thohir langkah visioner

Pengamat Energi Baru Terbarukan (EBT) Eli Salomo mengungkapkan pembentukan PT Sinergi Gula Nusantara atau Sugar Co yang berada dalam naungan PTPN untuk menjadi pemain utama produsen bioetanol oleh Menteri BUMN Erick Thohir sebagai langkah visioner.

Melalui langkah yang diambil Erick tersebut, Eli optimistis Indonesia akan memiliki tingkat resiliansi yang tinggi dan mampu menghadapi ancaman krisis energi. Belum lagi output bioetanol dengan Research Octane Number (RON) hingga 130 lebih itu dipercaya mempunyai nilai ekonomi yang baik.

“Jika kita bisa mengonsolidasikan bioetanol sebagai substituen BBM, tidak hanya ketahanan energi, kita bahkan dapat memperbaiki memperbaiki keuangan negara. Hasil produksi BBM Indonesia akan memiliki kualitas yang sangat bagus ke depannya dan bisa menjadi peluang ekspor,” ujar Eli dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Erick Thohir mendorong pemanfaatan produksi gula sebagai bahan baku pembentukan bioetanol di Indonesia. Bahan bakar fermentasi dari tanaman tersebut diyakini akan membantu mewujudkan ketahanan energi Tanah Air.

Tidak tanggung-tanggung, Erick bahkan telah melakukan transformasi pada PT Perkebunan Nusantara (PTPN). Demi meningkatkan hilirisasi gula, Menteri BUMN itu membuat terobosan dengan membentuk perusahaan perkebunan tebu bernama PT Sinergi Gula Nusantara alias Sugar Co yang berada dalam naungan PTPN.

Fokus perusahaan ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan gula nasional, tapi juga meningkatkan kesejahteraan petani, serta stabilisasi harga. Yang tidak kalah penting, Sugar Co bakal menjadi pemain utama produsen bioetanol yang merupakan turunan dari tebu sebagai campuran bahan bakar minyak (BBM).

Langkah Erick dalam menjaga ketahanan energi juga dilakukan pada sejumlah perusahaan pelat merah lainnya. Pertamina misalnya, ia mendorong adanya perbaikan rantai pasok di seluruh pelosok negeri.

Mantan Presiden Inter Milan itu meminta adanya integrasi logistik kelautan pada tubuh Pertamina demi mencapai inklusi BBM. Hal tersebut juga sebagai upaya yang wajib dilakukan untuk menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan.

“Berbagai strategi dan langkah masif yang diambil bapak Erick Thohir ini tentu saja dapat meningkatkan imun kita sebagai bangsa yang besar dalam menghadapi tantangan krisis. Bukan cuma itu, kita justru punya potensi besar menjadi pengekspor BBM beroktan tinggi suatu saat nanti,” kata Eli.

Baca juga: Erick Thohir bentuk Sugar Co untuk jaga ketahanan pangan

Baca juga: Akademisi: Presiden beri kepercayaan lebih kepada Erick Thohir