Pengamat: Pengembangan museum perlu jadi agenda prioritas

Pengamat kebudayaan dan pariwisata dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Chusmeru mengatakan pengembangan museum perlu menjadi agenda prioritas sebagai salah satu upaya untuk memajukan kebudayaan.

"Pemerintah daerah perlu mengintensifkan pengembangan museum karena museum memiliki peran strategis dalam upaya memajukan kebudayaan," katanya ketika dihubungi dari Jakarta, Senin.

Chusmeru menjelaskan, keberadaan museum di daerah bila dikaitkan dengan pembangunan nasional berfungsi untuk memajukan kebudayaan, mengangkat citra bangsa, memupuk rasa nasionalisme, dan memperkokoh jati diri bangsa.

"Bahkan museum dapat menjadi media komunikasi lintas budaya yang dapat memberi informasi tentang sejarah dan kebudayaan Indonesia kepada bangsa lain," katanya.

Baca juga: Kemenko PMK dorong pengembangan museum sebagai wahana pendidikan

Pengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsoed itu mengatakan upaya menghidupkan museum di daerah dapat dilakukan dengan mengubah penampilan fisik museum.

"Misalkan penataan ruang, penataan koleksi benda bersejarah, petunjuk arah, tampilan informasi dan sebagainya. Faktor kenyamanan dan kelengkapan museum juga penting, seperti ATM, kafe, mushola, toilet, kios cenderamata serta tempat istirahat," katanya.

Dia menambahkan bahwa museum juga dapat dihidupkan dengan cara membuat berbagai atraksi seni budaya, olah raga atau kegiatan lain yang berkaitan dengan koleksi museum.

Sementara itu, dosen ilmu komunikasi lintas budaya itu menambahkan bahwa untuk menghidupkan museum diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang kreatif dan inovatif untuk mengelolanya.

"Dibutuhkan SDM yang paham tentang permuseuman dan kepariwisataan. Termasuk bagaimana mengelola dan memasarkan museum di era digital seperti saat ini," katanya.

Baca juga: Anggota DPR: Koleksi museum Indonesia cermin kekayaan bangsa

Untuk mengatasi hal itu, kata dia, pemerintah daerah dapat menggandeng komunitas pecinta sejarah di berbagai daerah.

"Mereka dapat difasilitasi untuk membuat kegiatan serta kajian untuk mendukung dinamika museum," katanya.

Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI mendorong pemerintah daerah dan juga pihak terkait lainnya untuk terus meningkatkan dan mengembangkan museum sebagai wahana pendidikan tempat generasi muda mempelajari budaya dan sejarah.

“Kemenko PMK mendorong pemerintah daerah dan pihak lainnya agar menjadikan pengembangan museum urusan yang strategis sebagai wahana pendidikan untuk anak-anak generasi penerus bangsa,” kata Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan dan Prestasi Olahraga Didik Suhardi.

Baca juga: Puan harap Museum Nabi Muhammad segera dibangun di Indonesia

Didik menjelaskan, pelestarian museum merupakan tugas bersama mulai dari pemerintah, pemerintah daerah, pegiat museum hingga masyarakat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel