Pengamat: Prabowo bisa jadi jalan tengah redam polarisasi masyarakat

·Bacaan 2 menit

Pengamat politik dari Universitas Jayabaya sekaligus Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia (SPIN) Igor Digantara menilai Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bisa menjadi jalan tengah untuk meredam polarisasi di masyarakat bila maju pada Pemilihan Presiden 2024.

"Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bisa dianggap sebagai jalan tengah terbaik pascaberakhirnya kepemimpinan Jokowi pada 2024," kata dia melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Selain itu, ia menilai Prabowo mempunyai elektabilitas dan berkinerja paling baik sebagai pembantu Presiden Jokowi. Bahkan, selama ini, anak dari ekonom Soemitro Djojohadikoesoemo itu memiliki elektabilitas paling tinggi di mayoritas survei calon presiden.

Baca juga: Prabowo Subianto temui Habib Luthfi di kediamannya

Selain itu, sambung dia, Prabowo Subianto dinilai lebih matang, tegas, dan mempunyai koneksi luas di dalam maupun luar negeri.

Igor mengatakan dua kelompok yang selama ini sering berbenturan karena perbedaan pandangan politik seharusnya bisa bersatu menyusul bergabungnya Prabowo ke dalam pemerintahan. Namun, faktanya polarisasi masih ada.

"Polarisasi ini jika terus berlangsung setelah kepemimpinan Jokowi tentu kontraproduktif terhadap proses pembangunan menuju Indonesia Emas," ujar dia.

Menurut dia, salah satu kebutuhan penting bangsa Indonesia ke depan adalah kohesi kebangsaan (keharmonisan). Bangsa yang tidak terpecah-belah karena saling menghujat.

Baca juga: Jokowi dan Prabowo kompak beli blangkon Madura

Oleh karena itu, menurut Igor, perlu figur kuat yang bisa menjembatani dan menyelesaikan polarisasi tersebut setelah kepemimpinan Jokowi berakhir.

Ia mengatakan jika publik ingin melanjutkan program dan kebijakan positif dari Presiden Jokowi serta menyempurnakannya, maka Prabowo dinilai bisa menjadi solusi dan pilihan. Dengan latar belakang militer, Prabowo mempunyai keberanian untuk mencegah atau menghilangkan polarisasi yang tajam di tengah masyarakat.

Sementara itu, pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno menilai Prabowo memberikan jawaban yang paling santun ketika ditanya Jokowi tentang niatnya maju Pilpres 2024.

Baca juga: Gubernur Lemhannas minta masukan soal kurikulum saat bertemu Prabowo

Adi mengatakan dukungan Jokowi memiliki kontribusi kepada calon yang direstuinya mengingat masih memiliki pengaruh kuat pada pilpres mendatang. Oleh sebab itu, Prabowo tidak ingin gegabah dengan langkah politik yang diambilnya.

"Dukungan Jokowi menjadi variabel penting bagi Prabowo untuk menang," kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel