Pengamat: Tepat, Jokowi Pilih Drone Ketimbang Tank Leopard

Ini 9 Program Nyata Jokowi-JK Jika Terpilih

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pegiat Studi Ekonomi Pertahanan, Posma Sariguna J.K Hutasoit, sepaham dengan pandangan Calon Presiden (Capres) Joko Widodo (Jokowi) yang menentang pengadaan tank Leopard untuk keperluan militer Indonesia.

Karena menurut Ketua Forum Studi Pertahanan untuk Rakyat (Fospur) ini, jelas sangat tidak tepat di era yang moderen ini strategi pertanahan dilakukan dengan menakuti lawan dengan kekuatan alutsista.

Menurutnya, persaingan senjata harus dihindari di tengah era yang mengedepankan balance of power (perdamaian).

Dia tegaskan, yang diutamakan di era modern sekarang ini adalah pengadaan persenjataan modern yang berguna bagi perekonomian suatu negara.

Dengan itu, negara lain pun tidak dapat menjadikan pengembangan pertahanan sebagai alasan untuk embargo.

"Secara ilmiah kalau kita menginginkan pertahanan kita lebih baik, kita sebetulnya harus menyediakan alutsisa. Walaupun modern harus tepat guna," ungkap dia dalam diskusi di Kantor Media Center JKW4P, Jalan Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/6/2014).

Karena itu, dia melihat pemikiran Jokowi mengenai alutsista jauh lebih cerdas. Karena, bukan hanya menentang pengadaan tank Leopard. Jokowi juga memberikan solusi terkait alutsista yang sebenarnya harus dimiliki di Indonesia saat ini.

Menurutnya, program pesawat tanpa awak atau drone sebagai salah satu upaya modernisasi alutsista di Indonesia untuk menjaga perairan Indonesia adalah kebijakan Jokowi yang sangat cerdas.

"Apalagi di era globalisasi sekarang ini, kita menghindari yang namanya persaingan persenjataan. Negara lain tidak akan mau mengganggu negara kita kalau kita memodernkan alutsista untuk meningkatkan dan menjaga perekonomian kita," tegasnya.

Selain itu, menurut dia, Jokowi lebih melihat pengadaan alutsista berupa drone itu berguna buat rakyat. Karena penggunaan drone akan difungsikan sebagai alat pertahanan ekonomu maupun keamanan, dengan tujuan sebagai fungsi pertahanan, untuk mengawasi praktik iklan dan pencurian kayu.

"Ini sangat cerdas sekali program Jokowi. Apalagi untuk mengawal program maritim kita. Itu perlu dikawal dengan pengadaan alutsista yang modern dan tepat guna demi kepentingan nasional," jelasnya.

Baca Juga:

Polri Ancam Jemput Paksa Darmawan Terkait Obor Rakyat

Kubu Prabowo-Hatta Yakin Meraih Suara Besar di Luar Negeri

KPU: Pilpres 2014 Bisa Dua Putaran

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel