Pengamat: Transaksi tol nirsentuh terobosan di sektor transportasi

Ahmad Wijaya
·Bacaan 2 menit

Ketua Implementasi IPTEK Transportasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Syafri Yusal menilai teknologi transaksi tol nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF) dapat menjadi terobosan atau game changer dalam transformasi digital di sektor transportasi.

"MLFF ini betul-betul merupakan game changer, teknologi ini akan mengubah pola transaksi di jalan tol," ujar Yusal dalam seminar daring di Jakarta, Senin.

Menurut Yusal, nantinya pengguna jalan tol sudah tidak perlu lagi ada gerbang tol, karena teknologi MLFF ini sudah melekat pada kendaraan.

"Saat ini proyek MLFF dalam proses tender di Kementerian PUPR dan teknologi yang dipilih adalah teknologi satelit, di mana Indonesia tidak mengikuti negara-negara maju lain, Indonesia memilih untuk melakukan lompatan jauh ke teknologi satelit sehingga dengan teknologi ini akurasinya bisa sangat cepat sekali," katanya.

Seperti diketahui bersama pada tahun 2017, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengeluarkan peta jalan atau roadmap untuk menuju transaksi non-tunai di jalan tol ada empat, pertama adalah tap and go dengan menggunakan kartu e-money atau e-toll.

Kemudian yang kedua adalah Single Lane With Barrier di mana menggunakan emoney melalui alat transponder dan long range reader.

Untuk jenis transaksi non-tunai tol ketiga adalah Single Lane Free Flow, seperti menggunakan teknologi stiker RFID dan jenis yang keempat adalah Multi Lane Free Flow dengan menggunakan teknologi satelit atau Global Navigation Satellite System (GNSS).

Saat ini transaksi non-tunai masih menggunakan kartu etoll, namun ketika nantinya hadir MLFF dan SLFF maka platform yang berlaku adalah dompet digital atau e-wallet.

"Kalau nanti dua tahun dari sekarang MLFF ini sudah diberlakukan sepenuhnya, maka kartu e-toll dan e-money sudah tidak relevan lagi," ujar Yusal.

Di samping itu transaksi MLFF ini juga 100 persen bergantung pada sistem, sehingga penting untuk diselesaikan yang namanya aspek penegakan hukum, dan prosedur penilangan eletronik yang ditujukan kepada kendaraan.

Turunan atau derivatif bisnis dari MLFF ini adalah sistem parkir elektronik dan sistem Electronic Road Pricing (ERP) karena melekat pada mobil. ke mana pun mobil itu berjalan atau berhenti maka pembayarannya menggunakan identitas tunggal atau single id.

Baca juga: Jasa Marga kembangkan transaksi tol nirsentuh
Baca juga: Pengamat dorong pemberlakuan transaksi nirsentuh di tol