Pengamen di Cilincing Tewas Usai Dibacok Kepalanya

Bayu Nugraha, Ridwansyah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Saipul Anwar, seorang pengamen, tewas di tangan orang tidak dikenal di kawasan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu, 10 Januari 2021.

Saipul tewas karena mengeluarkan banyak darah setelah kepalanya dibacok di dekat kantor RW 02, Kalibaru.

Bisrin, ketua RW 02 Kalibaru, Cilincing membenarkan adanya kejadian penganiayaan yang berujung pada kematian. Meski demikian Bisrin mengaku tidak mengetahui pasti kejadian tersebut. "Saya hanya terima laporan setelah korban dibawa ke rumah sakit," ujar Bisrin.

Lebih lanjut Bisrin mengatakan, sebelum dianiaya, korban bersama rekannya mengamen kemudian ada satu sepeda motor yang melintas. Orang yang dibonceng langsung membacok secara membabi buta.

Saipul Anwar terkena bacokan di bagian kepala hingga punggung, sementara rekan Saipul yang bernama Juhendra mengalami luka bacok di pinggang kanan.

"Kemungkinan korban tewas karena kehabisan darah, karena korban dibawa ke Puskesmas Cilincing menggunakan becak," ujarnya.

Bisrin mengatakan, biasa korban mengamen bertiga, satu orang membawa gitar, satu orang membawa gendang dan satu orang menyanyi. Namun saat kejadian korban hanya berdua.

Kanit Reskrim Polsek Cilincing, AKP Hasiholan Siahaan membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang berujung pada kematian. Namun dia belum bisa banyak memberikan keterangan lantaran kasusnya masih diselidiki.

"Iya benar ada kejadian itu, kita sedang bekerja untuk mengungkapnya, jika pelaku sudah kita tangkap akan kita ekspos, sabar ya," ujar Hasiholan.

Baca juga: Ibu Jual Anak Kandung ke Hidung Belang, Transaksi Seks Rp350 Ribu