Pengangguran Bertambah, Ini Cara Menaker Ida Mengatasinya

Agus Rahmat, Anwar Sadat
·Bacaan 1 menit

VIVA – Angka pengangguran di Indonesia kembali bertambah. Dalam data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), angka pengangguran di Indonesia bertambah menjadi 6,88 juta orang pada Februari 2020.

Angka ini naik 0,006 juta orang dibanding periode yang sama tahun lalu. Namun, berbeda dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang turun menjadi 4,99 persen pada Februari 2020.

Melihat fenomena itu, Kementerian Ketenagakerjaan mempunyai program untuk mencetak wirausaha baru, yaitu dengan inkubasi bisnis.

Baca juga: PPP Sikapi Masyumi Reborn: Masih Perlu Diuji

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah menjelaskan, nantinya para calon wirausaha itu akan diberikan pelatihan agar benar-benar matang menjadi seorang pebisnis.

"Inkubasi bisnis ini merupakan tahapan memberdayakan wirausaha maupun calon wirausaha potensial melalui kegiatan bimbingan jangka waktu tertentu dengan pendampingan usaha berbasis pemanfaatan sumber daya lokal yang kreatif dan inovatif," kata Ida dalam keterangan tertulis, Selasa, 10 November 2020.

Ida menambahkan, kewirausahaan menjadi salah satu konsentrasi Kementerian Ketenagakerjaan. Karena UMKM menjadi penyerap tenaga kerja terbesar, yakni lebih dari 70 persen.

"UMKM ini sangat strategis untuk mengatasi pengangguran di Indonesia. UMKM memberikan kontribusi besar dalam menyerap tenaga kerja," ujarnya.

Melihat besarnya kontribusi UMKM terhadap penyerapan tenaga kerja, membuatnya terus mengembangkan berbagai program pelatihan dan melakukan sinergi dengan sejumlah pihak terkait untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja dan perluasan pasar kerja.

"Kami berharap, peserta penerima program pembekalan ini dapat menjadi wirausaha yang mampu bersaing di dalam negeri maupun internasional dan mampu menyerap tenaga kerja sehingga membantu pemerintah dalam perluasan kesempatan kerja," ujar politikus PKB itu.