Pengantin Ini Minta Uang Ganti Rugi Ke Tamu Karena Tak Datang ke Pesta Pernikahannya

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Pasangan yang baru saja menjadi pengantin pasti tak lupa untuk mengundang sanak keluarga, sahabat, dan kerabat lainnya untuk hadir di acara pernikahannya.

Karena biasanya orang-orang yang diundang ini adalah kerabat terdekat, kedatangan mereka pasti sangat dinantikan oleh pasangan tersebut. Pengantin ini tentunya sangat berharap semua tamu undangannya bisa merasakan kebahagiaan mereka di momen spesialnya tersebut.

Namun terkadang, tak semua orang bisa meluangkan waktu untuk datang ke acara tersebut sehingga berhalangan hadir dalam pesta pernikahan pasangan pengantin itu. Bila sudah terjadi seperti itu, pemilik acara hanya bisa maklum dan mencoba mengerti.

Berbeda dengan pasangan pengantin yang satu ini. Tamu-tamu yang tak hadiri acara pernikahan tersebut justru menagih uang ganti rugi kepada para tamu undangan yang tak menghadiri acara pernikahan mereka.

Minta Biaya Ganti Rugi

Pengantin ini kirim tagihan uang ke tamu yang tak hadiri acaranya. (Sumber: Siakapkeli)
Pengantin ini kirim tagihan uang ke tamu yang tak hadiri acaranya. (Sumber: Siakapkeli)

Melansir dari NBC Chicago pada Kamis (2/9), pasangan pengantin bernama Doug Simmons dan Dedra McGee ini tak segan-segan mengunggah sebuah faktur di laman Facebook mereka untuk para tamu yang tak hadir di acara mereka dengan menyertakan penjelasan panjang.

Pengantin baru itu menikah di Royalton Negril Resort and Spa, dan mereka harus membayar untuk setiap kursi yang telah disediakan. Dari 109 orang tamu yang diundang, hanya 101 orang yang hadir.

Mereka menganggap para tamu yang mangkir tanpa konfirmasi secara tidak langsung merugikan tuan rumah yang menyelenggarakan pesta ini. Alhasil, Simmons dan McGee menyebut mereka sebagai tamu ‘no call, no show’.

“Bulan madu sudah berakhir untuk sepasang pengantin baru yang sangat marah pada ketidakhadiran pernikahan - yang awalnya RSVP “ya” - sehingga harus ganti rugi dengan tagihan US$ 240 atau sekitar Rp 3,5 juta untuk menutupi biaya mereka,” tulis Doug di laman Facebooknya, Selasa (31/8).

Perlu diketahui, dana itu awalnya adalah biaya yang diperuntukkan untuk jamuan makan malam para tamu di hotel tempat diselenggarakannya acara.

Diberi Waktu Sebulan untuk Bayar Tagihannya

Ilustrasi pengantin menagih ganti rugi (Unsplash)
Ilustrasi pengantin menagih ganti rugi (Unsplash)

Para tamu yang tak hadir dalam pesta pernikahannya itu diberi waktu satu bulan untuk membayar tagihan tersebut demi membayar kerugian dalam pesta yang diselenggarakan di Royalton Negril Resort & Spa, Jamaika.

Hal tersebut sontak menjadi viral dan mengundang beragam respons dari warganet yang menganggap tindakan pasangan tersebut norak.

Melansir dari Liputan6.com pada Kamis (2/9), Simmons mengungkakan bahwa sejauh ini tak ada tamu yang merasa keberatan akan perbuatannya dan jika ada keluhan, ia akan menanggungnya segera.

Pesan dalam tagihannya

ilustrasi pengantin/copyright by Boryana Manzurova (Shutterstock)
ilustrasi pengantin/copyright by Boryana Manzurova (Shutterstock)

Dalam lembaran faktur tersebut, Simmons dan McGee menulis agar para tamu tak tersinggung dengan permintaan tagihan ini.

“Jangan tersinggung ketika saya mengirimkan faktur ini kepada Anda. Ini akan terlihat seperti ini. Saya akan mengirimkannya melalui email dan surat bersertifikat. Kalau-kalau Anda mengatakan Anda tidak mendapatkan email #PETTYPOST,” tulisnya di unggahan Facebook tersebut.

Doug dan McGee menekankan bahwa ini bukan soal uang, melainkan rasa sakit hati dan merasa tak dihargai. Mereka sebenarnya berharap tamu undangannya itu paling tidak mengabarkan lewat pesan singkat, bahwa dirinya tak bisa datang. Namun nyatanya, kedelapan tamu tersebut memberikan konfirmasi kehadiran, dan janji tersebut tak ditepati ketika hari pelaksanaan pernikahan.

Penulis: Chrisstella Efivania

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel