Pengantin Perempuan Memutuskan Menikah Di Rumah Sakit, Apa Alasannya?

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Menikah di tempat yang indah memang halnyang lumrah dilakukan para pasangan pengantin. Namun bagaimana juka pesta pernikah dilakukan di rumah sakit?

Hal ini pun dilakukan seorang perempuan asal Virginia bernama Whitney Romans. Ia dan pasangan merayakan hari bahagianya tersebut di unit perawatan intensif rumah sakit dan tidak akan pernah menyesali hal tersebut.

Perempuan berusia 27 tahun ini mengatakan hal tersebut dilakukan karena sang ibu sedang dirawat di rumah sakit akibat kanker. Agar sang ibunda bisa menyaksikan pernikahannya, ia memutuskan untuk mengadakan resepsi di rumah sakit. Sayangnya, beberapa hari kemudian ibunya meninggal.

"Itu sangat berarti bagi saya, karena ibu saya menyaksikan pernikahanku. Kami biasa berbicara banyak tentang pernikahanku saat aku masih kecil dan aku memiliki tiga kakak laki-laki jadi dia selalu ingin mengadakan pernikahan untukku,” Papar Whitney kepada ABC News.

Ibu Whitney Romans, bernama Debbie Tyler, menghabiskan hampir dua minggu di ICU karena komplikasi dari kanker. Tyler, yang menghabiskan hidupnya membantu perempuan menghadapi kecanduan dan kekerasan dalam rumah tangga, meninggal pada usia 61 hanya lima hari setelah menyaksikan putri satu-satunya menikah.

Whitney merias wajahnya sendiri sendiri di kamar mandi rumah sakit setelah pernikahan dadakannya terjadi dalam rentang waktu kurang dari 10 jam.

Beruntungnya pernikahan tersebut dibantu oleh staff rumah sakit. Layanan makanan rumah sakit menyediakan bunga segar dan makanan untuk pernikahan, termasuk kue dan sari apel. Perawat mengubah ruang tunggu ICU menjadi tempat pernikahan, lengkap dengan runner menyusuri lorong agar Whitney Romans bisa berjalan.

“Saya keluar dari lift dan berjalan di tikungan dan mereka menyiapkan meja di luar dengan bunga dan spanduk Tuan dan Nyonya dan saya menangis. Tidak menyangka ada orang yang akan melakukan hal seperti itu,” paparnya.

Pesta pernikahan berkumpul di pintu kamar Tyler, dengan sekitar 30 anggota keluarga dan staf rumah sakit di sana sebagai saksinya. Pendeta lokal keluarga datang ke rumah sakit dengan cepat untuk memimpin pernikahan.

Pernikahan yang tidak terbayangkan

Menikah di rumah sakit/dok. St. Luke Magic Valley Medical Center
Menikah di rumah sakit/dok. St. Luke Magic Valley Medical Center

Nathan Romans sang suami mengatakan memiliki banyak rencana pernikahan. Namun tidak pernah terbayangkan untuk menikah di rumah sakit dan lebih indah.

“Aku tahu Whitney menginginkan ibunya di sana lebih dari apapun, jadi itu keputusan itu sangat bagus. Ternyata jauh lebih indah,” ujarnya.

Whitney Romans mengatakan pernikahan itu berjalan begitu cepat tetapi dia tahu ibunya sangat senang.

"Saya tahu bahwa keluarga saya semua menyukainya, begitupun ibuku. Dia mengikuti dengan hikmat upacara pernikahan sederhanaku dan dia berusaha sangat keras untuk berkonsentrasi di pernikahanku, padahal ia sedang menahan rasa sakitnya kala itu,” tutup Whitney

#changemaker