Pengapalan iPhone pada Q4 2020 Capai 81,8 Juta Unit

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan riset pasar Canalys melaporkan pengapalan smartphone di seluruh dunia pada Q4 2020 mencapai 359,6 juta unit. Dibandingkan dengan periode sebelumnya, ada penurunan 2 persen.

Apple tercatat memimpin pengapalan smartphone secara global dengan mengirimkan 81,8 juta unit iPhone. Itu berarti, pengapalan iPhone naik 4 persen dibandingkan tahun 2019.

"iPhone 12 sukses," ujar Analis Canalys Vincent Thielke dikutip dari laporan perusahaan, Senin (1/2/2021).

Apple, menurut dia, juga membuat langkah cerdas dalam mendorong penjualan dan keuntungan.

"Tidak menyertakan pengisi daya dari kotak ritel iPhone, yang mengurangi berat dan ukuran, membuat logistik jauh lebih efisien, di tengah biaya pengiriman udara yang tinggi karena pandemi," tutur Thielke.

Selain itu, kata dia, perusahaan menerapkan inisiatif pertumbuhan yang berpusat pada kanal penjualan untuk menargetkan pelanggan UKM, yang telah meningkatkan permintaan untuk seluruh jajaran produk iPhone.

Samsung

Sementara Samsung menempati posisi kedua. Raksasa teknologi asal Korea Selatan itu mengirimkan 62,0 juta unit smartphone, yang berarti turun 12 persen daripada periode 2019.

Adapun Xiaomi, Oppo, dan Vivo melengkapi daftar lima besar. Xiaomi tumbuh 31 persen menjadi 43,4 juta unit, Oppo tumbuh 15 persen menjadi 34,7 juta unit, dan Vivo mengirimkan 32,1 juta unit dengan pertumbuhan 14 persen.

Huawei Terlempar

Adapun Huawei (termasuk Honor) berada di posisi keenam pada Q4 2020 dengan 32,0 juta smartphone terkirim. Angka ini menjadi catatan buruk untuk pertama kalinya bagi perusahaan dalam enam terakhir karena ia harus terlempar dari daftar 5 besar vendor smartphone dengan pengapalan tertinggi secara global.