Pengaturan penerbangan VVIP dan Reguler di Bandara Ngurah Rai lancar

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan pengaturan penerbangan VVIP maupun penerbangan reguler baik domestik dan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali berjalan lancar.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan sejumlah pemimpin negara G20 dan para tamu undangan telah tiba di Bandara Ngurah Rai Bali, sejak Minggu (13/11) kemarin. “Secara umum, pengaturan penerbangan VVIP maupun penerbangan reguler baik domestik maupun internasional di Bandara Ngurah Rai berjalan dengan lancar,” kata Adita dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Adita mengatakan, pada Minggu malam Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi turut mendampingi Presiden Joko Widodo menyambut Presiden Amerika Serikat Joe Biden.

Pesawat kepresidenan AS, Air Force One yang membawa Presiden Biden tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sekitar pukul 21.46 WITA.

Sebelumnya, Menhub juga menyambut para tamu negara yang telah mendarat di Bandara Ngurah Rai tadi malam, di antaranya yaitu Menteri Luar Negeri Mexico, Mr. Marcelo Ebrard Casaubon, yang tiba pada pukul 19.49 WITA yang menggunakan penerbangan Qatar Airways.

Baca juga: Kemenhub pastikan penerbangan reguler di Bandara Ngurah Rai lancar

Berdasarkan informasi Direktorat Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara, sejumlah pesawat VVIP dan reguler para tamu negara yang telah tiba hingga tadi malam yakni Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida yang tiba pada 00.16 WITA dini hari tadi menggunakan pesawat kepresidenan..Kemudian, Perdana Menteri Fiji, Ratu Inoke Kubuabola yang tiba pada pukul 23.47 WITA menggunakan Qantas Airways.

Selanjutnya, Presiden Republik Korea Yoon Suk-yeol yang tiba pada pukul 23.25 WITA menggunakan pesawat kepresidenan dan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen yang tiba pada pukul 22.27 WITA menggunakan penerbangan Emirates.

Selain para pemimpin negara, juga telah hadir sejumlah pemimpin organisasi dunia di antaranya yakni Direktur Jenderal Organisasi Buruh Internasional (ILO) Gilbert F. Houngbo, Presiden Islamic Development Bank (ISDB) Muhammad Sulaiman Al Jasser, Executive Chairman World Economic Forum (WEF) Klaus Schwab.

Dalam keterangannya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai setelah mendarat dari Kamboja, Presiden Jokowi mengonfirmasi bahwa 17 pemimpin negara G20 akan hadir pada KTT kali ini.

Adita menyampaikan, pada Senin (14/11) hari ini, masih akan ada sejumlah pemimpin dan tamu negara yang mendarat di Bandara Ngurah Rai.

Menhub akan menyambut sejumlah tamu negara yang tiba hari ini, di antaranya yaitu Perdana Menteri Italia, Ms. Giorgia Meloni, Perdana Menteri Kamboja, Mr. Hun Sen, Menteri Luar Negeri Brazil, Mr. Carlos Alberto Franco França, dan Menteri Luar Negeri Suriname, Mr. Albert E. Ramdin.

Baca juga: Bandara Bali dinamis melayani penerbangan komersial selama KTT G20

Sementara itu, untuk jadwal penerbangan reguler baik domestik maupun internasional dilaporkan berjalan dengan baik sesuai dengan slot penerbangan yang telah diatur pada masa penyelenggaraan KTT G20, dan tidak ada pembatalan atau pengalihan penerbangan.

Untuk penerbangan reguler domestik, pada 13 November tersedia 220 slot dengan kapasitas 26.563 kursi atau 93 persen dari periode normal yaitu 237 slot dengan kapasitas 40.769 kursi.

Pada 14 November tersedia 130 slot dengan kapasitas 21.817 kursi atau 57 persen dari periode normal (230 slot dengan kapasitas 39.221 kursi).

“Dilaporkan tingkat keterlambatan (delay) di bawah 45 menit dan maskapai penerbangan telah melakukan penanganan keterlambatan dengan menyediakan makanan ringan sebagai kompensasi,” ujarnya.

Adita menambahkan, keterlambatan penerbangan reguler terjadi karena adanya pengaturan flow (holding), saat kedatangan pesawat VVIP.

Hal ini merupakan bagian dari prosedur penanganan untuk memastikan kelancaran penerbangan VVIP dan reguler serta terpenuhi aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

Kemenhub melalui Otoritas Bandara Wilayah IV Ngurah Rai, Bali telah berkoordinasi dengan pengelola bandara dan maskapai untuk mempersiapkan penanganan terhadap pengguna jasa penerbangan, seperti permintaan perubahan jadwal (reschedule) hingga penanganan refund tiket pesawat.