Pengedar Narkoba Tewas saat Ditangkap, Polisi: Kepalanya Terbentur Lantai

Merdeka.com - Merdeka.com - Dua pemuda di Kabupaten Pidie, Aceh, ditangkap polisi karena diduga menjadi pengedar narkoba jenis sabu. Satu orang terduga pengedar inisial MW (35) meninggal dunia saat hendak ditangkap.

Polisi mengklaim, pemuda tersebut melawan saat hendak diamankan.

"Gerakan MW yang ingin melarikan diri terbaca petugas. MW langsung dipegang dan terjadi perlawanan. Karena perlawanan itu, MW terjatuh dan kepalanya terbentur lantai," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh, Kombes Pol Ruddi Setiawan, Sabtu (28/5).

Menurut Ruddi, penangkapan itu bermula dari informasi masyarakat tentang adanya transaksi narkotika jenis sabu di Keude Kembang Tanjung, Pidie.

MW yang menyadari kedatangan Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Aceh, pada Kamis (26/5) tersebut, melempar plastik berisi sabu ke loteng lalu coba melarikan diri. Namun, tutur Ruddi, dia terjatuh dan kepalanya terbentur lantai.

Melihat kepala MW berdarah, petugas langsung membawa ke puskesmas yang selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Pidie. "Namun nyawanya tidak tertolong. Jenazahnya sudah dikembalikan ke keluarga," ujar Ruddi.

Sementara rekan MW, inisial MS (40) berhasil diciduk polisi. Dari tangan terduga pengedar ini diamankan 2 bungkus narkotika seberat 2 ons, satu telepon seluler, dan satu sepeda motor Scoopy warna merah hitam. [rnd]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel