Pengelola sebut volume kendaraan keluar GT Merak meningkat tapi lancar

Pihak pengelola tol Tangerang-Merak PT Marga Mandalasakti (MMS) menyebutkan volume kendaraan keluar Gerbang Tol (GT) Merak pada 30 April-1 Mei 2022 meningkat dibandingkan 24 jam sebelumnya tetapi kondisi lalu lintas lancar.

Saat ditemui ANTARA di Cilegon, Banten, Minggu, Kepala Departemen Manajemen CSR dan Humas Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak PT MMS Uswatun Hasanah menyebut bahwa jumlah kendaraan yang melewati GT Merak ke arah Pelabuhan Merak pada Sabtu (30/4) pukul 07.00 WIB sampai Minggu (1/5) jam yang sama adalah 13.029 unit.

Jumlah itu meningkat dibandingkan sehari sebelumnya yakni 10.519 unit.

Akan tetapi, penambahan tersebut tidak menimbulkan kepadatan atau hambatan yang signifikan.

"Jumlah kendaraan yang melewati GT Merak mengalami kenaikan tetapi itu karena lalu lintas lancar," tutur Uswatun.

Bahkan, dia melanjutkan, mulai Sabtu (30/4) malam, tidak ditemukan lagi antrean di gerbang tol, termasuk di Gerbang Tol Cikupa, Tangerang.

"Dari jam 19.30 WIB, Sabtu, tak ada lagi antrean," ujar Uswatun.

Pada H-1 Lebaran atau Minggu (1/5), situasi jalanan menuju dan kondisi di Pelabuhan Merak tampak lengang.

Di Pelabuhan Merak, puncak arus mudik terjadi pada Jumat (29/4) malam sampai Sabtu (30/4) pagi.

Sementara di Gerbang Tol Merak, puncak mudik tercatat pada 28 April 2022 ketika ada 14.772 kendaraan keluar menuju Merak.

Di GT Cikupa, puncak mudik hadir pada 27 April 2022, di mana 55.795 kendaraan masuk dari arah Jakarta-Tangerang.

Dalam masa normal, jumlah rata-rata kendaraan keluar GT Merak adalah 9.033 unit perhari dan GT Cikupa yaitu 44.571 unit perhari.
Baca juga: Pengelola: Puncak arus mudik di GT Cikupa-Merak tak sesuai prediksi
Baca juga: Jumlah kendaraan keluar GT Merak naik 63,53 persen pada H-4 Lebaran
Baca juga: Pengelola: Kepadatan di GT Merak bukan karena transaksi tol

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel