Pengelola Terminal Kalideres pastikan pengemudi prima sebelum bertugas

Pengelola Terminal Kalideres, Jakarta Barat, memastikan pengemudi dalam kondisi prima dengan melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum bertugas membawa penumpang ke daerah tujuan masing-masing.

"Semua pengemudi kami tes urine dan periksa kesehatan untuk memastikan kondisinya prima sebelum berangkat," kata Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnain saat ditemui ANTARA di Jakarta, Sabtu.

Revi menyampaikan, setiap pengemudi akan diarahkan menuju pos pemeriksaan urine untuk memastikan bahwa pengemudi negatif narkotika dan obat terlarang.

Selain itu, pengemudi mengikuti pengecekan tekanan darah, gula darah, serta tes keseimbangan.

Menurut Revi, hasil pemeriksaan urine seluruh pengemudi dinyatakan negatif. Namun, terdapat beberapa pengemudi yang mengalami tekanan darah tinggi.

"Semua negatif untuk tes urine narkoba. Kalau tes kesehatan ada yang hipertensi. Karena ada yang baru tiba kemudian langsung diperiksa kan dalam perjalanan perlu konsentrasi. Jadi mungkin langsung tinggi. Tapi, setelah diberi obat, kemudian normal kembali," ujar Revi.

Selain itu, tim kesehatan dari Pusat Kesehatan Masyarakat Jakarta Barat juga memastikan bahwa pengemudi telah menerima vaksin COVID-19, yakni dosis 1, dosis 2, dan vaksin booster.

Selain pengemudi, Revi menyampaikan bahwa pengelola Terminal Kalideres juga memastikan bus yang berangkat dalam kondisi layak jalan.

Untuk itu, bus yang akan diberangkatkan harus lolos dalam pemeriksaan dan pengujian kelayakan bus yang dilakukan oleh tim pengecekan kendaraan (rancek) dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek.

"Kami pastikan bus yang berangkat dari Terminal Kalideres layak jalan sehingga penumpang yang diangkut bisa selamat sampai tujuan," ujar Revi.

Baca juga: Terminal Kalideres berangkatkan 10.349 penumpang hingga H-2
Baca juga: Puncak arus mudik di Terminal Kalideres terjadi pada H-3
Baca juga: Pemudik di Terminal Kalideres diprediksi capai 3.000 orang

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel