Pengelola Tol Solo-Ngawi gandeng peneliti UGM cek kondisi konstruksi

·Bacaan 1 menit

PT Jasamarga Solo Ngawi menggandeng peneliti dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta untuk meneliti kondisi konstruksi ruas jalan tol segmen Kartasura-Karanganyar.

"Penelitian dilakukan selama 3 bulan yang dimulai Juli 2021 lalu," kata Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi Arie Irianto dalam siaran pers di Semarang, Rabu.

Ia menjelaskan penelitian tersebut bertujuan untuk mengetahui kondisi struktur konstruksi yang di sepanjang jalan tol, seperti jembatan, "overpass", "underpass", serta perkerasan jalan.

Ia menyebut setidaknya terdapat 8 jembatan di segmen Kartasura-Karanganyar yang diteliti kondisi strukturnya.

Selain itu, terdapat 24 "overpass" serta 27 "underpass" yang tersebar di berbagai titik yang turut diteliti.

Ia menuturkan hasil penelitian ini nantinya bermanfaat bagi penyiapan mitigasi serta pembaruan pengetahuan terhadap konstruksi, pengoperasian, serta pemeliharaan jalan.

"Hasilnya nanti diharapkan bisa dijadikan sebagai masukan untuk peningkatan kualitas pelayanan serta pemenuhan standar pelayanan minimal dalam peningkatan keselamatan dan kenyamanan pengguna tol," katanya.

Tol Solo-Ngawi merupakan bagian dari jaringan Tol Trans Jawa yang membentang sepanjang 91,09 km.

Baca juga: Kebut Tol Solo-Ngawi, Jasa Marga peroleh dana talangan tanah Rp1,264 triliun

Baca juga: Jalan Tol Solo-Ngawi sudah siap untuk diresmikan Presiden Jokowi

Baca juga: Jasa Marga: Tol Solo-Ngawi siap dioperasikan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel