Pengeluaran pemerintah gerakkan ekonomi nasional

·Bacaan 2 menit

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan percepatan belanja dan pemanfaatan anggaran tahun 2021 perlu dilakukan agar mendukung pergerakan ekonomi nasional.

"Government spending (pengeluaran pemerintah) harus menjadi stimuli dan Kementerian Kominfo perlu meningkatkan kecepatan dan percepatan realisasi serta daya serap anggaran untuk mendorong likuiditas perekonomian masyarakat," kata Johnny dalam Rapat Koordinasi Keuangan Kementerian Kominfo Tahun 2021, dikutip dari keterangan pers, Kamis.

Situasi pandemi virus corona mendorong pemerintah untuk terus menyatukan langkah dalam mempercepat belanja dan pemanfaatan anggaran tahun ini. Laju aktivitas masyarakat di berbagai sektor telah banyak berubah setelah setahun lebih pandemi.

Untuk merespons perubahan tersebut, pemerintah melakukan fokus ulang kegiatan dan alokasi ulang anggaran demi mempercepat penanganan pandemi melalui pemulihan kesehatan dan kebangkitan ekonomi nasional.

"Pemerintah menetapkan bahwa belanja infrastruktur akan diarahkan untuk memperkuat infrastruktur digital, mendorong efisiensi logistik, dan memperluas konektivitas," kata Johnny.

Ketersediaan infrastruktur dan layanan digital menjadi semakin krusial di tengah pandemi ini. Koneksi internet sudah menjadi kebutuhan primer masyarakat.

"Percepatan transformasi digital menjadi keharusan untuk meningkatkan internet link ratio, memperkecil disparitas digital, to bridge the digital divide, menghubungkan yang belum terhubung tanpa meninggalkan yang lain," kata Johnny.

Johnny menyatakan Kominfo mendapatkan pagu sebesar Rp23,97 triliun atau hampir tiga kali lipat leibh besar dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp8,09 triliun.

Kominfo mengalokasikan 87 persen anggaran untuk membiayai sektor-sektor prioritas, yang mendukung transformasi digital nasional.

Program prioritas kementerian antara lain percepatan pemerataan konektivitas telekomunikasi berupa penyediaan akses internet, penggelaran stasiun pemancar sinyal atau Base Transceiver Station (BTS) 4G, dan peningkatan kapasitas satelit.

Selain agenda di atas, penguatan kualitas talenta digital, pembangunan Pusat Data Nasional, persiapan migrasi siaran televisi terestrial analog ke digital dan penguatan komunikasi publik untuk mendukung penanganan pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional juga menjadi sektor prioritas Kominfo.

Baca juga: Kominfo imbau masyarakat waspadai situs palsu PeduliLindungi

Baca juga: Kominfo ungkap peran radio dalam pelayanan publik dan tangkal hoaks

Baca juga: Kominfo umumkan 10 sektor prioritas transformasi digital

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel