Pengembangan Teknologi EMTEK Sukses Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Direktur PT Elang Mahkota Teknologi (EMTEK), Alvin Sariaatmadja mengatakan bahwa pengembangan teknologi mampu memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang teknologi, EMTEK memasuki semua sektor dengan teknologi sebagai motor penggerak bisnisnya.

"Di bidang teknologi sebagai grup kita masuk ke semua jenis usaha yang dulu dianggap off limit," kata Alvin dalam salah satu panel diskusi B20 Summit Indonesia, di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali, Senin (14/11).

Alvin menjelaskan, EMTEK Grup masuk ke berbagai unit usaha di bidang pembayaran digital, digital banking hingga online banking. Alvin mengakui bahwa membutuhkan banyak modal untuk mengembangkan bisnis baru ini, baik dari sisi kualitas sumber daya manusia (SDM) maupun untuk membangun infrastruktur.

Namun, seiring berjalannya waktu, ketika terjadi pandemi, transformasi digital justru bergerak sangat cepat. Bisnis sektor ini pun jadi tumbuh dengan cepat.

"Bisnis kami industri layanan jasa. (Pengembangan teknologi) dulu ini tidak ada artinya tapi dengan pengolahan platform ini banyak yang bisa kita ambil," katanya.

Di sisi lain pengembangan teknologi digital ini telah banyak menghasilkan pemain baru. Meski begitu, EMTEK terus fokus melakukan berbagai inovasi demi memberikan nilai tambah kepada para pelanggan.

"Sebagai bisnis yang menawarkan layanan, kini kami bisa meningkatkan usaha secara signifikan dan memberikan berbagai nilai tambah kepada para pelanggan," kata dia.

Percepatan transformasi digital yang didorong pemerintah turut serta memberikan andil pada pengembangan bisnis teknologi. Sehingga bisnis sektor teknologi mampu memberikan kontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Saya sangat senang di Indonesia ada pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden jokowi yang mampu memberikan dukungan penuh, tidak hanya visi dan misi saja. Sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," pungkasnya. [idr]