Pengendalian Polusi Udara Perlu Dilakukan Pemerintah Secara Menyeluruh

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Penanganan polusi udara bukan hanya bermanfaat bagi kesehatan, namun juga berdampak terhadap aspek-aspek lain termasuk produktivitas masyarakat dalam sektor ekonomi.

Atas pertimbangan tersebut, Juru Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia Bondan Andriyanu mengatakan, pengendalian polusi udara perlu dilakukan secara menyeluruh dan tidak bisa dilakukan secara sebagian.

“Pengendalian secara menyeluruh, tidak bisa parsial. Misal, sumber transportasi saja satu, yang lain seolah ditinggalkan. Kita harus bicara pengendalian secara holistik, sumber pencemaran semuanya harus diperhatikan,” kata Bondan, dalam video yang diunggah akun Instagram Bicara Udara, Selasa (24/8/2021).

Bondan mengungkapkan, perlu ada kebijakan nyata dari pemerintah untuk mengendalikan sumber pencemaran secara nyata dan berdasarkan data scientific yang terukur. Menurutnya, ketika pemerintah tahu dampak kesehatan dari polusi udara sangat krusial, maka peraturan-peraturan terkait harus direvisi.

“Karena mengingat dampak polusi udara terhadap kesehatan sangat riskan dan sangat jelas perhitungannya, dari jumlah kematian sampai kerugian ekonomi,” ucapnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Perbaikan kebijakan mengenai pengendalian polusi udara

Deretan gedung bertingkat tersamar kabut polusi udara di Jakarta, Selasa (20/4/2021). Berdasarkan data
Deretan gedung bertingkat tersamar kabut polusi udara di Jakarta, Selasa (20/4/2021). Berdasarkan data

Di negara global sudah diperhitungkan kenaikan polusi udara akan berdampak pada risiko kematian karena Covid-19 dan sudah banyak penelitian yang mendukung. Hal tersebut bisa menjadi pertimbangan pemerintah untuk memprioritaskan perbaikan kebijakan mengenai pengendalian polusi udara.

“Harusnya itu sudah jadi pertimbangan, ketika bicara kesehatan, khususnya dampak kesehatan dari polusi udara, itu harus menjadi pertimbangan untuk melakukan perbaikan kebijakan dan menjadikan itu sebagai prioritas,” lanjut Bondan.

Ajak masyarakat kawal kebijakan pemerintah untuk memperjuangkan udara bersih bebas polusi.

Deretan gedung bertingkat tersamar kabut polusi udara di Jakarta, Selasa (20/4/2021). Berdasarkan data
Deretan gedung bertingkat tersamar kabut polusi udara di Jakarta, Selasa (20/4/2021). Berdasarkan data

Lebih jauh lagi, Bondan menyebutkan, pengendalian udara sangat penting karena berkaitan dengan kesehatan dan dampak perekonomian bagi masyarakat. Ia pun mengajak generasi saat ini untuk terus mengawal kebijakan pemerintah serta memperjuangkan udara bersih bebas polusi.

“Mengapa udara penting, karena kita bernapas setiap hari. Kita tidak bisa melindungi diri dari polusi udara menggunakan masker bahkan purifier setiap hari, apakah semua orang punya kemewahan seperti itu. Untuk mengendalikan polusi udara, sumbernya yang harus dikendalikan, bukan kitanya yang harus beradaptasi,” pungkasnya.

Komunitas Bicara Udara sendiri adalah saluran untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya udara bersih dan usaha untuk membantu mengurangi polusi udara.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel