Pengendara Mobil Ngotot Masuk, Polisi: Silahkan Putar Balik

·Bacaan 2 menit

VIVA – Mulai dari hari Sabtu kemarin ( 03 Juli 2021), pemerintah telah menetapkan adanya kebijakan baru, yaitu PPKM. PPKM atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat mulai berlaku di beberapa daerah.

Bapak Presiden Joko Widodo mengumumkan kebijakan baru tersebut khusus untuk daerah Jawa-Bali. Aturan yang telah dilaksanakan beberapa hari lalu ini bertujuan untuk mengurangi adanya lonjakan pada kasus Covid-19. Diharapakan dengan adanya peraturan atau kebijakan baru ini bisa mengurangi tingkat penyebaran virus Covid-19 di Indonesia. Dimana yang kita ketahui, lonjakan kasus ini setiap harinya semakin meningkat di berbagai daerah.

Pemberlakukan kebijakan PPKM darurat juga mengeluarkan aturan bagi mereka yang ingin melakukan perjalanan dengan transportasi darat. Di mana pada kebijakan baru ini para pengendara diwajibkan menunjukkan atau membawa surat keterangan hasil negatif tes antigen yang berlaku maksimal 1x24 jam yang berlaku untuk perjalanan Jawa dan Bali/

Tidak hanya itu, para pengendara juga diwajibkan menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR dari Covid-19 beserta kartu vaksin, yang berlaku maksimal 2 x 24 jam. Tapi nyatanya, masih ada saja pengendara yang masih melanggar alias tidak mematuhi aturan baru ini.

Seperti baru-baru ini viral video yang diunggah oleh @ngakaksehat pada 05 Juli 2021 hari ini, terlihat ada pengendara mobil yang sedang adu mulut dengan polisi lantaran tidak mengikuti peraturan baru PPKM Darurat.

Pengendara mobil dihentikan tiba-tiba oleh polisi dan diminta untuk menunjukkan hasil swab negatif serta kartu vaksin Covid-19. Namun naas karena tidak memiliki kedua persyaratan tersebut, polisi pun tidak mengizinkan si pengendara mobil masuk ke kota Surabaya.

Pengendara mobil pun tetap ngotot agar bisa masuk ke kota Surabaya dengan mengaku sebagai anak kos. Sontak saja, polisi pun meminta si pengendara untuk memperlihatkan surat dari RT/RW. Namun dengan beragam alasan apapun, sayangnya dengan tegasnya sang polisi tetap tidak mengizinkan dirinya untuk masuk dan meminta agar dia putar balik.

Video viral tersebut berhasil menjadi perbincangan warganet dan tidak sedikit yang menuai komentar.

"Pak polisinya bener, nyolot eud itu nak kosss, siap klarifikasi minta maap," tulis terobosajalahhhh

"Pak polisinya bener, krna memang peraturan untuk keluar masuk kota harus ada surat hasil rapid test atau pcr. kalau gk ada ya tidak boleh masuk," aryaputra2506

"Nah polisi bener nih," saut lodexs_

"Malu ga tuh yg ngerekam, udah salah, ngoto, tnggal antigen apa susahnya sih," tulis ilham.jayakarta


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel