Pengertian Adaptasi, Tujuan, Jenis-Jenis, dan Contohnya yang Perlu Dipahami

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Setiap makhluk hidup harus memiliki kemampuan adaptasi pada lingkungannya. Sebab, jika tidak dapat beradaptasi pada lingkungannya maka akan mengalami kepunahan.

Lalu apa yang dimaksud dengan adaptasi (adaptation)? Secara umum, pengertian adaptasi adalah cara bagaimana suatu organisme menyesuaikan diri dalam mengatasi tekanan lingkungan sekitarnya agar bisa bertahan hidup.

Penyesuaian tersebut dapat dilakukan melalui genetik maupun dari habitat. Makhluk hidup dapat mencari habitat yang sesuai cara hidup mereka maupun mengubah organ tubuh mereka.

Cara yang digunakan setiap makhluk hidup untuk beradaptasi berbeda-beda tergantung kemampuan individu tersebut.

Misalnya, burung yang memiliki sayap dapat dengan mudah terbang dan berpindah tempat, ikan yang hidup di air dapat bernapas karena adanya insang, kaktus dapat hidup dengan baik pada suhu ekstrem karena memiliki daun berbentuk jarum, dan sebagainya.

Makhluk hidup yang sudah mengalami proses adaptasi pada suatu habitat akan sulit untuk tinggal pada habitat lain dengan kondisi yang berbeda. Itulah gambaran atau pengertian adaptasi secara umum.

Adapun untuk detailnya, berikut ini penjelasan adaptasi, tujuan, jenis-jenis, dan contohnya, seperti dilansir dari laman Foresteract dan Mxmanroe, Kamis (98/7/2021).

Tujuan dan Jenis-Jenis Adaptasi

1. Tujuan Adaptasi

Mengacu pada penjelasan tentang pengertian adaptasi di atas, beberapa tujuan adaptasi antara lain:

  • Untuk melindungi diri dari serangan musuh atau pemangsa

  • Untuk memperoleh makanan

  • Untuk berkembang biak dan melestarikan jenisnya

  • Untuk bertahan hidup

2. Jenis-Jenis Adaptasi

Ada tiga jenis adaptasi yang dilakukan makhluk hidup, yaitu:

- Adaptasi Morfologi

  • Adaptasi morfologi merupakan penyesuaian bentuk tubuh dan struktur tubuh luar makhluk hidup atau alat-alat tubuh makhluk hidup terhadap lingkungannya. Adaptasi ini dilakukan guna menyesuaikan bentuk tubuh dengan kondisi tempat tinggal untuk mempertahankan hidupnya.

- Adaptasi Fisiologi

  • Adaptasi fisiologi merupakan penyesuaian fungsi alat tubuh bagian dalam pada makhluk hidup terhadap lingkungannya. Adaptasi ini menyangkut fungsi organ tubuh makhluk hidup, juga melibatkan zat-zat tertentu guna membantu proses metabolisme.

- Adaptasi Tingkah Laku

  • Adaptasi tingkah laku merupakan penyesuaian makhluk hidup terhadap lingkungannya dalam bentuk tingkah laku. Adaptasi tingkah laku berhubungan dengan tindakan makhluk hidup guna melingdungi diri dari serangan pemangsa.

Contoh Adaptasi

Ilustrasi adaptasi kaktus pada lingkungannya. (Foto oleh Alex Binroth dari Pexels)
Ilustrasi adaptasi kaktus pada lingkungannya. (Foto oleh Alex Binroth dari Pexels)

3. Contoh Adaptasi

- Contoh Adaptasi Morfologi

  • Tumbuhan air memiliki daun lebih lebar untuk membantu proses penguapan menjadi lebih cepat.

  • Bentuk gigi hewan sesuai jenis makanannya.

  • Hewan di Kutub Utara memiliki kulit dan bulu yang tebal agar tubuhnya dapat bertahan terhadap dingin.

- Contoh Adaptasi Fisiologi

  • Manusia mengeluarkan keringat untuk membantu mengatur suhu tubuh serta membuang zat sisa.

  • Jenis cacing teredo menghasilkan menghasilkan enzim selulase untuk membantu mencerna kayu yang dimakannya.

  • Hewan herbivora memanfaatkan enzime selulase untuk membantu proses pencernaan tumbuhan yang dimakannya.

  • Pada tubuh ikan terdapat gurat sisi yang berfungsi untuk mengetahui besarnya tekanan air.

- Contoh Adaptasi Tingkah Laku

  • Hewan kaki seribu akan menggulung diri ketika disentuh.

  • Hewan bunglon dapat mengubah warna tubuhnya (mimikri) sesuai lingkungannya.

  • Hewan kumbang dan tupai akan berpura-pura mati saat dalam menghadapi bahaya.

  • Hewan cumi-cumi akan mengeluarkan tinta berwarna dari tubuhnya ketika dalam keadaan bahaya.

Sumber: Foresteract.com, Mxmanroe.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel