Pengertian Bisnis, Tujuan, Fungsi, Jenis, dan Manfaat yang Diperoleh

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Kita kerap mendengar kata 'bisnis'. Secara historis, kata 'bisnis' diadaptasi dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti 'sibuk' dalam konteks individu, komunitas, atau masyarakat.

Dalam konteks sederhana, bisnis ialah kesibukan dalam melakukan suatu aktivitas atau pekerjaan yang memberikan keuntungan pada seseorang.

Sedangkan dalam konteks entitas, pengertian bisnis adalah suatu organisasi atau badan lain yang bergerak dalam kegiatan komersial, profesional, atau industri, untuk memperoleh keuntungan.

Dengan kata lain, bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu maupun organisasi yang melibatkan proses pembuatan, pembelian, penjualan, atau pertukaran barang maupun jasa dengan tujuan untuk menghasilkan keuntungan.

Untuk mendapatkan penjelasan lebih lengkap perihal bisnis, kamu bisa menyimak pembahasannya di bawah ini, dilansir dari laman Maxmanroe dan Salamadian, Sabtu (26/5/2021).

Pengertian Bisnis Menurut Para Ahli

1. Pengertian bisnis menurut para ahli

Hughes dan Kapoor

Definisi bisnis adalah suatu kegiatan individu yang terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Brown dan Pretello

Pengertian bisnis adalah lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat serta semua hal yang mencakup berbagai usaha yang dilakukan pemerintah maupun swasta tidak peduli mengejar laba atau tidak.

Jeff Madura

Pengertian bisnis adalah perusahaan yang menyediakan produk atau layanan yang diinginkan oleh pelanggan.

L. R. Dicksee

Definisi bisnis adalah suatu bentuk aktivitas yang utamanya bertujuan untuk memperoleh keuntungan bagi yang yang mengusahakan atau yang berkepentingan dalam terjadinya aktivitas tersebut.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Bisnis adalah usaha komersial dalam dunia perdagangan; bidang usaha; usaha dagang.

Konsep dan Tujuan Bisnis

Ilustrasi bisnis. (Photo on Pixabay)
Ilustrasi bisnis. (Photo on Pixabay)

2. Konsep dalam bisnis

Pada umumnya dalam konsep bisnis ada beberapa komponen utama, yaitu:

  • Strategi inti (core strategy), yaitu visi dan misi dari sebuah bisnis yang meliputi hal-hal ideal yang diharapkan dari bisnis tersebut.

  • Sumber daya strategis (strategic resources), yaitu semua yang berhubungan dengan kompetensi utama, proses inti, dan aset strategis.

  • Perantara pelanggan (customer interface), yaitu semua yang berhubungan dengan informasi, dukungan dan pemenuhan, dinamika hubungan, dan struktur harga.

  • Jaringan nilai (value network), yaitu semua jaringan nilai yang dapat memperkuat dan melengkapi sumber daya perusahaan.

3. Tujuan bisnis

Beberapa tujuan bisnis, yakni sebagai berikut:

  • Untuk memperoleh keuntungan dari kegiatan bisnis.

  • Untuk pengadaan barang ataupun jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat.

  • Untuk mencapai kesejahteraan pemilik faktor produksi dan masyarakat.

  • Menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

  • Untuk menunjukkan eksistensi suatu perusahaan dalam jangka panjang.

  • Untuk meningkatkan kemajuan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara umum.

  • Untuk menunjukkan prestise dan prestasi.

Fungsi dan Manfaat Bisnis

4. Fungsi bisnis

Adapun beberapa fungsi bisnis adalah sebagai berikut:

  • Form utility, yaitu fungsi produksi di mana sebuah bisnis menghasilkan suatu barang atau jasa yang dibutuhkan masyarakat. Misalnya, perusahaan furniture, perusahaan jasa keuangan.

  • Place utility, yaitu fungsi distribusi di mana sebuah bisnis menyalurkan suatu barang atau jasa ke lokasi terdekat yang bisa dijangkau konsumen.

  • Possessive utility, yaitu fungsi penjualan dalam bisnis di mana sebuah perusahaan menjual suatu produk ke konsumen yang membutuhkan, baik itu barang maupun jasa.

  • Time utility, yaitu fungsi penyimpanan dan pemasaran dalam bisnis, di mana barang pada saat itu kurang bermanfaat untuk nanti dikeluarkan pada saat barang tersebut lebih bermanfaat.

5. Manfaat bisnis

Menjalankan bisnis memberikan banyak manfaat bagi para pelakunya. Dengan memiliki bisnis, kamu akan merasakan beberapa manfaat berikut ini:

  • Mendapatkan penghargaan dan pengakuan.

  • Menjadi bos untuk diri sendiri.

  • Menggaji diri sendiri.

  • Bisa mengatur waktu dengan leluasa.

  • Memiliki masa depan yang cerah.

Jenis-jenis Bisnis

Ilustrasi bisnis. (Photo by AndreaPiacquadio on Pexels)
Ilustrasi bisnis. (Photo by AndreaPiacquadio on Pexels)

6. Jenis-jenis bisnis

Bisnis dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, antara lain:

- Bisnis manufaktur

Contoh bisnis di bidang manufaktur, di antaranya:

  • Pabrik plastik

  • Pabrik baja

  • Pabrik tekstil

  • Pabrik kertas

  • Perusahaan mebel

  • Pabrik otomotif

- Bisnis jasa

Contoh bisnis di bidang jasa, di antaranya:

  • Jasa perawatan, misalnya salon.

  • Jasa pendidikan, misalnya sekolah.

  • Jasa kesehatan, misalnya rumah sakit.

  • Jasa keuangan, misalnya Bank.

  • Jasa konsultan, misalnya konsultan keuangan.

  • Jasa konstruksi bangunan.

- Bisnis perdagangan

Contoh bisnis di bidang perdagangan, di antaranya:

  • Toko kelontong

  • Toko pakaian

  • Toko grosir

  • Supermarket

- Bisnis ekstraktif

Beberapa contoh bisnis di bidang ekstraktif:

  • Tambang emas

  • Tambang minyak bumi

  • Tambang gas bumi

  • Tambang tembaga

- Bisnis agraris

Beberapa contoh bisnis di bidang agraris:

  • Bercocok tanam padi di sawah.

  • Perusahaan kebun kelapa sawit.

  • Budidaya tanaman obat atau herbal.

  • Perkebunan sayur organik.

Sumber: Maxmanroe, Salamadian

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel