Pengertian Budaya, Ciri, Fungsi, Unsur, dan Contohnya yang Ada di Indonesia

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Kita pasti telah familier dengan kata budaya karena Indonesia memiliki beragam budaya yang tersebar di penjuru wilayahnya. Namun, apakah kamu telah mengetahui arti sebenarnya dari kata 'budaya'?

Dalam kajian antropologi, budaya dianggap singkatan dari 'kebudayaan; sehingga tidak ada perbedaan berdasarkan definisinya. Namun, berdasarkan penelusuran dari berbagai literatur, ada beberapa pengertian budaya dan kebudayaan.

Dalam bahasa Inggris, budaya dan kebudayaan disebut culture, yang secara etimologi berasal dari kata Latin Colere, yang artinya mengolah atau mengerjakan.

Kata 'culture' juga kadang diterjemahkan sebagai 'kultur' dalam bahasa Indonesia, yang memiliki arti sama dengan kebudayaan.

Budaya merupakan cara hidup yang berkembang serta dimiliki bersama oleh kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Budaya terbentuk dari berbagai unsur yang rumit, termasuk sistem agama, politik, adat istiadat, perkakas, bahasa, bangunan, pakaian, serta karya seni.

Budaya memengaruhi banyak aspek dalam kehidupan manusia. Seiring berjalannya waktu, budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas dalam peradaban manusia.

Berikut ini rangkuman tentang pengertian budaya menurut para ahli, ciri, fungsi, unsur, serta contohnya yang ada di Indonesia, seperti dilansir dari laman Dosenpendidikan dan Saintif, Senin (12/4/2021).

Pengertian Budaya Menurut Para Ahli

1. Pengertian Budaya Menurut Para Ahli

E. B Taylor dalam Soekanto

Kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan lain kemampuan-kemampuan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat.

Selo Soemardjan dan Soelaeman Somardi

Kebudayaan sebagai semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.

Koentjaraningrat

Budaya diartikan sebagai segala daya dan kegiatan manusia untuk mengolah dan mengubah alam.

Linton

Budaya adalah keseluruhan sikap dan pola perilaku serta pengetahuan yang merupakan suatu kebiasaan yang diwariskan dan dimiliki oleh suatu anggota masyarakat tertentu.

Parsudi Suparian

Budaya adalah seluruh pengetahuan manusia yang dimanfaatkan untuk mengetahui serta memahami pengalaman dan lingkungan yang mereka alami.

Ciri-ciri dan Fungsi Budaya

Ilustrasi budaya. (Photo by GuangZu on Pexels)
Ilustrasi budaya. (Photo by GuangZu on Pexels)

2. Ciri-ciri Budaya

  • Sebagai budaya yang berada di daerah tersebut dan dipelajari.

  • Dapat disampaikan kepada setiap orang dan setiap kelompok serta diwariskan dari setiap generasi.

  • Bersifat dinamis, artinya suatu sistem yang berubah sepanjang waktu.

  • Bersifat selektif, artinya mencerminkan pola perilaku pengalaman manusia secara terbatas.

  • Memiliki unsur budaya yang saling berkaitan.

  • Etnosentrik, artinya menggangap budaya sendiri sebagai budaya yang terbaik atau menganggap budaya yang lain sebagai budaya standar.

3. Fungsi Budaya

Batas

Budaya berperan sebagai penentu batas-batas, yang artinya budaya menciptakan perbedaan atau yang membuat unik suatu organisasi dan membedakannya dengan organisasi lainnya.

Identitas

Budaya memberikan rasa identitas kepada anggota organisasi.

Komitmen

Budaya memfasilitasi lahirnya komitmen terhadap sesuatu yang lebih besar daripada kepentingan individu.

Stabilitas

Budaya meningkatkan kemantapan sistem sosial.

Pembentuk Sikap dan Perilaku

Budaya bertindak sebagai mekanisme pembuat makna serta kendali yang menuntun dan membentuk sikap serta perilaku individu.

Unsur-unsur Budaya

4. Unsur-unsur Budaya

Melville J. Herkovits menyebutkan kebudayaan memiliki empat unsur pokok, yaitu:

  • Alat-alat teknologi

  • Sistem ekonomi

  • Keluarga

  • Kekuasaan politik

Bronislaw Malinowski mengatakan ada empat unsur pokok yang meliputi:

  • Sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam yang ada di sekelilingnya.

  • Organisasi ekonomi.

  • Alat-alat dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama).

  • Organisasi kekuatan (politik).

C. Kluckhohn, mengemukakan terdapat tujuh unsur budaya atau kebudayaan yang sifatnya secara universal, yaitu:

  • Bahasa.

  • Sistem pengetahuan.

  • Sistem teknologi dan peralatan.

  • Sistem kesenian.

  • Sistem mata pencaharian hidup.

  • Sistem religi.

Berdasarkan dari beberapa unsur budaya yang dikemukakan oleh para ahli, dapat ditarik kesimpulan bahwa unsur-unsur budaya secara umum ialah:

  • Perilaku-perilaku tertentu.

  • Gaya berpakaian.

  • Kebiasaan-kebiasaan.

  • Adat istiadat.

Contoh Budaya yang Ada di Indonesia

Ilustrasi budaya. (Photo by AnglesNViews on Pixabay)
Ilustrasi budaya. (Photo by AnglesNViews on Pixabay)

5. Contoh Budaya yang Ada di Indonesia

Berikut ini beberapa contoh budaya di Indonesia:

Batik

Batik merupakan kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa). Batik juga merupakan warisan nenek moyang bangsa Indonesia sejak dahulu kala.

Upacara Tabuik Sumatra Barat

Tabuik atau tabut merupakan sebuah tradisi masyarakat di Pantai Barat, Sumatra Barat, yang diselenggarakan secara turun menurun. Upacara ini digelar di hari Asura, yang jatuh pada tanggal 10 Muharram dalam kalender Islam.

Makepung, Balap Kerbau Masyarakat Bali

Makepung merupakan tradisi yang serupa dengan Kerapan Sapi, tetapi tak sama. Makepung adalah tradisi berupa lomba pacu kerbau yang telah lama melekat pada masyarakat Bali, khususnya di Kabupaten Jembrana.

Tradisi ini awalnya permainan para petani yang dilakukan di sela-sela kegiatan membajak sawah di musim panen.

Atraksi Debus Banten

Kesenian bela diri Debus merupakan traksi yang berbahaya. Inti pertunjukan ini sangat kental gerakan silat atau bela diri dan penggunaan senjata.

Kesenian Debus Banten ini banyak menggunakan dan memfokuskan pada kekebalan pemain terhadap serangan benda tajam.

Karapan Sapi Masyarakat Madura, Jawa Timur

Karapan sapi merupakan perlombaan pacuan sapi yang berasal dari Madura, Jawa Timur. Dalam acara karapan sapi, para penonton tak hanya disuguhi adu cepat sapi dan ketangkasan para jokinya.

Tetapi, sebelum mulai, para pemilik biasanya melakukan ritual arak-arakan sapi di sekeliling pacuan disertai alat musik seronen (alat musik khas Madura) sehingga membuat acara ini menjadi makin meriah.

Upacara Kasada Bromo

Upacara Kasada Bromo dilakukan oleh masyarakat Tengger yang bermukim di Gunung Bromo, Jawa Timur. Mereka melakukan ritual ini untuk mengangkat seorang tabib atau dukun di setiap desa.

Sebelum mereka dapat diangkat oleh para tetua adat, tabib atau dukun harus bisa mengamalkan dan menghafal mantra-mantra.

Sumber: Dosenpendidikan, Saintif