Pengertian, Ciri-ciri, Struktur, dan Contoh Teks Deskripsi

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Teks deskripsi merupakan satu di antara teks dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata deskripsi adalah pemaparan atau penggambaran dengan kata-kata secara jelas dan terperinci.

Teks deskripsi merupakan teks yang menggambarkan atau memaparkan suatu objek secara jelas dan terperinci. Jadi, pembaca seolah-olah merasakan apa yang ditulis atau dideskripsikan penulis.

Isi dalam teks deskripsi menggambarkan objek secara konkret. Tujuan teks deskripsi ialah menggambarkan objek dengan memerinci secara subjektif atau melukiskan kondisi objek dari sudut pandang penulis.

Penulis harus menggambarkan objek sekonkret mungkin sehingga pembaca seakan-akan melihat, mendengar hingga merasakan.

Adapun objek yang dibicarakan pada teks deskripsi lebih bersifat khusus. Kemudian objek yang dideskripsikan bersifat pendapat personal.

Itulah gambaran atau pengertian teks deskripsi secara umum. Adapun untuk lebih detailnya, berikut ini ciri-ciri, tujuan, struktur hingga contoh teks deskripsi, seperti dirangkum dari Buku Siswa Bahasa Indonesia dan Portal-Ilmu, Rabu (29/7/2020).

Ciri-ciri dan Jenis Teks Deskripsi

Ilustrasi Penulis (sumber: unsplash)
Ilustrasi Penulis (sumber: unsplash)

Ciri umum teks deskripsi

1. Berisikan penggambaran atau penjelasan suatu objek

2. Penggambaran atau penjelasan suatu objek yang menjadi topik dituliskan secara detail atau terperinci sehingga pembacanya mengerti secara jelas apa yang digambarkan di dalam teks.

3. Pembaca seolah-olah merasakan, melihat, mendengarkan, atau mengalami langsung apa yang disajikan di dalam teks.

4. Menjelaskan objek berdasarkan warna, bentuk, ukuran, dan cirri-ciri fisik maupun psikis objek secara detail.

Ciri Teks Deskripsi dari segi Penggunaan Bahasa

1. Menggunakan kata-kata khusus untuk menggambarkan objek (warna dirinci merah, kuning, hijau).

2. Menggunakan kalimat rinci untuk menggambarkan objek.

3. Menggunakan kata sinonim dengan emosi kuat.

4. Menggunakan majas untuk melukiskan secara konkret.

5. Teks deskripsi yang memunculkan kata ganti orang.

Jenis Teks Deskripsi

Ditinjau dari bentuknya, teks deskripsi dibedakan menjadi dua kategori, yaitu teks deskripsi yang berdiri sendiri sebagai teks dan teks deskripsi yang menjadi bagian teks lain (cerpen, novel, lagu, iklan, dll). Sementara berdasarkan objeknya teks deskripsi dibedakan menjadi tiga, yaitu:

1. Teks deskripsi subjektif adalah teks deskrisi yang penggambaran objeknya menurut kesan yang dimiliki oleh penulis teks.

2. Teks deskripsi spasial adalah teks deskripsi yang menggambarkan objek berupa tempat, benda, ruang, dan lainnya.

3. Teks deskripsi objektif adalah teks deskripsi yang menggambarkan objek apa adanya/berdasarkan keadaan yang sebenarnya tanpa penambahan opini dari penulis.

Struktur Teks Deskripsi

Ilustrasi menulis.| Foto: via Liputan6.com
Ilustrasi menulis.| Foto: via Liputan6.com

Struktur Teks Deskripsi

1. Identifikasi/Penyataan Umum: berisi gambaran umum sebuah objek.

2. Deskripsi Bagian: berisi gambaran lebih lanjut dari deskripsi umum secara jelas dan terperinci untuk memberikan efek emosional pada pembaca sehingga apa yang digambarkan dalam teks seolah-olah bisa dilihat, didengar, maupun dirasakan sendiri oleh pembaca.

3. Penutup/Kesan

Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi

1. Menggunakan kata yang merujuk pada nama objek beserta kata ganti persona.

2. Menggunakan kata kerja kopula, seperti adalah, ialah, merupakan, yaitu.

3. Menggunakan verba material (kata kerja menunjukkan tindakan fisik). Contoh: berdiri, melompat.

4. Banyak menggunakan adjektiva (kata sifat untuk menggambarkan objek). Contoh: putih, bening, bersih, panjang.

Langkah-Langkah Menyusun Teks Deskripsi

1. Menentukan atau memilih objek.

2. Menentukan tujuan teks.

3. Mengumpulkan data serta menentukan rincian yang mencakup struktur teks.

4. Membuat kerangka tulisan kemudian mengembangkan kerangka tulisan.

Contoh Teks Deskripsi

Ilustrasi penulis buku. (trivia)
Ilustrasi penulis buku. (trivia)

Harimau Sumatra

Harimau Sumatra atau yang memiliki nama ilmiah Panthera Tigris Sumatrae adalah salah satu satwa endemik Indonesia yang menarik. Harimau ini memiliki penampakan yang khas dan berbeda dari jenis harimau lain pada umumnya. Harimau Sumatra memiliki motif belang yang berwarna oranye dan hitam.

Pola hitamnya memiliki ukuran lebar dan jaraknya cukup rapat, kadang sampai dempet. Bisa dibilang, belang Harimau Sumatra tampak lebih tipis daripada sub spesies harimau lainnya. Motif belang ini adalah salah satu kekuatan harimau jenis ini untuk berkamuflase.

Selain itu, motif belangnya ini juga yang berperan sebagai pembeda setiap individu harimau dengan individu lain. Motif ini menyerupai fungsi pola sidik jari manusia yang khas satu sama lain. Di antara semua sub spesies harimau, Harimau Sumatra memiliki warna yang paling gelap. Sub spesies ini juga memiliki lebih banyak janggut dan surai dibanding sub spesies harimau lainnya.

Selain itu, ukuran tubuhnya juga paling kecil. Untuk Harimau Sumatra jantan, panjang rata-rata tubuhnya hanya 92 inci dari kepala ke kaki atau sekitar 250 cm, dengan berat sekitar 300 pon atau sekitar 140 kg. Jantan dewasa bisa juga mencapai tinggi 60 cm. Sementara Harimau Sumatra betina rata-rata panjangnya 78 inci atau sekitar 198 cm dengan berat 200 pon atau sekitar 91 kg.

Bagian jari-jari Harimau Sumatra juga unik karena terdapat selaput. Selaput di antara jari-jari Harimau Sumatra ini menjadikannya perenang yang handal. Ia mampu berenang dengan cepat sehingga mampu berburu mangsa di air. Ia berbeda dengan kucing peliharaan pada umumnya yang tidak menyukai air. (Sumber: Portal-Ilmu.com)

Sumber: Buku Siswa Bahasa Indonesia, Portal-Ilmu