Pengertian Devisa, Jenis, Fungsi, Sumber, dan Kegunaannya

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Devisa adalah semua benda yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran luar negeri dan dapat diterima di dunia internasional. Istilah devisa mengacu pada pemilikan dan kegiatan memperdagangkan valuta asing.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), devisa adalah alat pembayaran luar negeri yang dapat ditukarkan dengan uang luar negeri.

Dalam suatu kegiatan perdagangan yang bersifat internasional seperti ekspor impor, diperlukan suatu alat pembayaran yang telah diakui dunia, di sinilah devisa diperlukan.

Bentuknya dapat berupa valuta asing (valas) atau mata uang asing yang diakui secara internasional. Setidaknya ada delapan mata uang yang dianggap sebagai mata uang kuat atau biasa disebut dengan hard currencies.

Ketujuh mata uang tersebut ialah US Dolar (AS), Yen (Jepang), Poundsterling (Inggris), dollar (Kanada), Franc (Prancis), Deuscthe Mark (Jerman), dan Euro (Eropa).

Untuk mengetahui dan memahami lebih dalam tentang devisa, bisa mencari tahu jenis, fungsi hingga manfaatnya.

Berikut ini rangkuman tentang jenis-jenis devisa, fungsi, sumber, dan manfaatnya, seperti dilansir dari sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id, Jumat (27/8/2021).

Jenis-Jenis Devisa

Jenis devisa terdiri dari:

1. Valuta asing

Valuta asing adalah mata uang yang dapat diterima oleh hampir semua negara di dunia, seperti US Dollar, Yen, Euro, Poundsterling, dan dapat diperjual belikan.

2. Emas

Emas mempunyai sifat convertible, yakni semua orang (negara) mau menerima emas sebagai alat pembayaran internasional yang sah dalam bentuk batangan bukan dalam bentuk emas komoditas seperti perhiasan.

3. Surat berharga yang berlaku untuk pembayaran internasional, seperti:

  • Special Drawing Rights (SDR), adalah hak kredit bagi negara anggota IMF bertujuan untuk membantu negara anggota yang mengalami kesulitan dalam pembayaran internasional.

  • Cable Order (Transfer Telegrafic), merupakan cek yang dikirimkan melalui telegram atau radiogram atau telepon dari bank di dalam negeri dengan bank di luar negeri.

  • Bill of Exchange (Wesel), merupakan surat perintah kepada bank untuk membayarkan sejumlah uang kepada seseorang.

  • Traveller Cheque (TC) adalah cek untuk berpergian, biasanya dibawah oleh turis dan dapat dicairkan pada bank-bank perwakilannya.

Dari uraian tersebut di atas, jenis-jenis devisa bisa dikelompokan menjadi dua, yakni:

  1. Devisa umum, yaitu devisa yang diperoleh dari hasil ekspor, penjualan jasa dan bunga modal.

  2. Devisa kredit, yaitu devisa yang diperoleh dari hasil pinjaman kredit luar negeri.

Fungsi Devisa

Kegiatan jual beli valuta asing menggambarkan aktivitas perdagangan, yang dapat memengaruhi cadangan devisa suatu negara. Orang atau lembaga yang membutuhkan valuta asing antara lain:

  • Pemerintah, membutuhkan valuta asing untuk membiayai perwakilan-perwakilannya di luar negeri, menyelesaikan utang luar negeri, membayar bunga dan keperluan luar negeri lainnya.

  • Rumah tangga, membutuhkan valuta asing untuk membiayai keluarganya belajar di luar negeri.

  • Wisatawan, membutuhkan valuta asing untuk berbelanja atau mencukupi kebutuhannya di luar negeri.

  • Perusahaan asing, membutuhkan valuta asing untuk membayar dividen pemegang saham di luar negeri.

  • Para importir, membutuhkan valuta asing untuk membayar eksportir di luar negeri.

  • Para investor, membutuhkan valuta asing untuk menyelesaikan kewajibannya terhadap orang di luar negeri.

Dari uraian dalam kegiatan perdagangan internasional tersebut, fungsi devisa sebagai berikut:

  • Alat pembayaran luar negeri (perdagangan, ekspor, impor, dan seterusnya).

  • Alat pembayaran utang luar negeri.

  • Alat pembiayaan hubungan luar negeri, misalnya perjalanan dinas, biaya korps diplomatik kedutaan dan konsultan, serta hibah luar negeri.

  • Sebagai sumber pendapatan negara.

Sumber dan Kegunaan Devisa

Sumber Devisa

Sumber devisa negara diperoleh dari:

  • Hasil ekspor barang, makin besar nilai ekspor suatu negara maka makin besar penerimaan devisanya.

  • Pinjaman luar negeri/utang luar negeri. Apabila suatu negara mendapat bantuan dari luar negeri maka ada penerimaan valuta asing.

  • Penerimaan bunga dan deviden luar negeri.

  • Penerimaan hadiah dan sumbangan luar negeri.

  • Pengiriman mata uang asing dari orang Indonesia yang ada di luar negeri.

  • Wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia akan membelanjakan uangnya di Indonesia, dengan demikian Indonesia menerima devisa.

Kegunaan Devisa

Devisa yang diperoleh dari berbagai sumber digunakan untuk berbagai tujuan. Kegunaan devisa, antara lain:

1. Membiayai kegiatan perdagangan luar negeri.

2. Membayar barang-arang impor dari luar negeri.

3. Membiayai kedutaan/konsultan di luar negeri.

4. Membayar utang luar negeri.

5. Membayar bunga atas pinjaman luar negeri.

6. Membiayai perjalanan dinas pejabat ke luar negeri.

7. Membiayai pengiriman misi kebudayaan/kesenian.kontingen olah raga ke luar negeri.

Sumber: Kemdikbud

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel