Pengertian Energi Alternatif, Kelebihan, Kekurangan, Manfaat, dan Macam-macamnya

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Energi alternatif adalah istilah yang merujuk pada semua energi yang dapat digunakan untuk menggantikan bahan bakar konvensional.

Jadi, energi alternatif biasanya digunakan untuk mengurangi penggunaan bahan bakar hidrokarbon yang mengakibatkan kerusakan lingkungan akibat emisi karbondioksida yang tinggi.

Tak hanya itu, kondisi tersebut juga yang berkontribusi besar terhadap pemanasan global. Adapun istilah alternatif merujuk pada teknologi lain yang digunakan pada bahan bakar fosil untuk menghasilkan energi.

Dalam sejarahnya, transisi penggunaan energi alternatif berdasarkan faktor ekonomi, hadirnya suatu sumber energi baru bertujuan untuk menggantikan sumber energi yang lama yang makin langka dan mahal, tidak ekonomis lagi, atau tidak dapat diakses lagi.

Di Indonesia, ada berbagai macam sumber energi alternatif terus dikembangkan. Sumber daya energi yang utama di Indonesia berasal dari fosil seperti batu bara, minyak bumi, dan gas yang saat ini jumlahnya makin terbatas.

Ada banyak macam-macam energi alternatif yang saat ini terus dikembangkan. Selain dapat mengurangi penggunaan energi konvensional dan dampak kerusakan lingkungan, energi alternatif mempunyai berbagai manfaat lain yang dapat berguna untuk kehidupan manusia.

Berikut ini rangkuman tentang kelebihan-kekurangan energi alternatif, manfaat dan macam-macamnya, seperti dilansir dari laman Gurupendidikan dan Sudutenergi, Senin (22/3/2021).

Kelebihan dan Kekurangan Energi Alternatif

Pada dasarnya, energi alternatif pasti memiliki kekurangan, di samping manfaatnya yang tidak merusak lingkungan. Adapun beberapa kelebihan dan kekurangan dari energi alternatif, di antaranya yaitu:

Kelebihan Energi Alternatif

  • Energi alternatif merupakan energi terbarukan, yang mana sumber energinya tidak akan terjadi kelangkaan

  • Bersifat ramah lingkungan

  • Pasokannya berlimpah

  • Menjadi sumber energi gratis

  • Mampu menggantikan penggunaan batu bara, sebagai sumber energi utama yang dapat merusak lingkungan.

Kekurangan Energi Alternatif

  • Kurang efisien

  • Biaya awal instalasi yang cukup tinggi

  • Energi alternatif kurang bisa diandalkan karena bergantung pada alam.

Manfaat Energi Alternatif

Manfaat lain dari energi alternatif yang perlu diketahui:

  • Mampu menggantikan penggunaan batu bara sebagai satu di antara sumber energi, yang dapat menyebabkan pemanasan global dengan energi biomassa.

  • Dapat mengubah bahan kimia menjadi energi listrik tanpa melalui pembakaran yang mampu menghasilkan karbondioksida atau emisi gas lainnya.

  • Dapat digunakan sebagai metanol, propane, gas alam, etanol, bensin, atau hidrogen yang menjadi gas yang dapat diperbaharui. Perawatan teknologinya terbilang sangat mudah.

  • Dapat digunakan secara bersamaan sebagai sumber hybrid yang jauh lebih efisien.

  • Energi matahari bisa diolah menjadi panel surya yaitu suatu alat yang fungsinya adalah menangkap energi panas, yang biasanya dipasang di bagian atap suatu rumah.

  • Perputaran baling-baling dari energi angin akan menghasilkan suatu energi listrik yang dibutuhkan manusia.

Macam-Macam Energi Alternatif

1. Energi Biomassa

Biomassa adalah sumber energi yang berasal dari makhluk hidup, contohnya seperti sisa atau pembuangan kotoran manusia dan hewan. Hasil pengolahannya yang berupa gas disebut sebagai biogas.

2. Energi Matahari

Energi matahari termasuk daftar macam-macam energi alternatif yang bisa digunakan sebagai pengganti energi fosil. Sinar dan panas yang dipancarkan oleh matahari bisa dimanfaatkan sebagai sumber tenaga listrik.

Untuk menghasilkan energi ini, dibutuhkan panel unsur semikonduktor yang dapat menyimpan panas atau sering disebut dengan panel surya.

Macam-Macam Energi Alternatif

3. Energi Air

Energi air atau disebut dengan hydropower, merupakan sumber energi yang dihasilkan dari kekuatan air. Untuk menghasilkan energi ini biasanya dilakukan dengan membuat bendungan untuk menampung air.

Air dalam bendungan tersebut kemudian digabungkan dengan pipa air yang diarahkan menuju turbin. Makin banyak air yang mengalir pada turbin, energi yang dihasilkan akan makin besar.

4. Energi Angin

Macam-macam energi alternatif selanjutnya juga bisa didapat dari kekuatan angin. Energi angin tersebut bisa digunakan sebagai energi listrik setelah disambungkan dengan generator.

Energi dengan kekuatan angin tersebut lebih ramah lingkungan dibandingkan energi alternatif lain karena sama sekali tidak menimbulkan limbah. Jenis energi tersebut biasanya dihasilkan dengan menggunakan kincir angin.

Macam-Macam Energi Alternatif

5. Energi Panas Bumi

Seperti halnya dengan energi matahari, energi panas bumi memanfaatkan daya panas dari dalam bumi. Kondisi Indonesia yang memiliki banyak gunung dan pegunungan menjadi keuntungan tersendiri.

Aktivitas vulkanik yang terjadi pada gunung di Indonesia sangat bermanfaat dalam pengolahan energi panas bumi.

6. Energi Gelombang

Energi gelombang dihasilkan dari pemanfaatan gelombang laut yang sedang pasang. Penggunaannya memang tidak merusak lingkungan, tetapi dalam memanfaatkan gelombang ini membutuhkan anggaran yang cukup besar untuk membangun reaktornya.

Walau mempunyai potensi yang tinggi, energi jenis ini mempunyai kendala tersendiri, yaitu kecepatan ombak yang tidak stabil bisa memengaruhi proses produksi energi yang dilakukan.

Tak hanya itu, untuk menghasilkan energi yang satu ini juga dibutuhkan anggaran yang cukup besar.

Sumber: Gurupendidikan, Sudutenergi