Pengertian Filsafat Menurut Para Ahli dan Cabang-cabangnya yang Perlu Dipahami

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Pengertian filsafat tentu perlu dipahami, apalagi bagi kamu yang ingin mendalaminya. Filsafat adalah cabang ilmu yang mengkaji tentang masalah mendasar dalam kehidupan. Filsafat sering juga disebut dengan filosofi.

Dalam dunia ilmu pengetahuan, filsafat atau filosofi merupakan salah satu ilmu tertua. Filsafat adalah pandangan dunia yang sistematis. Bahkan, banyak pandangan yang menyatakan bahwa filsafat adalah dasar dari segala ilmu.

Filsafat adalah pemikiran dengan cakupan yang kompleks dan terkadang sulit dimengerti. Tujuannya adalah untuk memperdalam pemahaman. Sesuai dengan fokus pemahamannya, filsafat juga memiliki beberapa cabang ilmu.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (11/10/2021) tentang pengertian filsafat.

Pengertian Filsafat

Pengertian Filsafat (morhamedufmg/Pixabay)
Pengertian Filsafat (morhamedufmg/Pixabay)

Pengertian filsafat berasal dari serapan bahasa Arab, yaitu falsafa. Kat filsafat ini sering juga disebut dengan filosofi, yang merupakan serapan dari bahasa Belanda filosofie. Kata ini berakar dari bahasa Yunani, philosophia.

Istilah Yunani ini terdiri dari kata philos yang berarti cinta atau sahabat dan kata sophia yang berarti kebijaksanaan, kearifan atau pengetahuan. Jadi, menurut asal usul katanya, pengertian filsafat adalah cinta pada kebijaksanaan atau cinta pada kebenaran yang dalam hal ini kebenaran ilmu pengetahuan.

Secara umum, pengertian filsafat adalah kajian masalah mendasar dan umum tentang persoalan seperti eksistensi, pengetahuan, nilai, akal, pikiran, dan bahasa. Dalam arti luas, pengertian filsafat adalah kegiatan yang dilakukan orang ketika mereka berusaha memahami kebenaran mendasar tentang diri mereka sendiri, dunia tempat mereka tinggal, dan hubungan mereka dengan dunia dan satu sama lain.

Filsafat adalah cara berpikir tentang subjek tertentu seperti etika, pemikiran, keberadaan, waktu, makna dan nilai. Cara berpikir filsafat melibatkan 4 Rs: responsiveness (daya tanggap), reflection (refleksi), reason (alasan), dan re-evaluation (re-evaluasi).

Sementara itu, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian filsafat adalah pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai hakikat segala yang ada, sebab, asal, dan hukumnya. Filsafat juga dimaknai sebagai n teori yang mendasari alam pikiran atau suatu kegiatan, dan n ilmu yang berintikan logika, estetika, metafisika, dan epistemologi.

Menurut Britannica, pengertian filosofi adalah pertimbangan rasional, abstrak, dan metodis realitas sebagai keseluruhan atau dimensi fundamental dari keberadaan dan pengalaman manusia. Penyelidikan filosofis adalah elemen sentral dalam sejarah intelektual banyak peradaban.

Pengertian Filsafat Menurut Para Ahli

Plato

Menurut Plato (427-347 SM), pengertian filsafat adalah ilmu pengetahuan tentang hakekat. Ilmu filsafat adalah upaya untuk mencapai pengetahuan dan mengetahui tentang kebenaran yang sebenarnya.

Aristoteles

Menurut Aristoteles (384-322 SM), pengertian filsafat adalah ilmu pengetahuan tentang kebenaran yang meliputi logika, fisika, metafisika dan pengetahuan praktis.

Bertrand Russel

Pengertian filsafat adalah tidak lebih dari suatu usaha untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan terakhir, tidak secara dangkal atau dogmatis seperti yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari dan bahkan dalam ilmu pengetahuan.

W.J.S Poerwadarminta

Pengertian filsafat adalah pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai sebab-sebab, asas-asas hukum dan sebagainya daripada segala yang ada dalam alam semesta ataupun mengetahui kebenaran dan arti "adanya" sesuatu.

Immanuel Kant

Immanuel Kant merumuskan filsafat sebagai ilmu pengetahuan yang menjadi pokok pangkal dan puncak segala pengetahuan yang tercakup di dalamnya empat persoalan yaitu:

Apa yang dapat kita ketahui? (Metafisika)

Apa yang seharusnya dilakukan? (Etika)

Sampai dimanakah harapan kita? (Agama)

Apa hakikat manusia? (Anthropologi)

Cabang-Cabang Filsafat

Cabang-Cabang Filsafat (Raimund Feher/Pixabay)
Cabang-Cabang Filsafat (Raimund Feher/Pixabay)

- Metafisika. Metafisika adalah suatu cabang filsafat sistematis yang membahas keberadaan. Ini berkaitan dengan proses analitis atas hakikat fundamental mengenai keberadaan dan realitas yang menyertainya.

- Epistemologi. Epistemologi merupakan suatu cabang filsafat sistematis yang membahas pengetahuan. Ahli epistemologi mempelajari sumber pengetahuan, termasuk intuisi, argumen a priori, ingatan, pengetahuan perseptual, pengetahuan diri dan kesaksian.

- Metodologi. Metodologi merupakan cabang filsafat sistematis yang membahas metode. Metode adalah suatu tata cara, teknik, atau jalan yang telah dirancang dan dipakai dalam proses memperoleh pengetahuan jenis apa pun.

- Logika. Logika adalah cabang filosofi yang membahas penalaran. Penalaran adalah suatu corak pemikiran khas yang dimiliki manusia dari pengetahuan yang ada untuk memperoleh pengetahuan lainnya, terutama sebagai sarana dalam pemecahan suatu masalah.

- Etika. Etika merupakan satu cabang filsafat sistematis yang membahas moralitas. Moralitas ialah suatu himpunan ide mengenai hal-hal yang baik atau buruk pada perilaku manusia dan hal-hal yang benar atau salah pada tindakan manusia.

- Estetika. Estetika merupakan cabang ilmu filsafat yang membahas keindahan. Estetika adalah ilmu yang membahas bagaimana keindahan dapat terbentuk, serta bagaimana dapat merasakannnya.

- Sejarah Filsafat. Sejarah filsafat adalah studi tentang periode tertentu, individu, atau aliran tertentu. Bidang ini masih berkaitan, tetapi tidak sama dengan filsafat sejarah. Sejarah filsafat merupakan bidang pengetahuan yang sangat luas dan merupakan cabang ketujuh dari filsafat sistematis dan membahas perkembangan filsafat dari masa yang paling permulaan sampai sekarang.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel