Pengertian Filsafat, Tujuan, Karakteristik, dan Manfaatnya dalam Kehidupan

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Pengertian filsafat adalah kajian masalah mendasar dan umum tentang persoalan seperti eksistensi, pengetahuan, nilai, akal, pikiran, dan bahasa. Filsafat berasal dari bahasa Yunani philosophia yang berarti cinta kebijaksanaan.

Pengertian filsafat sebenarnya merupakan studi tentang hakikat realitas dan keberadaan, soal apa yang mungkin diketahui serta perilaku yang benar atau salah. Dengan kata lain, pengertian filsafat adalah bidang pemikiran manusia yang paling penting karena bercita-cita untuk mencapai makna hidup yang paling hakiki.

Secara umum, pengertian filsafat ini dimaknai sebagai ilmu tentang kehidupan dan manusia secara kritis. Filsafat ini digunakan untuk mengungkapkan sesuatu, mencari jalan keluar sebuah masalah, dan juga untuk berargumentasi.

Untuk lebih rinci, berikut ini penjelasan mengenai pengertian filsafat, tujuan, karakteristik, dan manafaatnya dalam kehidupan yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Jumat (7/1/2022).

Pengertian Filsafat

Ilustrasi Pemikiran Filsafat (morhamedufmg/Pixabay)
Ilustrasi Pemikiran Filsafat (morhamedufmg/Pixabay)

Secara etimologi, pengertian filsafat adalah sebuah ilmu yang membahas tentang kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis. Sementara itu, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian filsafat adalah pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai hakikat segala yang ada, sebab, asal, dan hukumnya. Filsafat juga dimaknai sebagai teori yang mendasari alam pikiran atau suatu kegiatan, dan ilmu yang berintikan logika, estetika, metafisika, serta epistemologi.

Selain itu, menurut Aristoteles, pengertian filsafat adalah ilmu pengetahuan yang isinya tentang suatu kebenaran, yang memiliki unsur ekonomi, metafisika, estetika, retorika, politik dan juga logika. Sedangkan, Menurut Immanuel Kant, pengertian filsafat adalah sebuah ilmu pengetahuan yang menjadi pokok pangkal dan puncak segala pengetahuan yang tercakup di dalamnya empat persoalan, yaitu apa yang dapat diketahui (metafisika), apa yang seharusnya dilakukan (etika), sampai di mana harapan kita (agama), dan apa hakikat manusia (antropologi). Untuk itu, filsafat melahirkan pemikiran-pemikiran tentang berbagai macam hal dengan pendekatan yang lebih dalam dan bermakna.

Karakteristik Filsafat

ilustrasi filosofi (sumber: freepik)
ilustrasi filosofi (sumber: freepik)

Filsafat memiliki karakteristik yang sangat umum yaitu implikatif, bersifat universal, tidak faktual, berhubungan dengan nilai, dan berhubungan dengan arti. Berikut rinciannya:

1. Karakteristik implikatif ini adalah ilmu filsafat memiliki tujuan agar orang-orang memiliki ilmu yang baru.

2. Memiliki sifat yang universal adalah ilmu ini memiliki kebebasan dalam berpikir, adil dan sesuai dengan moral manusia.

3. Ilmu filsafat juga tidak faktual yang artinya bersifat spekulatif yang memiliki pikiran logis.

4. Ilmu filsafat juga memiliki karakteristik berhubungan dengan nilai, yang artinya filsafat digunakan untuk menilai tentang sesuatu perbuatan yang susila atau asusila. Sesuatu yang dianggap pasti akan memiliki sebuah nilai.

5. Lalu ilmu filsafat ini juga memiliki arti, dalam bahasanya yang menggunakan bahasa ilmiah.

Tujuan Mempelajari Filsafat Menurut Para Ahli

ilustrasi filosofi (sumber: freepik)
ilustrasi filosofi (sumber: freepik)

Terdapat sejumlah tujuan memperlajari filsafat menurut para ahli, antara lain:

1. Menurut Harold H. Titus, tujuan filsafat adalah upaya untuk memahai alam semesta, makna dan nilainya. Menurutnya, apabila tujuan ilmu adalah kontrol, dan tujuan seni adalah kreativitas, kesempurnaan, bentuk keindahan komonikasi, dan ekspresi, maka tujuan filsafat adalah pengertian dan kebijaksanaan.

2. Menurut Dr. Oemar A. Hoesin, mengatakan bahwa ilmu memberi kepada kita pengetahuan, dan filsafat memberi kepada kita hikmah. Tujuan filosofi yaitu memberi kepuasaan kepada keinginan manusia akan pengetahuan yaitu kebenaran yang teratur.

3. Menurut Nasib Alisyahbana, berpendapat bahwa tujuan filsafat dapat memberikan ketenangan pikiran dan ketabahan, bahkan kematian.

4. Menurut Radhakrishnan, mengatakan bahwa tujuan filsafat bukan sekedar mencerminkan semangat semasa ketika kita hidup, melainkan membimbingnya maju.

Manfaat Filsafat dalam Kehidupan

Dengan belajar apa itu filsafat, seseorang akan cenderung berpikir kritis dengan mempermasalahkan hakikat persoalan dan mempertanyakan jawaban yang dikembangkan. Hal itu tentu saja dapat membuat kita lebih arif dan bijaksana, inilah merupakan manfaat utama filsafat.

Manfaat lain dari filsafat yaitu dapat membuat kita berpikir, merenung, memilih dan bertingkah laku serta bertindak berdasarkan keyakinan yang kita panuti dan dinilai merupakan permasalahan yang tidak tuntas di jawab hanya dengan tradisi, konvensi, ilmu, atau gabungan semuanya. Pencarian dan penuntasan masalah akan banyak terbantu dengan filsafat. Sebab, filsafat adalah suatu bagian dari keyakinan dan tindakan kita, meskipun kebanyakan hal itu tanpa kita sadari.

Unsur Filsafat

Ilustrasi buku.
Ilustrasi buku.

Di dalam filsafat terdapat tiga unsur yaitu unsur epistemologi, axiologi dan juga ontologi. Unsur-unsur ini digunakan untuk membahas tentang filsafat lebih dalam lagi. Berikut rinciannya:

1. Unsur Epistemologi

Merupakan unsur yang berpengaruh dengan karakter pengetahuan, yang digunakan untuk menentukan yang kebenaran, yang kemudian diklarifikasi dan juga disusun secara sistematis.

2. Unsur Axiologi

Adalah unsur yang digunakan untuk menjawab pertanyaan ilmu pengetahuan, yang berkaitan dengan manfaat pengetahuan, kaidah moral dan untuk menentukan objek kajian terhadap moral tersebut.

3. Unsur Ontologi

Unsur ini untuk mengetahui sesuatu secara umum, untuk mencari sesuatu inti di dalam sebuah kenyataan, dengan hakikat sesuai dengan realita.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel