Pengertian Gotong Royong, Tujuan, dan Nilai-nilainya yang Harus Dipahami

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Pengertian gotong royong tentunya perlu dipahami oleh masyarakat. Apalagi, orang Indonesia tentunya tidak asing lagi dengan istilah ini. Gotong royong telah menjadi budaya masyarakat di Indonesia sejak zaman dulu.

Kegiatan gotong royong atau kerja bakti ini tentunya sudah dikenalkan para orang tua kepada anaknya. Hidup bermasyarakat tentunya membuat seseorang tak jauh dari kegiatan gotong royong.

Pengertian gotong royong adalah bekerja bersama-sama (tolong-menolong, bantu-membantu). Gotong royong adalah kegiatan yang dilakukan bersama-sama dan bersifat sukarela agar kegiatan tersebut berjalan lancar.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (31/3/2021) tentang pengertian gotong royong.

Pengertian Gotong Royong

Para pemain Timnas Indonesia U-22 gotong royong mengangkat gawang usai latihan di Lapangan ABC, Jakarta, Senin (14/1). Latihan ini merupakan persiapan jelang Piala AFF U-22. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Para pemain Timnas Indonesia U-22 gotong royong mengangkat gawang usai latihan di Lapangan ABC, Jakarta, Senin (14/1). Latihan ini merupakan persiapan jelang Piala AFF U-22. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Kehidupan masyarakat Indonesia memang identik dengan kegiatan gotong royong ataupun kerja bakti untuk menyelesaikan masalah. Oleh karena itu, pengertian gotong royong perlu dikenali oleh seluruh masyarakat, baik anak muda, orang dewasa, maupun orang tua.

Pembelajaran tentang pengertian gotong royong harus dimulai sejak usia dini. Menurut KBBI, pengertian gotong royong adalah bekerja bersama-sama (tolong- menolong, bantu-membantu) diantara anggota-anggota suatu komunitas. Gotong royong adalah suatu kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama dan bersifat suka rela agar kegiatan yang dikerjakan dapat berjalan dengan lancar, mudah dan ringan.

Gotong royong merupakan salah satu ciri khas bangsa Indonesia. Hal tersebut tertuang dalam pancasila yaitu sila ke 3 yang berbunyi persatuan Indonesia. Gotong royong merupakan kepribadian bangsa dan merupakan budaya yang telah berakar kuat dalam kehidupan masyarakat.

Sikap gotong royong itu seharusnya dimiliki seluruh elemen atau lapisan masyarakat yang ada di Indonesia. Adanya kesadaran setiap elemen dan lapisan masyarakat dalam menerapkan perilaku gotong royong maka hubungan persaudaraan atau silaturahmi akan semakin erat.

Pengertian Gotong Royong Menurut Para Ahli

1. Sakjoyo dan Pujiwati Sakjoyo

Sakjoyo dan Pujiwati Sakjoyo mengemukakan pengertian gotong royong merupakan adat istiadat tolong menolong antara warga dalam berbagai macam lapangan aktivitas sosial, baik berdasarkan hubungan tetangga kekerabatan yang berdasarkan efisien yang sifatnya praktis dan ada pula aktifitas kerja sama yang lain.

2. Koenjaraningrat

Pengertian gotong royong menurut Koenjaraningrat, adalah suatu konsep yang erat sangkut pautnya dengan kehidupan masyarakat sebagai petani pada masyarakat agraris. Gotong royong merupakan suatu sistem pengarahan tenaga tambahan dari luar keluarga untuk mengisi kekurangan dalam rangka aktifitas produksi bercocok tanam.

3. Mubyarto

Pengertian gotong royong menurut Mubyarto adalah kegiatan bersama untuk mencapai tujuan bersama.

Tujuan dan Manfaat Gotong Royong

Rumah warga saat dipindahkan dari satu tempat ke tempat lainnya dengan cara dipikul. (Liputan6.com/Ahmad Akbar Fua)
Rumah warga saat dipindahkan dari satu tempat ke tempat lainnya dengan cara dipikul. (Liputan6.com/Ahmad Akbar Fua)

Gotong royong tentunya merupakan suatu kegiatan yang memiliki tujuan dan manfaat tertentu. Berikut beberapa tujuan dan manfaat gotong royong:

Tujuan Gotong Royong

1. Mengajak setiap individu untuk bekerja sama dalam memecahkan suatu permasalahan ataupun menjaga suatu lingkungan.

2. Meningkatkan tali persausdaraan dan kebersamaan antar warga.

3. Membuat warga agar lebih kompak serta saling mengenal satu sama lain.

4. Membuat suatu pekerjaan agar menjadi lebih ringan.

5. Mempererat rasa kesatuan dan persatuan.

6. Menghemat pengeluaran dan mempercepat suatu pekerjaan.

Manfaat Gotong Royong

1. Agar lingkungan kita dapat dirasakan kebersihan dan keindahannya

2. Dapat terjalinnya rasa solidaritas dalam lingkungan masyarakat

3. Agar kehidupan bermasyarakat itu lebih baik dengan diadakannya gotong royong

4. Pekerjaan selesai dengan cepat tanpa harus mengeluarkan biaya ataupun kas RT/RW, dan jika berupa pembangunan fisik gedung akan sangat menghemat anggaran. Biaya untuk tenaga kerja berkurang dengan adanya gotong royong.

5. Persaudaraan dan kebersamaan sesama warga semakin erat dan masyarakat tentunya saling mengenal satu sama lainnya.

6. Keamanan lingkungan semakin terjamin, dengan rasa persaudaraan dan kebersamaan serta saling kenal diantara warga tentunya jika ada pendatang baru ataupun ada tamu asing yang mencurigakan tentu warga akan cepat mengetahuinya.

7. Ketentraman dan kedamaian akan diperoleh jika antar sesama warga saling peduli dan saling membantu dengan sesama warga lainya.

8. Gotong royong tidak mengenal perbedaan, sehingga ketika di laksanakan semua akan terasa sama.

Nilai dan Karakteristik Gotong Royong

Ilustrasi gotong royong. (Photo by Robinson Greig on Unsplash)
Ilustrasi gotong royong. (Photo by Robinson Greig on Unsplash)

Nilai Gotong Rotong

- Kebersamaan: Gotong royong mencerminkan kebersamaan yang tumbuh dalam lingkungan masyarakat.

- Persatuan: Kebersamaan yang terjalin dalam gotong royong sekaligus melahirkan persatuan antar anggota masyarakat.

- Rela Berkorban: Gotong royong mengajari setiap orang untuk rela berkorban. Pengorbanan tersebut dapat berbentuk apapun, mulai dari berkorban waktu, tenaga, pemikiran, hingga uang.

- Tolong Menolong: Gotong royong membuat masyarakat saling bahu-membahu untuk menolong satu sama lain.

- Sosialisasi: Gotong royong dapat membuat manusia kembali sadar jika dirinya adalah maskhluk sosial.

Karakteristik Gotong Royong

1. Sebagai sifat dasar bangsa Indonesia yang menjadi unggulan bangsa dan tidak dimiliki bangsa lain.

2. Terdapat rasa kebersamaan dalam setiap pekerjaan yang dilakukan. Sebagai bahan pertimbangan bahwa nilai-nilai kebersamaan yang selama ini ada perlu senantiasa dijunjung tinggi dan dilestarikan agar semakin lama tidak semakin memudar.

3. Memiliki nilai yang luhur dalam kehidupan.

4. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, karena di dalam kegiatan gotong-royong, setiap pekerjaan dilakukan secara bersama-sama tanpa memandang kedudukan seseorang tetapi memandang keterlibatan dalam suatu proses pekerjaan sampai sesuai dengan yang diharapkan.

5. Mengandung arti saling membantu yang dilakukan demi kebahagiaan dan kerukunan hidup bermasyarakat.

6. Suatu kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama dan sifatnya sukarela tanpa mengharap imbalan apapun dengan tujuan suatu pekerjaan atau kegiatan akan berjalan dengan mudah, lancar dan ringan.