Pengertian Investasi, Jenis-Jenis, Manfaat, dan Strateginya yang Perlu Diketahui

·Bacaan 6 menit

Liputan6.com, Jakarta Pengertian investasi adalah upaya menanamkan modal atau dana dengan harapan bisa mendapatkan keuntungan (return) di masa mendatang. Modal bisa berupa uang atau sumber daya yang lain.

Sementara, menurut OJK pengertian investasi adalah penanaman modal, biasanya dalam jangka panjang untuk pengadaan aktiva lengkap atau pembelian saham-saham dan surat berharga lain untuk memperoleh keuntungan (return).

Investasi sendiri bisa dilakukan oleh individu maupun badan usaha seperti perusahaan. Sederhananya, pengertian investasi adalah mengembangkan uang atau aset lain agar memberikan keuntungan di masa mendatang untuk mencapai tujuan tertentu. Tujuan tertentu yang dimaksud seperti keinginan membuka usaha, menyekolahkan anak, membangun rumah, dan sebagainya.

Berikut ini ulasan mengenai pengertian investasi menurut para ahli, jenis-jenis, manfaat, dan strategi aman dalam investasi yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (3/11/2021).

Pengertian Investasi Menurut Para Ahli

Investasi Saham. (iStockphoto)
Investasi Saham. (iStockphoto)

Secara umum, pengertian investasi adalah penanaman sebuah modal. Namun, ada perbedaan pendapat mengenai pengertian investasi menurut para ahli berikut ini:

Mulyadi

Pengertian investasi adalah sebuah keterkaitan antara dari sumber - sumber yang dalam suatu periode dengan masa yang panjang untuk mendapatkan hasil keuntungan di masa yang selanjutnya.

Haming dan Basmalah

Pengertian investasi merupakan pengeluaran pada saat ini untuk kemudian membeli berbagai jenis aset lain seperti tanah, kendaraan bermotor, rumah dan lain-lainnya. Aset-aset inilah yang nantinya dapat digunakan untuk mencapai tujuan dalam memperoleh pendapatan yang lebih besar pada masa depan.

Sadono Sukirno

Pengertian investasi adalah sebuah bentuk dari kegiatan menanam dan mengeluarkan modal, yang digunakan untuk bisa menambah barang keperluan baik dalam hal produksi. Barang produksi ini nantinya akan digunakan untuk perkembangan usaha dalam bidang ekonomi.

Martono dan D. Agus Marjito

Pengertian investasi merupakan penanaman dari modal atau dana yang dilakukan pada suatu perusahaan untuk kemudian dimasukkan menjadi sebuah aset dengan sebuah harapan untuk bisa memperoleh pendapatan yang lebih besar di masa yang akan datang.

Boediono

Pengertian investasi adalah suatu pengeluaran dari sektor produsen untuk melakukan pembelian sebuah barang dan jasa yang akan digunakan untuk semakin menambah stok dan semakin memperluas area dari pabrik itu sendiri.

James C. Van Horn

Pengertian investasi adalah sebuah kegiatan yang dilakukan atau dilangsungkan dengan memanfaatkan kas yang ada pada masa saat ini atau sekarang. Hal tersebut ditujukan agar bisa memiliki dan memperoleh pendapatan yang lebih besar di masa depan.

Henry Simamora

Pengertian investasi adalah aktiva yang digunakan pada sebuah company untuk meningkatkan pertumbuhan kekayaan lewat distribusi dari hasil investasi. Contohnya royalti, bunga, deviden, pendapatan sewa dan berbagai hal lainnya. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan manfaat bagi perusahaan melalui hasil hubungan perdagangan yang diperoleh melalui cara berinvestasi.

Fitz Gerald

Pengertian investasi adalah sebuah kegiatan atau aktivitas yang berhubungan dengan sebuah usaha penarikan sumber-sumber yang akan digunakan untuk mengadakan suatu barang.

Jenis-Jenis Investasi

Ilustrasi emas. (iStockphoto)
Ilustrasi emas. (iStockphoto)

Berikut ini ada beberapa jenis-jenis investasi, diantaranya:

1. Investasi tanah

Diharapkan dengan bertambahnya populasi dan penggunaan tanah; harga tanah akan meningkat pada masa depan.

2. Investasi pendidikan

Dengan bertambahnya pengetahuan dan keahlian, diharapkan pencarian kerja dan pendapatan lebih besar.

3. Investasi saham

Saham adalah suatu bukti kepemilikan suatu perusahaan. Pembelian saham suatu perusahaan hanyalah perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

4. Investasi mata uang asing

Diharapkan investor akan mendapatkan keuntungan dari menguatnya nilai tukar mata uang asing terhadap mata uang lokal.

5. Investasi emas

Dengan naiknya harga emas, emas bisa dijadikan salah satu modal investasi terbaik, dikarenakan harga emas yang selalu naik dengan harga yang tinggi.

6. Investasi kripto

Sebagai salah satu trend investasi baru, mata uang digital memiliki resiko yang sangat tinggi dikarenakan volatilitasnya yang tinggi.

Sedangkan, ada terdapat dua jenis investasi yang dikategorikan berdasarkan jangka waktunya, yakni:

1. Investasi Jangka Pendek

Pengertian investasi jangka pendek merupakan investasi yang memungkinkan untuk mendapatkan keuntungan kurang dari tiga tahun dan dapat langsung dikonversikan dengan uang atau jual. Namun, perlu diingat bahwa investasi jangka pendek ini memberikan return yang lebih kecil sehingga cocok untuk memenuhi kebutuhan dalam waktu dekat. Contoh dari investasi jangka pendek adalah obligasi jangka pendek, pasar saham, sertifikat deposito.

2. Investasi Jangka Panjang

Pengertian investasi jangka panjang adalah investasi yang membutuhkan waktu lebih dari tiga tahun untuk mendapatkan keuntungan. Anda dapat menikmati hasil dari investasi ini dalam lima tahun, belasan tahun, hingga puluhan tahun yang akan datang. Return yang dihasilkan oleh investasi jangka panjang tentu juga lebih besar dibandingkan investasi jangka pendek. Investasi jenis ini sangat cocok bagi Anda yang membutuhkan tabungan untuk keperluan di masa depan seperti biaya pendidikan, dana kebutuhan nikah, dana pensiun, dan lain sebagainya. Contoh dari investasi jangka panjang adalah investasi saham dan investasi emas.

Manfaat Investasi

Ilustrasi pendanaan, investasi, dolar. Kredit: pasja1000 from Pixabay
Ilustrasi pendanaan, investasi, dolar. Kredit: pasja1000 from Pixabay

Investasi pun punya banyak manfaat bagi investor. Berikut beberapa manfaat atau kelebihan investasi yang bisa didapat, yaitu:

1. Meningkatkan Aset

Hal ini dapat diterapkan pada investasi properti pembelian tanah, apartemen atau rumah yang harganya kelak akan naik. Namun, peningkatan nilai aset tidak didapatkan dalam waktu singkat, butuh waktu yang lama dan kesabaran.

2. Memenuhi Kebutuhan di Masa Depan

Sebab banyak kebutuhan yang tidak terduga di masa depan, investasi sangat tepat sebagai sarana pemenuhan kebutuhan yang menunjang masa depan. Investasi di masa sekarang bertujuan untuk menunjang dan mendukung kehidupan di masa depan karena nilainya akan naik.

3. Gaya Hidup Hemat

Dengan investasi seseorang akan mencoba hidup hemat untuk tetap berinvestasi, pada akhirnya orang tersebut akan menghindari membeli hal-hal tidak penting dan bersifat lebih ekonomis.

4. Menghindari Utang

Dengan gaya hidup sederhana, seseorang akan menghindari hutang. Orang-orang yang memiliki komitmen investasi akan menghindari berhutang dan lebih memilih hidup hemat untuk memperbaiki keadaan ekonomi.

5. Kebebasan Finansial

Salah satu manfaat investasi adalah kebebasan finansial atau financial freedom, di mana seseorang dianggap sudah seseorang bisa mendapatkan passive income dapat memenuhi kebutuhan hidup dalam jangka panjang. Bagi mereka yang bekerja, passive income adalah pendapatan di luar gaji yang diterima setiap bulannya dari tempatnya bekerja. Dengan kata lain, kebebasan finansial bisa didapatkan ketika kebutuhan hidupnya bisa terpenuhi meskipun seseorang memutuskan untuk tak lagi bekerja.

6. Melindungi Aset dari Inflasi

Manfaat yang berikutnya adalah melindungi aset dari inflasi. Inflasi yang terjadi terus menerus setiap tahun bisa membuat nilai aset berkurang. Dengan investasi, maka aset juga berkembang menghasilkan nilai tambah sehingga bisa mengimbangi gerusan inflasi.

Strategi Aman Investasi

Ilustrasi tips aman investasi.(iStockphoto)
Ilustrasi tips aman investasi.(iStockphoto)

Berikut ini ada beberapa strategi atau taktik aman dalam berinvestasi yang penting untuk Anda ketahui, diantaranya:

1. Kenali Profil Investasi Diri

Setiap orang mempunyai profil investasi yang unik. Hal ini lantaran setiap orang memiliki tujuan investasi yang berbeda-beda, penerimaan terhadap risiko yang berbeda, jangka waktu investasi yang tidak seragam, serta mengharapkan tingkat return yang berbeda pula.

2. Pilih Jenis dan Produk Sesuai Kebutuhan

Berdasarkan pada pengenalan pada profil investasi, maka seseorang bisa memilih jenis serta produk investasi yang cocok dengan dirinya.

3. Perhatikan Aspek Legalitasnya (Pastikan Sesuai dengan Bidang Usahanya)

Setelah memahami jenis dan produk investasi yang dibutuhkan, maka saat akan membeli produk investasi harus dipastikan apakah lembaga yang menjual atau menawarkan produk itu telah memperoleh izin usaha yang sesuai dengan bidang usahanya.

4. Pahamilah Siapa Regulatornya

Pastikan Anda memahami siapa regulator yang mengawasi perusahaan yang menjual serta menawarkan produk investasi dimaksud. Hal ini diperlukan untuk berjaga-jaga apabila sesuatu terjadi di masa mendatang.

5. Bacalah Ketentuan yang Berkaitan dengan Produk dengan Seksama

Membaca ketentuan yang berkaitan dengan produk dengan seksama perlu dilakukan. Hal ini untuk memastikan bahwa konsumen memahami secara lengkap hak dan kewajibannya, manfaat, biaya, serta risiko yang berkaitan dengan produk.

6. Apabila Anda masih ragu atau bingung tentang suatu tawaran investasi, Anda bisa menanyakan ke masing-masing regulator terkait:

a. Otoritas Jasa Keuangan (Telp: 1500-655)

b. Kementerian Perdagangan (Telp: 021 3858 171)

c. Badan Koordinasi Penanaman Modal (Telp: 021 5252 008)

d. Kementerian Koperasi dan UKM (Telp: 021 520 436672)

e. Kementerian Komunikasi dan Informasi (Telp: 021 3452 841)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel