Pengertian KPA, Keuntungan, dan Cara Pengajuannya di Indonesia

·Bacaan 8 menit
Pengertian KPA, Keuntungan, dan Cara Pengajuannya di Indonesia
Pengertian KPA, Keuntungan, dan Cara Pengajuannya di Indonesia

RumahCom - Apartemen adalah hunian alternatif yang menawarkan keamanan, kenyamanan, strategis, dan fasilitas yang lengkap. Apartemen bisa menjadi sebuah opsi hunian yang terjangkau, sangat cocok bagi Anda yang memiliki budget terbatas. Proses untuk membeli sebuah apartemen juga sangat mudah, Anda bisa mengandalkan sebuah program bernama KPA. KPA adalah program Kredit Pemilikan Apartemen yang dikeluarkan oleh bank dan lembaga pembiayaan untuk membantu dan mempermudah proses pemilikan hunian apartemen.

Dengan adanya KPA, siapa saja kini bisa memiliki hunian apartemen sendiri dengan mudah tanpa harus terbebani biaya yang besar. Beberapa program KPA juga menawarkan pembiayaan hingga 80% harga keseluruhan dengan tenor atau jangka waktu peminjaman hingga 20 tahun.

Apakah Anda tertarik untuk mengajukan KPA? Baca artikel ini sampai habis untuk mengetahui proses lengkapnya.

  1. Pengertian Kredit Pemilikan Apartemen (KPA)

  2. Apa Perbedaan KPR dan KPA?

  3. Persyaratan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA)

  4. Cara Pengajuan KPA

    1. Menghitung Budget yang Diperlukan

    2. Menghitung Jumlah Tabungan dan Harta Milik Anda

    3. Mengumpulkan Data Pendapatan

    4. Mengumpulkan Data Pengeluaran

    5. Melakukan Riset ke Bank yang Menyediakan Program KPA

    6. Mempersiapkan Persyaratan Pengajuan KPA

    7. Mengisi Formulir

    8. Menunggu Konfirmasi Pihak Bank

  5. Bank yang Menyediakan Fasilitas KPA

  6. Keuntungan Menggunakan KPA

  7. Tips Penting Saat Mengajukan KPA

    1. Pastikan Anda Memiliki Riwayat Tabungan yang Baik

    2. Pastikan Anda Terhindar dari Kredit Macet

    3. Menyiapkan Dokumen dari Jauh Hari

    4. Memiliki Pekerjaan Tetap

    5. Memperhatikan Usia Saat Mengajukan KPA

Panduan Lengkap Beli Properti Luar Negeri dan Juga Luar Kota
Panduan Lengkap Beli Properti Luar Negeri dan Juga Luar Kota

Membeli Rumah, Ruko dan Properti Lainnya

Panduan Lengkap Beli Properti Luar Negeri dan Juga Luar Kota

1. Pengertian Kredit Pemilikan Apartemen (KPA)

Membeli apartemen bisa dilakukan dengan cara kredit. (Foto: Pexels - Anastasia Shuraeva)
Membeli apartemen bisa dilakukan dengan cara kredit. (Foto: Pexels - Anastasia Shuraeva)

Membeli apartemen bisa dilakukan dengan cara kredit. (Foto: Pexels - Anastasia Shuraeva)

Rumah merupakan salah satu kebutuhan primer manusia. Rumah berfungsi sebagai tempat tinggal, berkumpul, dan berteduh. Namun sayangnya, tidak semua orang bisa memiliki rumah. Di kota-kota besar, telah banyak dibangun apartemen-apartemen sebagai alternatif pengganti rumah akibat lahan di perkotaan sudah semakin berkurang.

Kaum millennial, terutama yang berada di area perkotaan, lebih memilih untuk memiliki apartemen. Alasanya karena letak apartemen yang biasanya strategis, dekat dengan sarana pelayanan publik seperti rumah sakit, swalayan, dan sebagainya. Selain itu, harga dari apartemen juga sangat terjangkau dan tidak akan membebani finansial Anda.

Untuk membantu Anda dalam mewujudkan memiliki apartemen sendiri dengan mudah. Beberapa bank dan lembaga pembiayaan lainnya mengeluarkan program KPA (Kredit Pemilikan Apartemen) untuk meringankan calon pembeli supaya bisa membeli apartemen impiannya dengan mudah. Sebenarnya apakah yang dimaksud dengan KPA (Kredit Pemilikan Apartemen) itu? Dilansir dari Loan Market, KPA adalah sejenis produk pembiayaan untuk nasabah yang tertarik ingin membeli properti apartemen.

2. Apa Perbedaan KPR dan KPA?

Membeli rumah memerlukan biaya yang lebih tinggi. (Foto: Pexels - Kindel Media)
Membeli rumah memerlukan biaya yang lebih tinggi. (Foto: Pexels - Kindel Media)

Membeli rumah memerlukan biaya yang lebih tinggi. (Foto: Pexels - Kindel Media)

KPA atau Kredit Pemilikan Apartemen adalah suatu program pembelian unit apartemen dengan cara kredit. Jika Anda ingin membeli sebuah hunian apartemen, namun belum memiliki cukup uang tunai untuk membayarnya secara tunai, KPA bisa menjadi solusinya.

Seperti yang dikutip dari situs Otoritas Jasa Keuangan, KPR adalah fasilitas kredit yang diberikan oleh pihak perbankan kepada nasabah perorangan yang tertarik ingin membeli atau memperbaiki rumah. Yang membedakan antara KPR dan KPA adalah terletak pada jenis huniannya. Jika Anda menginginkan apartemen, Anda bisa menggunakan KPA, sedangkan jika ingin membeli sebuah rumah, Anda bisa menggunakan KPR.

KPA atau kredit pemilikan apartemen bisa jadi opsi terbaik bagi Anda yang ingin membeli apartemen karena relatif aman karena dijamin bank meskipun apartemennya belum dibangun pengembang. Tidak hanya itu saja, dengan memiliki apartemen sendiri, Anda tidak perlu mengeluarkan uang setiap bulannya untuk membayar kontrakan. Bagi Anda yang cari apartemen dengan prospek yang aman cek pilihan apartemennya di kawasan BSD City dengan harga di bawah Rp1 M di sini!

3. Persyaratan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA)

 Lengkapi persyaratan untuk mengajukan KPA. (Foto: Pexels - Anastasia Shuraeva)
Lengkapi persyaratan untuk mengajukan KPA. (Foto: Pexels - Anastasia Shuraeva)

Lengkapi persyaratan untuk mengajukan KPA. (Foto: Pexels - Anastasia Shuraeva)

Pengajuan Kredit Pemilikan Apartemen mungkin tidak semudah membalikkan tangan. Namun, apabila memenuhi persyaratan yang dibutuhkan dan melalui proses yang benar, maka bukanlah tidak mungkin pengajuan Anda akan disetujui. Nah, jika Anda sudah memantapkan diri untuk membeli apartemen dengan KPA, sebaiknya sesegera mungkin Anda siapkan persyaratan dokumen yang dibutuhkan. Sebelum itu, tentukan terlebih dahulu apakah Anda mengajukan KPA sebagai karyawan atau sebagai wirausaha, sebab ada beberapa perbedaan persyaratan dokumen yang diperlukan.

Jika Anda adalah seorang karyawan, dokumen -dokumen yang perlu Anda siapkan antara lain adalah sebagai berikut:

  • Warga Negara Indonesia dan berdomisili di Indonesia

  • Berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah

  • Fotocopy KTP diri

  • Fotocopy KTP (suami/istri)

  • Fotocopy KK

  • Fotocopy Surat Nikah/Akta Cerai

  • Fotocopy Rekening Koran

  • Slip Gaji (minimal 1 bulan terakhir)

  • Fotocopy SK Pengangkatan Pegawai Tetap

  • Fotocopy NPWP Pribadi

Apabila Anda adalah seorang wirausaha dan memiliki badan usaha, maka terdapat syarat tambahan yang harus dipersiapkan, yaitu:

  • Warga Negara Indonesia dan berdomisili di Indonesia

  • Berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah

  • Sudah menjalankan usaha lebih dari 1 tahun

  • Fotocopy KTP diri

  • Fotocopy KTP (suami/istri)

  • Fotocopy KK

  • Fotocopy Surat Nikah/Akta Cerai

  • Fotocopy Rekening Koran

  • Slip Gaji (minimal 1 bulan terakhir)

  • Fotokopi rekening koran atau tabungan 3 bulan terakhir

  • Fotocopy NPWP Pribadi

  • Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

  • Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

4. Cara Pengajuan KPA

Mengajukan KPA tidak sulit untuk dilakukan. (Foto: Freepik - yanalya)
Mengajukan KPA tidak sulit untuk dilakukan. (Foto: Freepik - yanalya)

Mengajukan KPA tidak sulit untuk dilakukan. (Foto: Freepik - yanalya)

Apabila Anda ingin membeli sebuah apartemen menggunakan program KPA, berikut ini adalah langkah mengajukan KPA yang bisa Anda ikuti:

1. Menghitung Budget yang Diperlukan

Jika Anda sudah mengetahui pinjaman pokoknya, Anda tinggal membuat selisih harga apartemen dengan uang muka yang dibayarkan. Kemudian, hitunglah perkiraan cicilannya setiap bulan. Pastikan Anda besarnya cicilan per bulan sesuai dengan kemampuan budget Anda.

2. Menghitung Jumlah Tabungan dan Harta Milik Anda

Apabila Anda memiliki tabungan dan harta seperti emas, deposito dan lain-lainnya, hitunglah jumlahnya. Harta dan tabungan yang mudah dicairkan dapat dijadikan salah satu sumber tambahan untuk uang muka KPA Anda.

3. Mengumpulkan Data Pendapatan

Kumpulkan dan hitung pendapatan yang Anda miliki; mulai dari gaji pokok, THR, bonus, dan lainnya. Data pendapatan bisa menjadi acuan penting untuk menentukan besaran biaya bulanan yang bisa Anda keluarkan untuk cicilan apartemen dan biaya hidup lainnya.

4. Mengumpulkan Data Pengeluaran

Selain mengumpulkan data pendapatan, Anda juga harus mengumpulkan data pengeluaran. Catat secara lengkap seluruh pengeluaran bulanan Anda untuk mengetahui besaran biaya yang harus Anda keluarkan setiap bulannya.

5. Melakukan Riset ke Bank yang Menyediakan Program KPA

Terdapat beberapa layanan atau bank yang meyediakan layanan KPA. Anda harus melakukan riset kepada bank-bank tersebut dan mengetahui bank apa saja yang memiliki program KPA sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial Anda.

6. Mempersiapkan Persyaratan Pengajuan KPA

Setelah lima cara tadi Anda lakukan, dan sudah menentukan pilihan, siapkanlah syarat-syarat dokumen untuk diajukan ke KPA.

7. Mengisi Formulir

Anda bisa mengisi formulir, baik secara online maupun offline. Jenis formulir tersebut akan ditentukan dan dikirim oleh pihak bank.

8. Menunggu Konfirmasi Pihak Bank

Setelah seluruh dokumen persyaratan terpenuhi, tunggulah pihak bank untuk mengkonfirmasi persetujuan pengajuan KPA. Apabila sudah disetujui, maka pengajuan KPA Anda bisa ditindaklanjuti. Jangan lupa untuk menyiapkan uang muka dan cicilan yang perlu dibayarkan setiap bulannya.

5. Bank yang Menyediakan Fasilitas KPA

Terdapat beberapa bank yang menawarkan fasilitas KPA. (Foto: Freepik - pressfoto)
Terdapat beberapa bank yang menawarkan fasilitas KPA. (Foto: Freepik - pressfoto)

Terdapat beberapa bank yang menawarkan fasilitas KPA. (Foto: Freepik - pressfoto)

Untuk mempermudah pembelian apartemen dengan KPA, hampir semua Bank sudah menyediakan fasilitas KPA ini. Baik dengan skema konvensional maupun syariah. Berikut ini beberapa daftar Bank yang menyediakan KPA di Indonesia.

  • BNI

  • BCA

  • BTN

  • Mandiri

  • BRI

  • CIMB Niaga

  • Panin

  • dan lainnya.

6. Keuntungan Menggunakan KPA

KPA dapat membantu Anda memiliki apartemen dengan mudah. (Foto: Freepik - yanalya)
KPA dapat membantu Anda memiliki apartemen dengan mudah. (Foto: Freepik - yanalya)

KPA dapat membantu Anda memiliki apartemen dengan mudah. (Foto: Freepik - yanalya)

Meskipun dengan memiliki apartemen dengan cara mencicil, bukan berarti unit apartemen yang dibeli dengan cara KPA itu tidak mendapatkan keuntungan. Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan apabila Anda telah berhasil mengajukan KPA. Nah, apa sajakah keuntungannya? Berikut ini bisa Anda simak keuntungan menggunakan KPA:

  • Bisa dijadikan investasi. Baik rumah maupun apartemen adalah salah satu investasi masa depan. Apartemen yang Anda miliki dari hasil KPA, Anda bisa menyewakannya sehingga Anda bisa menutup beban cicilan KPA.

  • Tidak perlu menyiapkan dana yang besar di awal. Anda bisa langsung membeli apartemen yang Anda inginkan dengan cepat tanpa menunggu lama.

  • Nilai bunga bank semakin menurun.

  • Waktu pelunasan relatif lama.

  • Menggunakan atau mengajukan KPA memberikan kenyamanan dan rasa aman kepada pembeli karena lembaga yang menaungi memberikan jaminan legalitas yang baik.

7. Tips Penting Saat Mengajukan KPA

Siapkan seluruh dokumen saat sedang mengajukan KPA. (Foto: Pexels - Anastasia Shuraeva)
Siapkan seluruh dokumen saat sedang mengajukan KPA. (Foto: Pexels - Anastasia Shuraeva)

Siapkan seluruh dokumen saat sedang mengajukan KPA. (Foto: Pexels - Anastasia Shuraeva)

Untuk lebih meyakinkan pihak bank saat akan mengajukan KPA, hendaknya Anda memperhatikan beberapa hal penting saat mengajukan KPA yang mungkin saja mempengaruhi pihak bank untuk menyetujui atau menolak pengajuan Anda. Yang harus diperhatikan saat mengajukan KPA antara lain:

1. Pastikan Anda Memiliki Riwayat Tabungan yang Baik

Perbaikilah riwayat tabungan Anda karena tim penilai dari bank akan melihat arus cash flow Anda. Cash flow bisa dilihat dari fotokopi rekening koran. Apabila riwayat tabungan Anda tidak baik, maka kemungkinan besar bank akan menolak pengajuan kredit apartemen.

2. Pastikan Anda Terhindar dari Kredit Macet

Anda harus terhindar dari daftar blacklist Bank Indonesia. Maka dari itu salah satunya Anda harus menghindari menunggak pembayaran kredit. Sebelum membeli hunian dengan KPA, pastikan dahulu agar cicilan kartu kredit Anda bisa dibayar dengan lancar.

3. Menyiapkan Dokumen dari Jauh Hari

Tentu saja beberapa dokumen harus Anda persiapkan dengan baik agar pengajuan KPA bisa berjalan dengan lancar. Syarat-syarat sebelumnya harus Anda cari dan persiapkan dari jauh-jauh hari.

4. Memiliki Pekerjaan Tetap

Pekerjaan sangat penting dalam mengajukan KPA. Bank akan melihat dan merinci apakah Anda sesuai dengan syarat diperlukan untuk mengajukan KPA yaitu memiliki masa kerja minimal 1 tahun dan memiliki pendapatan yang tetap. Jika Anda pemilik sebuah usaha, pastikan bahwa perusahaan Anda sehat dan memenuhi persyaratan untuk mengajukan KPA.

5. Memperhatikan Usia Saat Mengajukan KPA

Anda bisa mengajukan KPA jika umur Anda sudah 21 tahun atau sudah menikah. Batas akhir permohonan KPA adalah 40 tahun. Karena apabila sudah memasuki umur 40 tahun ke atas, lebih sulit dalam mendapatkan persetujuan tenor yang panjang. Jadi jika Anda ingin mengajukan permohonan KPA sebaiknya berumur kurang dari 40 tahun karena bisa mendapatkan jangka kredit sampai 15 tahun.

Tip Rumah

Pastikan Anda memiliki riwayat kredit yang baik supaya proses pengajuan KPA bisa disetujui oleh pihak bank.

Demikianlah pembahasan mengenai KPA, keuntungan, dan cara pengajuan KPA yang bisa Anda ikuti dan jadikan sebagai referensi. Semoga dengan mengikuti artikel ini, Anda bisa membeli apartemen impian dengan menggunakan KPA.

Tidak perlu bingung! Kenali apa saja yang menjadi kelebihan dan kekurangan dari sertifikat HGB melalui video yang menarik berikut ini!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel