Pengertian, Macam-Macam dan Tujuan Debat

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Dalam kehidupan sehari-hari, secara sadar maupun tidak sadar kita melakukan debat. Secara umum, debat adalah sebuah kegiatan yang dilakukan, untuk saling beradu argumentasi atau pendapat antara individu dan kelompok.

Pengertian debat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, yaitu sebuah pembahasan dan pertukaran pendapat, tentang suatu gagasan dengan memberikan alasan agar pendapat dan argumennya kuat.

Debat sering dilakukan oleh banyak orang, baik di kehidupan sehari-hari, pemilihan kepala daerah atau presiden. Bahkan acara debat sering disiarkan di televisi atau radio.

Salah satu tujuan adanya debat adalah untuk memenangkan sebuah pendapat atau argumen. Untuk mengetahui pengertian, macam-macam dan tujuan debat yang lainnya, simak artikel berikut ini yang dilansir dari Bola.com:

Pengertian Debat Menurut Ahli

ilustrasi debat/cottonbro/pexels
ilustrasi debat/cottonbro/pexels

Henry Guntur Tarigan (1984)

Menurut Henry Guntur Tarigan, debat adalah suatu kegiatan yang saling beradu argumentasi antarpribadi atau antarkelompok manusia, yang dilakukan untuk menentukan baik atau tidaknya sebuah usulan dengan dukungan pihak pendukung dan disangkal oleh pihak penyangkal.

P. Dori Wuwur Hendrikus (1991)

Menurut P. Dori Wuwur Hendrikus, debat adalah aktivitas yang saling adu argumentasi, yang dilakukan antarpribadi atau antarkelompok manusia, yang memiliki tujuan untuk mencapai kemenangan sepihak.

J. S. Kamdhi (1995)

J. S. Kamdhi juga berpendapat bahwa debat adalah pembahasan atau tukar pendapat, yang membahas tentang sebuah pokok masalah, yang dilakukan setiap peserta untuk memberikan alasan untuk mempertahankan pendapatnya.

Asidi Dipodjojo

Sedangkan menurut Asidi Dipodjojo, debat adalah sebuah proses komunikasi yang dilakukan secara lisan, dengan bahasa yang baik untuk mempertahankan pendapat. Setiap orang yang melakukan debat, akan menyatakan argumen dengan alasan yang kuat, agar pihak lain mendukung pendapatnya.

G. Sukadi

Pengertian debat yang terakhir, yaitu menurut pendapat G. Sukadi. Debat adalah sebuah kegiatan yang dilakukan dengan saling beradu argumentasi, yang dilakukan antarpribadi atau antarkelompok manusia, dengan tujuan mencapai kemenangan.

Ciri-Ciri dan Tujuan Debat

ilustrasi debat/fauxels/pexels
ilustrasi debat/fauxels/pexels

Ciri-Ciri Debat

Dalam debat memiliki ciri-ciri yaitu terdapat dua sudut pandang yang berbeda, yaitu affirmatif atau pro karena adanya pihak yang menyetujui topik atau pendapat tersebut, dan negatif atau kontra dengan adanya pihak yang tidak menyetujui topik atau pendapat lainnya.

Ciri-ciri debat yang lainnya, yaitu dengan adanya proses komunikasi yang saling mempertahankan sebuah pendapat antara kedua belah pihak, dengan tujuan untuk memperoleh kemenangan dalam perdebatan.

Untuk memenangkan sebuah perdebatan, hasil debat dinilai dan diputuskan oleh juri. Dalam debat juga terdapat sesi tanya jawab yang dilakukan untuk menjatuhkan pihak lawan, dan ada pihak penengah yang dilakukan moderator.

Tujuan Debat

Tujuan utama debat adalah untuk memenangkan pendapat. Tujuan debat juga dilakukan untuk mendiskusikan atau memutuskan masalah, melatih keberanian untuk berpendapat, serta mengalahkan lawan dengan cara suportif.

Debat juga memiliki tujuan untuk belajar atau mengasah kemampuan, dalam menyelesaikan masalah. Selain itu, debat membantu belajar memahami konsep dan melatih sikap kritis seseorang.

Macam-Macam Debat

ilustrasi debat/Tirachard Kumtanom/pexels
ilustrasi debat/Tirachard Kumtanom/pexels

Debat Pemeriksaan Ulangan

Macam-macam debat yang pertama adalah debat pemeriksaan ulangan, atau cross-examination debating. Debat ini dilakukan untuk mencari sebuah kebenaran, untuk memeriksa hal yang dilakukan sebelumnya.

Untuk melakukan debat ini, ada beberapa pertanyaan yang ditanyakan, yang memiliki hubungan untuk menyebabkan individu lain mendukung pendapat, dari pihak lain yang memberi pertanyaan.

Debat Parlementer

Macam-macam debat yang selanjutnya adalah debat parlementer, atau yang disebut assembly or parlementary debating, dan juga sering disebut sebagai debat majelis.

Debat perlementer dilakukan untuk menambah dukungan, terhadap suatu undang-undang tertentu. Semua pihak atau anggota debat bisa mengungkapkan pendapat, untuk menentang atau mendukung usulan yang diijinkan oleh majelis debat dengan alasan kuat.

Debat Formal

Macam-macam debat yang terakhir adalah debat formal. Biasanya debat ini disebut dengan debat konvensional atau debat Pendidikan, yang memiliki tujuan untuk memberikan kesempatan pada anggota debat, untuk menyampaikan pendapat atau argumen untuk mendukung atau menentang usulan. Pendapat yang disampaikan saat debat harus masuk akal, jelas dan sesuai dengan kebutuhan sesama.