Pengertian Norma, Ciri-Ciri, Fungsi, dan Macam-macamnya

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Norma ialah suatu petunjuk atau juga patokan dalam perilaku yang benar dan pantas dilakukan saat berinteraksi sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Norma berasal dari bahasa Belanda yaitu 'norm' yang berarti patokan, pedoman, atau pokok kaidah. Sementara, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), norma adalah aturan atau ketentuan yang mengikat warga kelompok dalam masyarakat.

Norma yang ada dalam masyarakat berisi tata tertib aturan dan petunjuk standar. Kemudian norma yang berlaku dalam masyarakat biasanya berisi aturan tak tertulis.

Meski tak tertulis, norma atau aturan yang ada secara sadar dipatuhi oleh masyarakat. Jadi, norma memang pada dasarnya dibuat untuk dilaksanakan.

Ada berbagai macam-macam norma, yakni norma agama, norma kesopanan, norma hukum, dan norma kesusilaan.

Untuk memahami lebih dalam tentang norma, kamu bisa membaca pengertian norma menurut para ahli, ciri-ciri, fungsi hingga macam-macamnya.

Berikut ini rangkuman mengenai pengertian norma menurut para ahli, ciri-ciri, fungsi hingga macam-macamnya, seperti dilansir dari laman Dosenpendidikan, Kamis (17/12/2020).

Pengertian Norma Menurut Para Ahli

Ilustrasi budaya masyarakat Indonesia. Credit: unsplash.com/Ruben
Ilustrasi budaya masyarakat Indonesia. Credit: unsplash.com/Ruben

John J. Macionis ( 1997 )

Norma ialah segala aturan dan harapan masyarakat yang memandu segala perilaku anggota masyarakat.

Broom Dan Selznic

Norma ialah suatu rancangan yang ideal dari perilaku manusia yang memberikan batasan bagi suatu anggota masyarakatnya untuk mencapai tujuan hidup yang sejahtera.

Antony Giddens ( 1994 )

Norma menurutnya ialah sebuah prinsip maupun aturan yang jelas, nyata atau konkret yang harus diperhatikan oleh setiap masyarakat.

Bellebaum

Norma adalah sebuah alat untuk mengatur setiap individu dalam suatu masyarakat agar bertindak dan berperilaku sesuai dengan sikap dan keyakinan tertentu yang berlaku di masyarakat tersebut.

E. Utrecht

Norma ialah segala himpunan petunjuk hidup yang mengatur berbagai tata tertib dalam suatu masyarakat atau bangsa yang mana peraturan itu diharuskan untuk ditaati oleh setiap masyarakat, jika melanggar maka akan adanya tindakan dari pemerintah.

Soerjono Soekanto

Norma adalah sebuah perangkat di mana hal itu dibuat agar hubungan di dalam suatu masyarakat dapat berjalan seperti yang diharapkan.

AA. Nurdiaman

Norma ialah suatu bentuk tatanan hidup yang berisikan aturan-aturan dalam bergaul di masyarakat.

Marvin E. Shaw

Norma ialah peraturan segala tingkah laku manusia yang ditegakkan oleh anggota masyarakat dan mengekalkannya keselarasan tingah laku yang seharusnya.

Robert M.Z. Lawang

Norma ialah patokan perilaku dalam suatu kelompok tertentu.

Richard T. Schaefer dan Robert P. Lamn

Norma menurutnya ialah standar dari perilaku yang lurus yang dipelihara oleh setiap masyarakat.

Fungsi dan Ciri-Ciri Norma

Ilustrasi norma dalam masyarakat. Credit: unsplash.com/Jacek
Ilustrasi norma dalam masyarakat. Credit: unsplash.com/Jacek

Fungsi Norma

Norma memiliki beberapa fungsi dalam kehidupan di masyarkat. Fungsi-fungsi norma tersebut ialah sebagai berikut.

  • Bisa mencegah terjadinya benturan kepentingan masyarakat

  • Dapat menciptakan kehidupan masyarakat menjadi aman, tenteram, dan tertib.

  • Memberi petunjuk atau pedoman bagi setiap individu dalam menjalani kehidupan di masyarakat.

  • Membantu mencapai tujuan bersama dalam masyarakat.

  • Mengatur tingkah laku masyarakat agar sesuai nilai yang berlaku.

  • Memberikan batasan, yaitu berupa larangan atau perintah dalam berperilaku dan bertindak.

  • Memaksa individu dalam menyesuaikan dan beradaptasi dengan normanorma yang berlaku yang ada dalam masyarakat serta menyerap nilai-nilai yang diharapkan.

Ciri-Ciri Norma

Norma memiliki beberapa ciri-ciri yang terdapat dalam masyarakat. Ciri-ciri norma sosial ialah sebagai berikut:

  • Secara umumnya tidak tertulis.

  • Merupakan hasil dari kesepakatan.

  • Masyarakat merupakan pendukung yang menaatinya.

  • Melanggar norma sosial mendapatkan sanksi atau hukuman.

  • Menyesuaikan dengan perubahan sosial sehingga dapat dikatakan bahwa norma sosial dapat mengalami perubahan.

  • Dibuat secara sadar.

Macam-Macam Norma

Ilustrasi norma hukum. Credit: unsplash.com/Tingey
Ilustrasi norma hukum. Credit: unsplash.com/Tingey

1. Norma Agama

Norma yang satu ini menjadi pedoman hidup bagi manusia yang bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa. Isi dari norma ini berupa perintah, ajaran, dan larangan. Sanksi dari pelanggaran norma agama berupa dosa dengan balasan di akhirat kelak.

2. Norma Kesusilaan

Norma yang satu ini bersumber dari hati nurani manusia. Norma kesusilaan mendorong manusia untuk berbuat baik dan menghindari perbuatan buruk. Jika seseorang melanggar norma ini, biasanya mereka akan mendapat sanksi berupa penyesalan, dicemooh, bahkan dikucilkan dari masyarakat.

3. Norma Kesopanan

Norma kesopanan didasari beberapa hal, seperti kebiasaan, kepantasan, kepatutan yang berlaku di masyarakat. Norma kesopanan berasal dari pergaulan manusia.

Yap, norma ini bersumber dari kebiasaan, adat istiadat, budaya dan nilai-nilai masyarakat. Tata sopan santun tersebut mendorong seseorang untuk berbuat baik, meski terkadang tak berasal dari hati nurani. Tetapi, hanya untuk sekadar menghargai orang lain dalam pergaulan sosial.

4. Norma Hukum

Norma hukum bersumber dari negara atau pemerintah yang diatur dalam Undang-Undang. Norma hukum memiliki sifat memaksa untuk melindungi kepentingan dalam pergaulan hidup di masyarakat.

Norma hukum juga sebagai pelengkap norma-norma lain dengan sanksi tegas dan nyata. Sanksinya itu tegas, memaksa, dan mengikat, seperti penjara dan denda.

Sumber: Dosenpendidikan