Pengertian Storyboard, Fungsi, Tujuan, dan Cara Membuatnya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Pengertian storyboard perlu dipahami setiap orang yang ingin berkecimpung di industri kreatif seperti pembuatan film. Hal ini disebabkan karena storyboard adalah abagian yang sangat erat kaitannya dengan gambar menggambar, terutama untuk membuat sketsa kejadian-kejadian pada cerita suatu film atau video pendek.

Storyboard memiliki peran penting dalam penghematan waktu ketika proses produksi film atau video durasi pendek. Storyboard akan menggambarkan tiap langkah dalam film atau video yang akan dibuat, sehingga tidak dibutuhkan proses diskusi ketika proses perekaman gambar.

Pengertian storyboard tentu perlu kamu pahami, menilik perannya yang begitu penting dalam pembuatan film. Jadi, kamu harus mengenali pengertian, fungsi, tujuan, hingga cara membuatnya agar tidak salah nantinya.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (16/11/2021) tentang pengertian storyboard.

Pengertian Storyboard

Ilustrasi Mmebuat Storyboard Credit: pexels.com/Julien
Ilustrasi Mmebuat Storyboard Credit: pexels.com/Julien

Pengertian storyboard singkatnya adalah papan cerita. Secara umum, pengertian storyboard adalah suatu sketsa gambar yang disusun dengan urut berdasarkan naskah cerita. Dengan adanya storyboard, pengarang cerita dapat lebih mudah menyampaikan ide cerita. Selain itu, dengan menggunakan storyboard, maka tim produksi di lapangan akan lebih mudah untuk diarahkan.

Storyboard membuat pengarang cerita lebih mudah untuk membayangkan suatu cerita dengan mengikuti gambar-gambar yang telah disajikan. Hal ini bisa membantu seluruh tim untuk mencapai persepsi yang sama dengan ide cerita yang dibuat.

Selain itu, pengertian storyboard juga dikenali sebagai naskah yang bentuk penyajiannya berupa sketsa gambar dengan berurutan. Penggunaan storyboard akan memudahkan tim produksi untuk memahami tata letak pengambilan gambar, serta bagaimana adegan tersebut akan berlangsung.

Storyboard mulai digunakan pada tahun 1933. Pada tahun tersebut, untuk pertama kali seorang animator bernama Webb Smith membuat storyboard. Ide penggunaan storyboard tersebut bermula dari gambar-gambar yang terpisah, kemudian disusun di papan buletin sehingga menciptakan sebuah alur cerita. Selain dalam industri film, biasanya storyboard juga sering digunakan dalam dunia teater, periklanan, dan lain sebagainya. Hal ini disebabkan karena penggunaan storyboard akan membuat seluruh proses kerja menjadi lebih efektif dan efisien.

Prinsip Storyboard

Pengertian storyboard adalah konsep komunikasi serta ungkapan kreatif, teknik dan media yang digunakan untuk menyampaikan pesan dan gagasan secara visual, termasuk di dalamnya berupa audio dengan mengolah elemen desain grafis berupa bentuk dan gambar, huruf dan warna, serta tata letaknya. Hingga pada akhirnya, pesan dan gagasan dapat diterima dengan mudah oleh sasarannya.

Di dalam storyboard ada beberapa prinsip penyusunan, antara lain pesan visual harus kreatif, komunikatif, efisien, efektif, dan indah atau estetis. Supaya seluruh prinsip tersebut dapat terpenuhi, maka konsep dan strategi yang harus dilakukan dengan menerapkan konsep 5 W + 1 H.

Fungsi Storyboard

Setelah memahami pengertian storyboard, kamu juga perlu memahami fungsinya. Pengertian storyboard adalah sebuah konsep dan ungkapan yang kreatif dalam menyampaikan ide atau gagasan. Fungsi storyboard adalah memberikan arahan-arahan seperti arahan audio, letak, atau informasi lainnya yang memudahkan proses kerja di lapangan kelak.

Sebagai contoh di dalam pembuatan suatu film, fungsi storyboard akan sangat berguna untuk menjelaskan dan menggambarkan alur cerita berdasarkan garis besarnya saja dari bagian awal, tengah, hingga akhir. Kemudian secara keseluruhan akan sangat memudahkan dalam membuat serta memahami alur film. Bahkan saat ini storyboard juga sangat berguna di bidang pembuatan game, salah satunya dalam membuat sketsa alur game tersebut dari awal hingga selesai.

Tujuan Storyboard

Ilustrasi Pembuatan Storyboard Credit: pexels.com/Kareen
Ilustrasi Pembuatan Storyboard Credit: pexels.com/Kareen

Selain pengertian storyboard, sebenarnya terdapat beberapa tujuan yang perlu kamu pahami. Berikut beberapa tujuan dari pembuatan storyboard:

- Storyboard dibuat agar mempercepat serta mempermudah proses pembuatan sebuah proyek visual, seperti film dengan durasi yang pendek atau jenis film dengan durasi yang panjang.

- Storyboard bisa memudahakan pembuat cerita dalam melakukan visualisasi dari ide yang dibuatnya.

- Storyboard akan membantu dalam menjelaskan sebuah narasi yang ada di dalam cerita.

- Storyboard berguna sebagai alat untuk mempermudah orang lain dalam memahami alur dari isi cerita yang ingin disampaikan.

- Kemudian, dengan storyboard akan memudahkan untuk memandu tim yang terlibat dalam produksi sebuah proyek visual baik untuk sutradara, aktor bahkan para crew yang bertugas.

Cara Membuat Storyboard

Storyboard (Photo by Laura Lee Moreau on Unsplash)
Storyboard (Photo by Laura Lee Moreau on Unsplash)

Berikut tahapan cara membuat storyboard:

1. Buat rincian naskah.

2. Buat catatan tentang point-point penting, seperti ide dan konsep yang akan dijadikan storyboard.

3. Tentukan media yang akan dibuat storyboard. Media tersebut bisa berbentuk gambar manual atau dengan bantuan komputer.

4. Buat gambar sketsa kasar tentang alur cerita dalam storyboard, lengkapi dengan penjelasan dan keterangan.

5. Visualisasi adegan utama dengan nyata.

Informasi-informasi yang harus ada di dalam storyboard

Di dalam storyboard harus terdapat beberapa informasi berikut:

- Gambaran tentang layar, halaman, atau frame.

- Ada keterangan waktu, bentuk, serta ukuran grafik.

- Teks asli.

- Apabila perlu dicantumkan teks, maka cantumkan juga informasi warna, ukuran, dan tipe tulisan.

- Narasi.

- Animasi

- Video

- Audio

- Interaksi dengan audiens

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel