Pengertian Surat Lamaran Pekerjaan, Sistematika, Jenis, Langkah-Langkah Menyusun, dan Contohnya

·Bacaan 5 menit

Bola.com, Jakarta - Surat lamaran pekerjaan adalah surat yang berisi permohonan untuk bekerja di suatu lembaga, perusahaan, atau perseoran terbatas (PT), yang pada umumnya memiliki bagian-bagian berisi identitas diri, jasa yang dapat dilakukan, pendidikan, hingga keterangan keahlian, dan pengalaman.

Tak bisa dimungkiri, surat lamaran pekerjaan menjadi satu di antara aspek penting saat sedang mencari atau melamar pekerjaan.

Saat melamar kerja, seseorang diharus menulis surat lamaran pekerjaan dengan baik dan benar agar peluang diterima di perusahaan impian makin besar.

Dalam surat lamaran pekerjaan, seseorang harus memperkenalkan dan mempromosikan diri secara benar, tanpa perlu mengada-ada. Aspek tersebut yang menjadi satu di antara bahan penilaian pimpinan perusahaan, apakah seseorang tersebut layak diterima atau tidak.

Itulah mengapa, penting untuk mengetahui hal-hal terkait surat lamaran pekerjaan, seperti sistematika, unsur, langkah-langkah menyusun hingga contohnya.

Berikut ini rangkuman tentang sistematika surat lamaran pekerjaan, sitematika unsur, langkah menyusun hingga contohnya, seperti dilansir dari laman Serupa dan Myjourney, Kamis (25/5/2021).

Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan

Ilustrasi menulis. /Sumber: Pixabay.
Ilustrasi menulis. /Sumber: Pixabay.

1. Menulis tempat dan tanggal surat pembuatan surat

Langkah pertama yang harus dilakukan saat menyusun surat lamaran pekerjaan ialah menulis tempat dan tanggal surat tersebut dibuat.

Contoh:

Yogyakarta, 11 Desember 2020

2. Lampiran dan hal

Memberitahukan berapa banyak lampiran yang disertakan, misalnya lamaran dilengkapi identitas dan kualifikasi pelamar sebanyak empat lembar, maka contohnya sebagai berikut:

Lampiran: Empat lembar

Hal : Pemberitahuan

3. Alamat surat yang akan dituju

Tuliskan alamat ke mana surat yang akan dituju. Berikut beberapa hal yang harus dicermati saat menulis alamat surat dalam lamaran pekerjaan:

1. Surat lamaran kerja termasuk surat dinas, artinya kita tidak menyurati seseorang saja, oleh karena itu surat lamaran pekerjaan yang benar tidak akan menggunakan 'kepada'.

2. Alamat sebaiknya tidak lebih dari tigas baris untuk mempersingkat isi surat.

3. Jabatan tidak menggunakan panggilan jenis kelamin seperti Bapak atau Ibu.

4. Keterangan teks 'Jalan' pada alamat tidak boleh disingkat.

5. Alamat surat bukan kalimat, oleh karena itu jangan menggunakan titik di masing-masing akhir baris.

Contoh:

Yth. Pimpinan PT. Suka-Suka

Jalan Mangkubumi No. 12, Yogyakarta

4. Salam hormat dan pembukaan

Merupakan salam atau ucapan hormat yang biasa dimulai ungkapan 'Dengan hormat' untuk memulai surat lamaran pekerjaan secara formal.

Contoh

Dengan hormat,

Berdasarkan info lowongan pekerjaan yang disebarkan melalui situs xxx, saya bermaksud mengajukan lamaran pekerjaan pada Bapak/Ibu pimpin untuk menempati bagian Account Executive di PT. Suka-Suka Maju

5. Isi

Isi surat lamaran pekerjaan terdiri dari hal-hal berikut ini:

  • Identitas diri

Dalam identitas diri berisi nama, tempat tanggal lahir, alamat, pendidikan terakhir dan dapat ditambah hal lainnya sesuai keperluan. Contoh identitas diri:

Nama : Budiawan Sugiharto

Tempat tanggal lahir: Bandung, 25 Januari 1999

Pendidikan terakhir: S-1 Pendidikan Biologi

Alamat: Jl. Diponegoro No.354, Semarang, Jawa Tengah

  • Maksud dan tujuan

Berisi keterangan mengenai alasan pengirim atau pelamar untuk menulis surat.

  • Menyatakan lampiran

Lowongan pekerjaan akan meminta beberapa dokumen persyaratan meliputi ijazah, kartu tanda penduduk, hingga pasfoto, dan sebagainya.

6. Penutup

Buatlah sebuah penutup yang manis dalam surat lamaran kerjamu. Jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih.

Contoh:

Demikian surat permohonan pekerjaan ini saya buat, besar harapan saya untuk diberi kesempatan mengikuti seleksi wawancara agar saya dapat menjelaskan potensi saya lebih rinci.

Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih

7. Salam penutup, tanda tangan dan nama lengkap kamu

Tanda tangan dan nama lengkap terletak di bawah pojok kanan surat.

Contoh

Hormat saya,

(Tanda tangan)

Budiawan Sugiharto

Kaidah Kebahasaan Surat Lamaran Pekerjaan

Ilustrasi menulis. Credit: pexels.com/Dean
Ilustrasi menulis. Credit: pexels.com/Dean
  1. Jaga agar tulisan bersih, mudah dibaca, sesuai kaidah ejaan.

  2. Menggunakan kata pengantar yang jelas, singkat, padat/informatif, dan tepat sasaran.

  3. Memakai kata-kata yang sopan,

  4. Menggunakan bahasa yang baik dan benar.

  5. Melengkapi bagian-bagian surat dengan norma bahasa surat, seperti: penulisan unsur hal, tempat/tanggal, alamat, salam pembuka, isi surat, salam penutup, tanda tangan, dan nama terang.

Secara umum, dapat dikatakan kaidah atau ciri kebahasaan surat lamaran pekerjaan adalah sebagai berikut:

  • Pilihan kata sapaan bersifat formal.

  • Bahasa ragam baku.

  • Kata yang dipilih mengandung makna sebenarnya atau denotatif (bukan kiasan).

  • Menggunakan kalimat pernyataan umum.

  • Memakai kalimat pernyataan argumentasi.

  • Menggunakan pernyataan penegasan.

Jenis dan Langkah Menulis Surat Lamaran Pekerjaan

Ilustrasi menulis. /Pixabay
Ilustrasi menulis. /Pixabay

Jenis surat lamaran pekerjaan:

  1. Surat lamaran pekerjaan yang digabungkan dengan riwayat hidup (curriculum vitae). Dalam cara ini, riwayat hidup termasuk isi surat karena isinya berupa gabungan. Cara ini juga disebut dengan model gabungan.

  2. Surat lamaran yang dipisahkan dari riwayat hidup. Dalam cara ini, riwayat hidup merupakan lampiran dan cara ini disebut model terpisah.

Langkah-langkah menulis surat lamaran pekerjaan:

  • Menulis struktur atau unsur-unsur surat lamaran pekerjaan sesuai sistematikanya. Masing-masing bagian dapat diisi oleh satu kalimat pokok terlebih dahulu.

  • Kembangkan seluruh bagian yang telah ditulis sebelumnya, kembangkan kalimat pokok menjadi alinea atau paragraf penuh dengan deskripsinya. Abaikan berbagai hal yang tampaknya salah, seperti ejaan, kalimat tidak efektif, dan sebagainya. Tumpahkan seluruh idemu terlebih dahulu tanpa keraguan sedikit pun.

  • Baca ulang dan perhatikan berbagai unsur dan kebahasaan yang ada, lalu perbaiki, seperti bahasa baku, ejaan, kalimat efektif, dan sebagainya.

Contoh Surat Lamaran Pekerjaan

Ilustrasi menulis, puisi. (Photo by rishi on Unsplash)
Ilustrasi menulis, puisi. (Photo by rishi on Unsplash)

Yogyakarta, 25 Maret 2021

Yth. Manajer PT Maju Mundur

Jalan Gatot Subroto No. 99, Sleman

Yogyakarta

Dengan hormat,

Berdasarkan informasi yang saya dapat dari iklan lowongan pekerjaan yang tercantum pada surat kabar, saya bermaksud melamar pekerjaan dan ingin bergabung dengan perusahaan Bapak/Ibu di bagian Interpreter Bahasa Jepang. Sebelumnya saya telah berpengalaman selama dua tahun bekerja sebagai penerjemah di sebuah perusahaan.

Berikut biodata singkat yang dapat saya cantumkan:

Nama: Sudarno Slamet Utomo

Tempat, Tanggal Lahir: Bantul, 19 Juli 1994

Jenis Kelamin: Laki-Laki

Pendidikan Terakhir: S1 Sastra Jepang Universitas Gadjah Mada

Alamat: Jl. Imam Bonjol No.02 Bantul, Yogyakarta

Nomor Telepon (HP): 08233xxxxxxx

E-mail: sudarnoeimoet@gmail.com

Saat ini saya sedang dalam kondisi sehat dan tidak memiliki riwayat penyakit apa pun dan saya sudah menempuh ujian JLPT Level N1.

Untuk melengkapi berkas yang diminta, berikut ini saya lampirkan berkas tambahan sebagai persyaratan yang terdiri dari:

1. CV/daftar riwayat hidup

2. Pasfoto ukuran 3×4 sebanyak 3 lembar

3. Fotokopi ijazah pendidikan terakhir

4. Fotokopi SKCK

5. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)

6. Fotokopi Surat Pengalaman Kerja

7. Surat Keterangan Sehat dari Dokter

8. Fotokopi sertifikat JLPT Level N1

Demikian surat lamaran pekerjaan yang saya buat, sangat besar harapan saya agar Bapak/Ibu dapat mempertimbangkan saya sebagai bagian dari perusahaan Bapak/Ibu dan ikut menyumbangkan kemampuan saya di perusahaan. Atas perhatian dan waktu Bapak/Ibu, saya ucapkan banyak terima kasih.

Hormat saya,

Sudarno Slamet Utomo

Sumber: Serupa, Myjourney