Pengertian Teks Deskripsi, Ciri, Struktur, Jenis, Kaidah, dan Langkah Menyusunnya

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Ketika kamu sedang membaca, pernahkah kamu menemukan teks yang menjelaskan mengenai informasi lengkap terkait topik yang dibahas? Teks tersebut adalah teks deskripsi.

Apa yang dimaksud teks deskripsi? Menurut seorang ahli, Taufiqur Rahman, kata deskripsi berasal dari bahasa Latin describere yang berarti menggambarkan atau memberikan keterangan terhadap sesuatu hal.

Dalam pengertian lain, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata 'deskripsi' adalah pemaparan atau penggambaran dengan kata-kata secara jelas dan terperinci.

Dengan begitu, dapat disimpulkan pengertian teks deskripsi merupakan teks yang menggambarkan atau memaparkan suatu objek secara jelas dan terperinci. Jadi, pembaca seolah-olah dapat mendengar, melihat, mencium, serta merasakan apa yang ditulis atau dideskripsikan penulis.

Isi dari teks deskripsi tersebut berisi penggambaran sebuah tempat, objek, maupun peristiwa tertentu sehingga bisa dilihat, dirasakan, dicium, serta didengar oleh pembaca.

Teks deskripsi banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Biasanya menggambarkan tentang orang, hewan, tumbuhan, peristiwa atau benda.

Itulah pengertian teks deskripsi secara umum. Untuk lebih detailnya, berikut ciri, struktur, jenis, kaidah, hingga langkah membuatnya yang perlu dipahami, seperti dikutip dari laman Pendidikan dan Gurupendidikan, Rabu (10/3/2021).

Ciri-Ciri dan Struktur Teks Deskripsi

1. Ciri-Ciri Teks Deskripsi

Ciri-ciri dari teks deskripsi sangat jelas sehingga sangat memudahkanmu untuk membedakan teks deskripsi ini dengan yang teks lainnya. Berikut ciri-cirinya:

  • Paragraf deskripsi mengilustrasikan atau menggambarkan sesuatu.

  • Paragraf yang digambarkan dijelaskan secara sangat jelas serta terperinci dan melibatkan kesan indra.

  • Pada saat si pembaca membaca teks deskripsi, seolah-olah si pembaca merasakan langsung apa yang sedang dibahas di dalam teks.

  • Teks deskripsi menjelaskan ciri-ciri fisik dari sebuah objek, seperti ukuran, warna, bentuk, atau ciri-ciri psikis serta keadaan pada suatu objek dengan terperinci.

2. Struktur Teks Deskripsi

Terdapat empat struktur yang menyusun teks deskripsi sehingga menjadi satu keutuhan. Di bawah ini merupakan sempat struktur, antara lain:

Identifikasi

Penentu identitas seseorang, benda, dan sebagainya.

Klasifikasi

Penyusunan secara bersistem dalam sebuah kelompok menurut kaidah atau standar yang sudah ditetapkan.

Deskripsi bagian

Bagian teks yang berisi tentang gambaran-gambaran bagian di dalam teks tersebut.

Penutup

Kesimpulan atau penegasan hal-hal yang penting.

Jenis dan Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi

Ilustrasi teks deskripsi. (Photo by Thought on Unsplash)
Ilustrasi teks deskripsi. (Photo by Thought on Unsplash)

3. Jenis Teks Deskripsi

Teks deskripsi dibedakan menjadi tiga macam, yaitu :

Paragraf Deskripsi Spatial

Paragraf yang isi topiknya berupa ruangan atau tempat. Paragraf ini mendeskripsikan suatu ruang atau tempat dengan sangat jelas kepada pembacanya.

Paragraf Deskripsi Objektif

Paragraf ini menggambarkan suatu objek sesuai kenyataan tanpa adanya opini atau kesan pribadi seorang penulis.

Paragraf Deskripsi Subjektif

Paragraf ini menggambarkan suatu objek berdasarkan apa yang dirasakan dan dilihat oleh penulis itu sendiri. Dengan kata lain, penulis menuangkan opini-opini pribadi tentang keadaan suatu benda atau objek tersebut.

4. Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi

Berikut merupakan kaidah kebahasaan mengenai teks deskripsi:

  • Menggunakan kata benda sesuai topik yang dideskripsikan. Seperti: rumah sakit, rumah, mobilku, dan lain-lain.

  • Menggunakan frasa yang mengandung kata benda. Contohnya: beliau ialah seorang kepala lab yang baik hati, dan lain-lain.

  • Mengandung kata sifat yang sifatnya menggambarkan sesuatu. Seperti: dua siswa rajin, tiga kaos kaki putih, dan lain-lain.

  • Mengandung kata kerja transitif untuk memberikan informasi subjek. Seperti: Siswi itu mengenakan seragam cokelat.

  • Mengandung kata kerja (perasaan, pendapat) dengan tujuan untuk mengungkapkan sebuah pandangan pribadi si penulis mengenai sebuah subjek. Seperti: Saya pikir itu adalah ayam cerdas, saya yakin baju itu murah, dan lain-lain.

  • Mengandung kata keterangan dalam memberikan sebuah informasi tambahan mengenai suatu objek. Seperti: dengan cepat atau lambat, di kopi shop, di rumah sakit, dan lain-lain.

  • Mengandung bahasa kiasan berupakan sebuah perumpamaan atau metafora. Seperti: Kulitnya putih bersih seperti kapas putih.

Langkah-Langkah Menyusun Teks Deskripsi

5. Langkah-Langkah Menyusun Teks Deskripsi

  • Menentukan atau memilih objek.

  • Menentukan tujuan teks.

  • Mengumpulkan data serta menentukan perincian yang mencakup struktur teks.

  • Membuat kerangka tulisan, kemudian mengembangkan kerangka tulisan.

Sumber: Pendidikan, Gurupendidikan