Pengertian Tempo pada Lagu, Ciri-Ciri, Jenis, dan Cara Perhitungannya

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Tempo pada lagu adalah tanda yang wajib digunakan untuk menunjukkan cepat atau lambatnya sebuah lagu yang harus dinyanyikan. Seperti diketahui, setiap lagu mempunyai tempo.

Bagi orang yang bergelut di bidang musik, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah 'tempo'. Namun, berbeda dengan orang awam yang sebatas penikmat musik dan lagu.

Tempo merupakan komponen penting dalam bermusik. Jika tempo tidak tepat maka seorang penyanyi bisa saja akan menyanyi lebih cepat dari iringan musiknya atau sebaliknya.

Tanda tempo biasanya digunakan oleh seorang komposer atau pencipta lagu. Tempo umumnya ditulis dalam notasi balok dan angka dalam hitungan beat per minute (BPM). Notasi ini terletak di atas sebelah kiri lagu, baik pada lagu notasi angka.

Secara umum, ada tiga jenis tempo yang perlu diketahui, yakni cepat, sedang, dan lambat. Pembagian jenis tempo untuk memudahkan penyesuaian.

Berikut ini rangkuman tentang pengertian tempo pada lagu menurut ahli, jenis, dan perhitungannya, seperti dilansir dari laman Sepositif dan Dream, Senin (7/6/2021).

Pengertian Tempo Menurut Ahli

Ilustrasi bermain alat musik. Credit: unsplash.com/Oleg
Ilustrasi bermain alat musik. Credit: unsplash.com/Oleg

Soeharto

Tempo adalah tanda cepat dan lambatnya beat atau ketukan suatu musik sehingga bisa dipahami bahwa fungsi tempo adalah mengatur cepat lambatnya suatu komposisi musik dimainkan dalam waktu per menit.

Menurut Kamus Musik Pono Bonoe

Di dalam kamus tersebut disebutkan bahwa tempo adalah waktu dan kecepatan yang diperlukan dalam suatu musik, yang memiliki ukuran dan langkah tertentu sehingga setiap komposisi memiliki temponya sendiri, baik cepat, lambat maupun sedang.

Allen Winold

Tempo merupakan kecepatan beat yang terdapat dalam suatu komposisi musik. Penjelasan tersebut dia terangkan dalam bukunya yang berjudul 'Introduction To Music'.

Ciri-Ciri Tempo

Ilustrasi tanda birama. (Sumber: Pixabay)
Ilustrasi tanda birama. (Sumber: Pixabay)

Ciri dari penggunaan tempo dalam musik:

1. Ditulis pada Komposisi

Tempo pada lagu atau komposisi umumnya ditulis sebelum lagu tersebut dimainkan. Umumnya berada di bagian atas teks komposisi musik di mana ia menjelaskan jenis tempo apa yang sebaiknya dimainkan. Tidak ada batasan mengenai penulisan tempo, bisa ditulis di not balok maupun not angka.

2. Menggunakan Metronomoe

Untuk mengukur kecepatan pada tempo, umumnya digunakan alat khusus untuk menghitung berapa ketukan yang dilakukan dalam satu menit. Tempo adalah beat atau kecepatan dari suatu komposisi maka penyebutan alat tersebut dengan M.M, akronim dari metronome malzel.

3. Penyebutan yang Berbeda

Ada tiga jenis penyebutan tempo dalam dunia musik, yakni dengan menggunakan BPM atau beat per minute, menggunakan cara Italia, dan terakhir penyebutan dengan menggunakan cara modern.

Jenis-Jenis Tempo

Ilustrasi birama. Credit: unsplash.com/Marius
Ilustrasi birama. Credit: unsplash.com/Marius

Ada beberapa macam tanda tempo yang digunakan dalam musik, yakni tempo lambat (slow tempos), tempo sedang (moderat tempos), dan tempo cepat (fast tempos).

Lagu dengan tanda tempo cepat akan dinyanyikan dengan gembira dan bersemangat. Lagu dengan tanda tempo sedang bersifat lebih gembira dan megah. Sementara lagu dengan tanda tempo lambat digunakan untuk menyanyikan lagu sedih, syahdu, dan romantis. Berikut detailnya:

Tanda Tempo Lambat

  • Largo: Sangat lambat, luhur, dan agung (44-48 ketuk/menit).

  • Adagio: Sangat lambat dengan penuh perasaan (54-58 ketuk/menit).

  • Grave: Sangat lambat dan sedih (40-44 ketuk/menit).

  • Lento: Sangat lambat, melandai (50-54 ketuk/menit).

Tanda Tempo Sedang

  • Andante: Sedang, kecepatan seperti orang berjalan (69-76 ketuk/menit).

  • Andantino: Lebih lambat dari Andante (76-84 ketuk/menit).

  • Moderato: Sedang (92-104 ketuk/menit).

  • Allegro Moderato: Lebih cepat dari moderato (di atas 104 lebih sedikit).

Tanda Tempo Cepat

  • Allegro: Cepat (126-138 ketuk/menit).

  • Allegreto: Agak cepat (104-112 ketuk/menit).

  • Presto: Cepat sekali, Tergesa-gesa (176-192 ketuk/menit).

  • Vivace: Cepat, tangkas (152-168 ketuk/menit).

Tanda Tempo Perubahan

  • Rit = Rittenuto: Makin lama makin lambat.

  • Ritard = Ritardando: Makin lambat, tapi perlahan-lahan.

  • a.t = A Tempo: Tempo harus kembali ke tempo semula setelah beberapa kali mengalami perubahan.

Perhitungan Tempo (Beat per Minute)

Ilustrasi lirik lagu. | cottonbro dari Pexels
Ilustrasi lirik lagu. | cottonbro dari Pexels

Beat merupakan ketukan yang menunjukkan banyaknya ketukan dalam satu menit atau beat per minute (bpm). Sebagai contoh, apabila sebuah lagu dengan M.M 60, berarti dalam satu menit terdapat 60 ketukan. Satuan bpm menggunakan angka untuk menandakan seberapa cepat sebuah lagu harus dimainkan.

Jika kamu memainkan tempo 10 bpm maka dalam satu menit terdapat dua kali lebih banyak ketukan yang ada. Maka dengan sendirinya sebuah lagu akan lebih cepat bergerak dalam satu menit.

Jika diibaratkan jalan atau lari, 60 bpm adalah langkah kaki kamu dalam satu menit. Maka dalam satu menit itulah kamu berjalan sebanyak 60 langkah.

Dalam 120 bpm maka langkahmu dua kali lebih cepat, yaitu 120 langkah per menit. Hal ini berarti makin cepat kamu berjalan maka makin cepat pula kamu sampai tujuan.

BPM sangat berguna saat kamu merekam sebuah lagu. Setiap instrumen akan bergerak sesuai angka BPM yang sudah disepakati awal. Jika kamu merekam lagu dengan tempo 90 bpm maka seluruh komposisi lagu tidak boleh melewati batasan kecepatan ini.

Untuk memudahkan penggunaan bpm, kamu bisa menggunakan alat bernama metronome, yaitu alat pengukur tempo.

Sumber: Sepositif, Dream.co.id (Reporter: Arini Saadah. Published: 20/10/2020)

Dapatkan artikel pengetahuan dari berbagai tema lain dengan mengeklik tautan ini.