Pengertian Waterfront City, Prinsip, dan Contoh Kotanya di Indonesia

·Bacaan 7 menit
Pengertian Waterfront City, Prinsip, dan Contoh Kotanya di Indonesia
Pengertian Waterfront City, Prinsip, dan Contoh Kotanya di Indonesia

RumahCom - Perkembangan dan kreativitas pembangunan di Indonesia seolah tidak pernah ada habisnya. Ada banyak jenis hunian yang dibangun dengan konsep-konsep unik untuk memikat para milenial dalam memperoleh hunian yang tepat. Salah satu konsep pembangunan di suatu area adalah waterfront city. Konsep pembangunan ini dipercaya bisa memberikan suatu daya tarik tersendiri bagi peminat properti hingga bisa menjadi sebuah tempat wisata yang menarik. Supaya Anda bisa paham mengenai konsep waterfront city secara lebih lengkap lagi, baca artikel ini sampai habis!

  1. Apa Pengertian dari Waterfront City?

  2. Jenis-Jenis Waterfront City

    1. Waterfront City for Conservation

    2. Waterfront City for Redevelopment

    3. Waterfront City Development

  3. Prinsip Pelaksanaan Waterfront City

    1. Memperhatikan Kondisi Fisik Lingkungan

    2. Kondisi Perekonomian di Sekitar Kawasan Pembangunan Waterfront

    3. Memperhatikan Kondisi Sosial Budaya

  4. Waterfront City di Indonesia

    1. Labuan Bajo

    2. Palembang

    3. Batam

    4. Makassar

    5. Semarang

Informasi Lengkap Beli Properti WNI yang Tinggal di Luar Negeri
Informasi Lengkap Beli Properti WNI yang Tinggal di Luar Negeri

Membeli Rumah, Ruko dan Properti Lainnya

Informasi Lengkap Beli Properti WNI yang Tinggal di Luar Negeri

1. Apa Pengertian dari Waterfront City?

Waterfront city memiliki pemandangan yang sangat spektakuler. (Foto: Pexels - Alex Azabache)
Waterfront city memiliki pemandangan yang sangat spektakuler. (Foto: Pexels - Alex Azabache)

Waterfront city memiliki pemandangan yang sangat spektakuler. (Foto: Pexels - Alex Azabache)

Dilansir dari jurnal ilmiah International Conference in Architecture and Urban Design di Albania, waterfront city merupakan pembangunan perkotaan yang berdekatan dengan sumber air seperti pantai, danau, sungai dan terdapat unsur alam lainnya seperti matahari, langit, tanaman hidup yang dianggap sebagai sumber daya yang unik dan tak tergantikan. Waterfront city diyakini memiliki daya tarik wisata yang tinggi.

Pengelolaan tata letak bangunan yang selaras dengan kondisi alam sekitar, berpotensi menciptakan kondisi tempat tinggal yang unik dan berkesan. Istilah Waterfront city disebutkan pertama kali pada abad ke-19 pada saat peremajaan kawasan industri di pesisir pantai San Fransisco, Amerika Serikat. Kemudian dilanjutkan oleh negara Dubai yang telah berhasil membangun kawasan kota yang menarik di area yang dikelilingi oleh perairan.

Untuk meningkatkan peminat, kawasan hunian yang berada pada waterfront city umumnya dibuat semenarik mungkin. Apakah Anda ingin tinggal di kawasan hunian waterfront city dan mendapatkan suasana nyaman di pinggir laut? Cek dulu rekomendasi properti di Bali untuk hunian maupun investasi di sini.

2. Jenis-Jenis Waterfront City

Waterfront city dibangun untuk menjadi sebuah kota dengan tatanan yang baik. (Foto: Pexels - Daniel Frank)
Waterfront city dibangun untuk menjadi sebuah kota dengan tatanan yang baik. (Foto: Pexels - Daniel Frank)

Waterfront city dibangun untuk menjadi sebuah kota dengan tatanan yang baik. (Foto: Pexels - Daniel Frank)

Waterfront city tidak hanya sebuah jenis konsep pembangunan saja, melainkan terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan tujuan pembangunan dan fungsinya. Seperti yang dikutip dari Jurnal Repository Universitas Tujuh Belas Agustus Surabaya, terdapat tiga jenis waterfront city yang dibagi berdasarkan tujuan pembangunan dan proyeknya, seperti berikut ini

1. Waterfront City for Conservation

Waterfront City for Conservation adalah sebuah kota tepian badan air yang dibangun untuk konservasi atau pelestarian kawasan seperti hutan mangrove, kawasan hunian bersejarah, hingga kawasan hunian biasa yang ada di sekitarnya. Penataan dan pelestarian kawasan waterfront city yang lama dimaksudkan supaya kawasan tersebut bisa tetap terlihat menarik, tertata rapi, dan tidak terlihat ketinggalan zaman.

2. Waterfront City for Redevelopment

Waterfront City for Redevelopment adalah sebuah kota tepian badan air yang akan di redevelopment atau dikembangkan kembali sebagai salah satu langkah untuk memperbaiki penampilan kota yang ada di tepi perairan.

3. Waterfront City Development

Waterfront City Development adalah menciptakan sebuah waterfront baru untuk memenuhi kebutuhan kota yang prosesnya dilakukan dengan cara reklamasi pantai.

Melansir artikel ilmiah dari Jurnal Swarnabhumi, jenis-jenis waterfront city berdasarkan fungsinya adalah:

  • Mixed-Use Waterfront. Yaitu sebuah waterfront yang terdapat kombinasi beberapa bangunan dengan fungsi yang berbeda.

  • Recreational Waterfront. Jenis ini merupakan waterfront yang digunakan sebagai salah satu sarana rekreasi. Diantaranya adalah pembangunan kawasan wisata seperti taman, area bermain, tempat pemancingan, tempat singgah kapal pesiar, restoran dan fasilitas pariwisata lainnya.

  • Residential Waterfront. Jenis waterfront ini meliputi kawasan dengan bangunan yang berfungsi sebagai hunian seperti perumahan, hotel, resort dan apartemen. Bangunan hunian tersebut dibangun di pinggir perairan yang menambah estetika tempat tinggal.

  • Working Waterfront. Jenis waterfront ini merupakan lokasi penangkapan ikan secara komersial. Selain itu, lokasi ini juga digunakan sebagai tempat reparasi kapal baik kapal pesiar maupun kapal penangkap ikan. Kawasan waterfront ini juga difungsikan layaknya seperti pelabuhan.

Tip Rumah

Ingin membeli sebuah properti di <em>waterfront city? </em>Cek dulu kondisi air tanah yang ada untuk memastikan apakah air tersebut aman untuk digunakan atau tidak.

3. Prinsip Pelaksanaan Waterfront City

Penataan kota di tepian pantai harus disesuaikan dengan kebutuhan dan fungsi dari kota tersebut. (Foto: Pexels - Timo Volz)
Penataan kota di tepian pantai harus disesuaikan dengan kebutuhan dan fungsi dari kota tersebut. (Foto: Pexels - Timo Volz)

Penataan kota di tepian pantai harus disesuaikan dengan kebutuhan dan fungsi dari kota tersebut. (Foto: Pexels - Timo Volz)

Dalam membangun sebuah kawasan waterfront, ada beberapa prinsip yang harus dipertimbangkan dalam pelaksanaan pembangunannya. Prinsip-prinsip tersebut, seperti yang disebutkan di dalam Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, antara lain.

1. Memperhatikan Kondisi Fisik Lingkungan

Kondisi fisik lingkungan meliputi topografi wilayah, sumber daya alam, kepadatan penduduk yang menggunakan wilayah tertentu sebagai tempat tinggal, serta penataan bangunan dan lingkungan. Pelaksanaan pembangunan waterfront hendaknya memperhatikan kelestarian lingkungan dan alam di wilayah tersebut. Jangan sampai mengorbankan kondisi alam hanya demi mendapatkan keuntungan dari pembangunan kawasan waterfront.

Banyak sekali yang beranggapan bahwa memiliki hunian di kawasan waterfront city memiliki risiko banjir yang tinggi. Padahal jika pengembang memperhatikan prinsip penataan wilayah yang baik, bahaya banjir bisa ditanggulangi sejak dini. Supaya terhindar dari banjir, berikut ini adalah panduan lengkap punya rumah bebas banjir untuk Anda.

2. Kondisi Perekonomian di Sekitar Kawasan Pembangunan Waterfront

Kondisi perekonomian melibatkan potensi yang dimiliki wilayah tersebut. Apabila suatu kawasan memiliki potensi pariwisata, maka kawasan pembangunan waterfront yang cocok adalah pembangunan yang mampu mendukung potensi tersebut seperti pembangunan recreational waterfront. Dengan adanya sarana rekreasi yang dibangun di kawasan waterfront untuk mendukung potensi wilayah tersebut, diharapkan mampu memberikan pemasukan untuk mendukung perekonomian masyarakat sekitar.

3. Memperhatikan Kondisi Sosial Budaya

Pada saat melaksanakan pembangunan sebuah kawasan waterfront, sebaiknya memperhatikan kearifan lokal setempat. Selain itu, mengetahui budaya dan adat istiadat masyarakat setempat diperlukan untuk menyelaraskan tujuan dan fungsi waterfront itu sendiri. Selain itu, penyelarasan jenis waterfront dengan aktivitas masyarakat sekitar juga merupakan salah satu prinsip yang harus diperhatikan pada saat pembangunan kawasan tersebut.

4. Waterfront City di Indonesia

Labuan Bajo adalah salah satu waterfront city yang sangat terkenal di Indonesia. (Foto: TripAdvisor)
Labuan Bajo adalah salah satu waterfront city yang sangat terkenal di Indonesia. (Foto: TripAdvisor)

Labuan Bajo adalah salah satu waterfront city yang sangat terkenal di Indonesia. (Foto: TripAdvisor)

Perkembangan kawasan di tepi perairan cukup berkembang dengan pesat di Indonesia. Buktinya, ada beberapa kawasan kota yang berkonsep waterfront city yang sudah cukup terkenal dan maju pesat, baik dari segi ekonomi, pariwisata maupun budaya. Berikut ini adalah waterfront city yang ada di Indonesia.

1. Labuan Bajo

Seperti yang tertulis pada situs Kementerian PUPR Indonesia, Labuan Bajo atau disebut juga dengan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas Labuan Bajo merupakan salah satu kawasan yang menggunakan konsep kota di tepi perairan. Labuan Bajo sudah terkenal hingga mancanegara.

Fasilitas yang ada di kawasan ini berkelas internasional. Terdapat hotel dan resort mewah yang memanjakan pengunjung dengan service kelas dunia. Selain itu, terdapat pula beberapa ruang terbuka untuk masyarakat umum agar bisa menikmati kawasan ini. Potensi pemandangan alam yang mengagumkan, yang menunjukkan keindahan matahari terbenam di sore hari, dengan pemandangan laut yang alami.

Labuan Bajo sangat tepat untuk Anda yang sedang mencari kawasan hunian yang nyaman dan memiliki pemandangan yang indah. Apabila Anda memiliki rencana untuk membangun rumah di Labuan Bajo, Anda bisa mencoba membangun rumah dengan mengikuti konsep arsitektur tropis supaya rumah bisa terlihat lebih menarik lagi.

2. Palembang

Palembang terkenal dengan sungai Musi-nya yang membentang di sepanjang jalan di kota tersebut. Sungai Musi merupakan jantungnya perekonomian masyarakat di kota ini. Pasar terapung, yang terjadi di atas Sungai Musi, merupakan sebuah jenis pasar yang terkenal di seluruh Indonesia. Transaksi jual beli yang terjadi di pasar ini menggerakkan perekonomian masyarakat setempat. Pada beberapa bagian kota ini terdapat pusat perbelanjaan, hotel, rumah makan, dan fasilitas lainnya yang memadati kawasan ini.

3. Batam

Kota Batam yang merupakan sebuah kota di Provinsi Kepulauan Riau memang dikembangkan dengan konsep waterfront city untuk digunakan sebagai pusat perdagangan terbesar di Indonesia bagian barat. Batam, sebuah pulau yang dikelilingi perairan ini, bertetangga dengan negara lain seperti Singapura dan Malaysia. Untuk itu, kota ini merupakan salah satu akses keluar masuk perdagangan di tiga negara di ASEAN, yakni Indonesia, Malaysia dan Singapura. Di kota ini banyak dibangun hotel, bangunan dan fasilitas umum lainnya yang menunjang proses transaksi perdagangan ekspor dan impor.

4. Makassar

Sebuah kota yang terletak di provinsi Sulawesi Selatan ini memiliki perencanaan yang cukup matang dalam menata kotanya. Makassar merupakan salah satu dari 8 kota terbersih di Indonesia, yang dimana kawasan pantai Losari yang terletak di kota ini, merupakan salah satu kawasan yang menerapkan konsep kota tepi perairan. Kawasan pantai ini tampak indah dan apik, ditambah lagi dengan deretan kapal khas kota ini yakni Perahu Pinisi yang menjadi daya tarik pariwisata di kota tersebut.

5. Semarang

Kota Semarang merupakan salah satu kota yang dilalui jalur pantura (pantai utara) pulau Jawa. Kota Lama Semarang merupakan denyut nadi perdagangan di kota ini. Kawasan tersebut memadukan pemandangan sungai dan pantai di tepian kotanya. Konsep waterfront city pada kota Semarang diperindah dengan arsitektur bersejarahnya yang kental yang menjadikan kota ini sebagai salah satu destinasi wisata yang berpotensi.

Itulah pembahasan lengkap mengenai waterfront city, prinsip, dan contoh kotanya yang ada di Indonesia. Semoga artikel ini bisa memberikan Anda wawasan baru yang bermanfaat dan bisa menjadi referensi terutama bagi Anda yang ingin mencari hunian tepi pantai yang menarik.

Tidak perlu bingung! Kenali apa saja yang menjadi kelebihan dan kekurangan dari sertifikat HGB melalui video yang menarik berikut ini!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel