Penggarapan Seragam Sekolah Siswa Tak Mampu Surabaya Akan Gandeng UMKM

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan seragam sekolah untuk 46 ribu pelajar SD dan SMP yang masuk dalam kategori MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah). Anggaran seragam itu sudah disiapkan dan disetujui oleh DPRD Kota Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pembuatan seragam, tas, dan sepatu para pelajar itu akan melibatkan UMKM Kota Surabaya. Melalui cara ini, maka pergerakan ekonomi melalui UMKM bisa tumbuh dan pelajar MBR juga bisa mendapatkan bantuan seragam.

“Jadi, ke depan saya tidak ingin ada peserta didik dari MBR yang masih dibebani biaya seragam sekolah, karena seragam pelajar yang MBR itu kita tanggung,” kata Wali Kota Eri, Jumat (1/9/2021).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo menjelaskan, pelibatan UMKM dalam pembuatan seragam akan menggerakkan kembali perekonomian di Kota Surabaya. Makanya, saat ini Dispendik terus berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan untuk pemenuhan seragam itu.

“Kami terus berkoordinasi dengan beberapa pihak, termasuk Dinas Perdagangan untuk menyiapkan ini semua,” kata Supomo.

Selain itu, ia juga menjelaskan tentang proses penyaluran dana hingga berbentuk seragam yang dibantukan kepada pelajar MBR itu. Nantinya, dana yang sudah disiapkan oleh Pemkot Surabaya akan masuk langsung ke masing-masing sekolah, lalu pihak sekolah yang akan membelanjakan seragam dari UMKM itu.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Data Ukuran

“Makanya, saat ini pihak sekolah lagi mendata ukuran seragam siswa MBR itu, mulai dari bajunya, sepatunya dan seragam lainnya. Jadi, nanti seragam yang mereka dapatkan insyallah lengkap, termasuk dasi dan topinya juga,” ujarnya.

Supomo juga memastikan bahwa saat ini juga terus berkoordinasi dengan jajaran samping, mulai dari kepolisian dan kejaksaan untuk memberikan pendampingan dalam penyaluran dana hingga penyaluran seragam sekolah itu. “Ini penting supaya program ini berjalan lancar,” ucapnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel